Objek Wisata Budaya Kesenian di Bali Dengan Ciri Khas Tari Barong – Tari Barong ini memiliki banyak jenisnya diantaranya ada barong ket, barong babi, barong anjing, barong gajah, serta barong-barongan. Diantara tarian barong tersebut yang sering disuguhkan, yaitu barong ket.

Karena tarian dan kostumnya lengkap. Pada umumnya kostum barong ket ini menggambarkan perpaduan harimau, singa dan lembu. Pada bagian badan dihiasi ornamen kulit, bulu-bulu dari serat daun pandan dan potongan-potongan kaca cermin.

sumber :https://www.raunsumatra.com

Tarian ini dimainkan oleh dua penari, yaitu penari satu posisinya didepan memainkan gerak kepala dan kaki depan Barong. Sedangkan penari yang kedua memainkan kaki belakang dan ekor. Tari Barong ini disajikan dalam bentuk drama tradisional dan banyak mengandung unsur humor sehingga bisa membuat yang melihatnya terhibur. Tarian barang ini sendiri disajikan dalam beberapa babak. Ingin tahu setiap babaknya menceritakan tentang apa? Yuk langsung saja kita simak bersama-sama lansirannya dibawah ini.

Beberapa babak yang disajikan dalam tarian barong

Babak pertama, yaitu muncul dua orang penari, yang mana kedua penari tersebut adalah pengikut dari Rangda. Kedua penari ini sedang mencari pengikut Dewi Kunti yang melakukan perjalanan menemui patihnya. Pengikut Rangda ini adalah laki-laki, tetapi pengikut Dewi Kunti adalah perempuan.

Babak kedua, yaitu pengikut Dewi Kunti tiba, namun salah seorang pengikut Rangda berubah menjadi setan. Pengikut ini, memasukkan roh jahat kepada pengikut Dewi Kunti. Sehingga pengikut Dewi Kunti marah. Setelah itu keduanya menemui patih dan Dewi Kunti.

Babak ketiga, yaitu muncullah Dewi Kunti dengan anaknya, Sahadewa. Rangda menagih janji Dewi Kuntil menyerahkan Sahadewa sebagai korban. Didalam Dewi Kuntil sebenarnya ia tidak rela jika anaknya, Sahadewa, diserahkan kepada Rangda. Karena roh jahat masuk pada Dewi Kuntil, sehingga Dewi Kuntil pun memerintahkan kepada patihnya untuk membuang Sahadewa ke dalam hutan.

Babak keempat, yaitu turunlah Dewa Siwa ke bumi dan memberikan keabadian kepada Sahadewa. Keabadian tersebut tidak diketahui oleh Rangda. Sehingga saat Rangda datang untuk mengkoyak-koyak dan membunuh Sahadewa tidak bisa. Karena Sahadewa telah dianugerahi kekebalan oleh Dewa Siwa.

Akhirnya Rangda pun menyerah kepada Sahadewa dan memohon untuk diselamatkan, agar ia bisa masuk surga. Permintaan Rangda dipenuhi oleh Sahadewa, akhirnya ia pun masuk surga.
Demikianlah tadi beberapa ulasan menarik yang bisa kami informasikan kepada Anda tentang wisata budaya tari barong, semoga bisa menjadi inspirasi terbaik untuk wisata Anda di akhir pekan.