Air Terjun Kedung Kayang Magelang – Provinsi Jawa Tengah memiliki dua gunung besar yakni Gunung Merbabu dan Gunung merapi yang mempuntai pesona dan keagungan tersendiri. Antara dua gunung tersebut tepatnya di sungai Pabelan ada sebuah air terjun yang indah. Ai terjun ini berlokasi di perbatasan Magelang dan Kabupaten Boyolali, diantara Desa Wonolelo, Kec Sawangan, Kab magelang dan Desa Klakah, Kec Selo, Kab Boyolali dan terletak di ketinggia 950 meter dpl.

Air terjun bernama Kedung Kayang ini adalah salah satu wisata air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 40 m dengan sudut kemiringan tebing 80 derajat. Terletak persis di tengah jalan tembus Magelang – Boyolali dan termasuk kawasan wisata SSB (Selo-Selo-Borobudur). Konon aliran air dari air terjun ini berasal dari 4 mata air yang sumbernya ada di lereng Gunung Merbabu dan sesampainya di air terjun, debut airnya sekitar 60 ltr/detik.

sumber : http://www.anakkos.net

Untuk bisa ke lokasi air terjun ini, wisatawan bisa melewati tempat wisata Gardu Pandang Ketep Pass searah ke Boyolali karena hanya berjarak sekitar 3 km dari tempat tersebut. Jadi sebelum anda naik ke ketep, terdapat jalan kearah kanan menuju Selo-Boyolali, jaraknya sekitar 5-6 km dengan kontur jalan berliku. Akses menujun tempat wisata air terjun terbilang mudah dijangkau kendaraan pribadi maupun umum dengan jalan beraspal yang baik. Untuk wisatawan yang memakai kendaraan umum, terdapat dua jalur yang bisa anda tempuh.

Jalur I : Naik bis AKAP(Antar Kota Antar Provinsi) dan turun di sebelah timur komplek pabrik kertas Blabag di Magelang, lalu naik lagi Angkudes jurusan ke Tlatar Sawangan dan berganti ke angkudes jurusan ke Jrakah.

Jalur II : Naik bis AKAP dan turun di terminal Muntilan lalu naik angkudes dengan jurusan Pasar Talun, sesampainya di Pasar Talun naik lagi angkudes dengan jurusan Jrakah.

Sesampainya di tempat wisata air terjun ini, terdapat pintu gerbang sederhana yang berada di jalan membelok, didekatkan ada jalan kecil yang mengarah ke Bumi Perkemahan. Berjarak 100 m setelahnya akan ada tempat parkir kendaraan, sementara untuk sampai ke lokasi air terjun, anda masih harus berjalanan kaki sekitar 200 meter.

Setidaknya ada dua jalur menuju lokasi, pertama adalah jalan lurus langsung yang akan menyuguhkan pemandangan air terjun dari atas bawah. Atau bisa jalan kedua, yakni jalan ke kiri yang hanya dapat melihat pemandangan air terjun Kedung Kayang hanya dari atas. Kondisi jalan dari kedua jalur tersebut berliku namun telah diberi undakan. Tapi anda harus berhatu-hati, karena disepanjang jalan belum diberi pagar pengaman.

Setelah sampai di Air Terjun Kedung Kayang, wisatawan akan diminta biaya retribusi sektar Rp 2.500/orang dan biaya parkir kendaraan Rp 1.000/kendaraan. Harga yang murah namun pengunjung bisa menikmati beragam fasilitas yang ada, berupa tempat beristirahat, kedai makan, tempat parkir, toilet, bumi perkemaha dan juga pemandangan alam yang masih asri dari air terjun ini.