Oleh oleh khas Solo yang tahan lama – Saat kita pergi ke luar kota khususnya untuk perjalanan wisata tak lengkap rasanya tanpa membeli oleh-oleh khas dari daerah tersebut.

Bagi Anda yang tengah melakukan perjalanan ke Kota Solo dan ingin membeli oleh-oleh untuk kerabat di rumah, biasanya mengalami kebingungan memilih oleh-oleh khas Solo yang tahan lama dan tetap nikmat disantap meski telah menempuh perjalanan jauh.


Nah, Anda tidak perlu bingung karena posting berikut ini kami akan berbagi apa saja oleh-oleh khas Solo yang tahan lama dan cocok untuk keluarga di rumah.

1. Rambak Petis Sapi

Jika umumnya rambak masih harus diolah menjadi masakan sebelum dapat disantap, rambak petis sapi merupakan oleh-oleh khas Solo yang siap disantap dan nikmat untuk dijadikan camilan.

Rambak petis sapi adalah kerupuk yang terbuat dari kulit sapi, disantap bersama sambal petis yang dibuat dari bahan kaldu sapi dan rempah-rempah. Jajanan khas Solo ini cocok bagi Anda yang ingin membawa pulang oleh-oleh untuk kerabat di rumah selepas bertandang ke kota Solo.

Oleh-oleh jajanan khas Solo ini biasanya dijual seharga Rp 20.000 untuk seperempat kilogramnya. Wah, relatif murah bukan?

2. Serbat Jahe Solo

Oleh-oleh khas Solo berikutnya yang cocok dibawa pulang untuk kerabat di rumah adalah Serbat Jahe Solo. Minuman tradisional ini sekarang telah banyak dijual dalam bentuk tablet yang dapat langsung diminum dengan melarutkannya ke dalam air panas terlebih dahulu.

Bentuknya yang simpel dan siap minum ini akan memudahkan Anda untuk membawanya pulang ke rumah. Atau bisa juga dilarutkan dan diminum selama dalam perjalanan Anda ke kota Asal.

Sebagai tambahan informasi, serbat adalah minuman dengan rasa yang pedas dan hangat karena terbuat dari campuran rempah-rempah seperti jahe, serai, merica, kemiri, dan adas pulowaras.

Dari campuran tersebut tercipta minuman yang nikmat dan menghangatkan badan. Khasiat serbat jahe solo dipercaya dapat mengatasi masuk angin dan perut kembung, cocok untuk menemani waktu santai Anda di malam hari atau ketika cuaca hujan.

Serbat jahe Solo biasanya dikemas menjadi tablet yang berukuran sebesar uang logam dengan ketebalan sekitar 1 centimeter.

Cara penyajiannya dapat dimakan langsung seperti permen, diseduh dengan air panas, maupun ditambahkan dengan kopi atau teh. Harga serbat jahe Solo biasanya dibanderol dengan kisaran Rp 5 ribu per bungkusnya.

3. Intip Khas Solo

Dalam istilah bahasa Jawa, Intip adalah sebutan untuk kerak nasi. Intip merupakan camilan khas Solo yang terbuat dari sisa liwetan nasi di bagian dasar panci yang telah mengering. Kemudian sisa nasi tersebut dijemur dan digoreng sampai kering dan renyah.

Makanan tradisional ini sekarang telah diolah menjadi lebih kekinian dengan beberapa varian rasa. Oleh-oleh khas Solo yang satu ini bersifat tahan lama sehingga tetap enak dinikmati meski melalui perjalanan jauh.

Intip yang dibuat oleh industri makanan biasanya berbentuk bundar, seperti periuk. Tambahan bumbu bawang, terasi, kadang ada yang menambahkan lelehan gula jawa, membuat makanan khas satu ini memiliki rasa yang unik dan menggugah selera.

Jajanan khas Solo yang tahan lama ini bisa Anda temui di sekitar Pasar Klewer, Pasar Jongke, toko oleh-oleh dekat Pasar Singosaren, ataupun di depan toko roti Orion.

Harga intip khas Solo biasanya berkisar Rp 7.500 sampai Rp 10.000 per 300 gramnya. Salah satu ciri dari Intip khas Solo ialah adanya taburan gula Jawa cair atau kinco di bagian atasnya. Ada juga Intip yang gurih dengan taburan garam halus di atasnya.

Intip manis ataupun asin memiliki rasa yang lezat dan renyah sehingga menjadi salah satu oleh-oleh khas Solo yang banyak dicari oleh wisatawan.

4. Serabi Solo

Masih sekitar jajanan khas Solo yang tahan lama, dan serabi Solo adalah yang berikutnya. Jajanan tradisional ini terbuat dari tepung beras, dicampur santan, dan dimasak di atas arang. Oleh-oleh Serabi Solo dapat bertahan hingga 1-3 hari jika dimasukkan dalam kulkas.

Ada juga varian rasa dari Serabi Solo dengan aneka rasa buah, cokelat ataupun keju. Meski zaman sudah modern, serabi tetap menjadi makanan tradisional yang banyak dicari masyarakat.

Rasanya yang gurih dan nikmat membuat banyak orang menyukainya. Serabi dapat menjadi oleh-oleh khas Solo yang cocok dibawa pulang untuk kerabat di rumah.

5. Ampyang Solo

Ampyang biasa disebut juga ‘gula kacang’ merupakan jajanan khas Solo yang tahan lama. Makanan ini dibuat dari bahan dasar kacang tanah dan gula merah. Selera Anda pasti tergugah oleh rasa kacang yang berpadu dengan gula merah ini.

Ampyang memiliki rasa yang manis dan lezat, boleh dimakan langsung ataupun bersama secangkir kopi saat pagi dan sore hari. Ampyang dapat menjadi oleh-oleh khas Solo yang cocok bagi Anda yang akan melalui perjalanan jauh.

Sekarang ini jenis ampyang sudah makin bervarias. Ada yang diberi campuran cokelat, ada pula yang dicampur air jahe.

Selain menjadi oleh-oleh khas Solo, Ampyang juga oleh-oleh khas di beberapa daerah di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

6. Brem Khas Solo

Brem adalah produk air tape yang dihasilkan dari peragian ketan. Air tape tersebut diolah menjadi produk makanan lebih lanjut dengan beragam bentuk, ada yang cair, kepingan-kepingan, dan padat.

Brem Wonogiri atau juga dikenal dengan sebutan Brem Solo adalah salah satu makanan tradisional yang sebenarnya berasal dari Wonogiri. Tapi meski berasal dari Wonogiri, makanan ini lebih dikenal dengan sebutan Brem Solo dan sekarang ini telah banyak dijual di setiap sudut kota Solo.

Oleh-oleh khas Solo yang tahan lama ini memiliki ciri bentuk berupa kepingan padat, dengan rasa yang unik, dingin, manis, dan sedikit asam. Teksturnya juga mudah larut di lidah. Rasanya yang eksotik pasti akan membuat Anda ketagihan!

Nah, Anda pasti penasaran bukan? Hampir setiap pelancong yang menyambangi kota Solo pasti membeli oleh-oleh khas yang satu ini.

7. Roti Kecik Ganep’s Khas Solo

Roti Kecik Ganep’s merupakan makanan ringan berbentuk roti kecil-kecil yang terbuat dari beras ketan yang diproses dengan cara disangrai. Kemudian ditambahkan gula pasir dan telur, tanpa bahan kimia sedikit pun dalam pembuatannya tersebut.

Camilan lezat satu ini cocok untuk Anda bawa pulang sebagai oleh-oleh khas solo yang tahan lama untuk para kerabat di rumah.

8. Klengkam Solo

Klengkam atau sering dikenal dengan sebutan kering kentang merupakan oleh-oleh khas yang harus Anda bawa pulang saat berkunjung ke kota Solo. Meski agak lengket, kering kentang memiliki tekstur yang renyah dan nikmat untuk dijadikan camilan maupun dimakan dengan nasi.

Soal rasa jangan ditanya, makanan satu ini memiliki rasa yang lezat, manis, pedas, dan gurih. Makanan ini juga memiliki daya tahan lama sehingga tidak mudah basi dan cocok untuk dibawa pulang meski melalui perjalanan jauh.

9. Abon Mesran Solo

Tersedia dalam beberapa pilihan rasa, Abon Mesran Solo dapat menjadi camilan maupun lauk makan yang nikmat untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

Abon Mesran Solo terbuat dari daging sapi atau ayam, dan Anda bisa memilih mau yang rasa manis atau rasa pedas. Semuanya sangat lezat, apalagi bila disantap dengan nasi hangat.

10. Batik Solo

Nah, oleh-oleh khas Solo yang tahan lama satu ini bukan berupa makanan, tapi baju batik Solo yang sudah terkenal akan kualitas dan coraknya yang khas.

Selain Pekalongan dan Jogja, Solo juga merupakan salah satu kota penghasil Batik yang cukup terkenal. Batik Solo memiliki beberapa motif yang khas, antara lain motif batik kawung, parang, truntum, sidomukti, satrio manah, mani rante, dan juga sawat.

Sudah barang tentu kalau oleh-oleh yang satu pasti tahan lama, Anda bisa memborok banyak batik Solo sebagai oleh-oleh untuk para kerabat di rumah.

Demikian informasi oleh-oleh khas Solo yang tahan lama, jangan bingung lagi yah bila ingin mencari oleh-oleh untuk keluarga saat Anda berkunjung ke Solo!