Teras Cikapundung merupakan sebuah taman wisata yang cocok bagi Anda untuk menghabiskan waktu liburan di kota Bandung.

Taman wisata Teras Cikapundung dibangun oleh pemerintah kota Bandung dengan konsep yang unik, yaitu sebuah taman dengan perpaduan konsep urban dan ekologi yang berada tepat di sekitar aliran sungai Cikapundung.


sumber : https://www.jejakpiknik.com

Lokasi Teras Cikapundung

  • Alamat: Jalan Siliwangi, Cipaganti, Coblong, Hegarmanah, Kec Cidadap, Kota Bandung, Propinsi Jawa Barat 40131.
  • Harga Tiket Masuk: Rp 10.000 untuk dewasa, dan Rp 5.000 untuk anak-anak.
  • Jam operasional: Setiap hari, Senin sampai Minggu. Buka jam 7 pagi dan tutup jam 10 malam.

Lokasi Teras Cikapundung berada di sekitar aliran sungai Cikapundung, atau tepatnya terletak di kawasan hutan kota, Babakan Siliwangi (Baksil).

Dibangunnya Teras Cikapundung oleh Pemerintah Kota Bandung bertujuan untuk menjadi ruang terbuka hijau di tengah kota, sekaligus sebagai tempat favorit berkumpulnya warga Bandung.

Sekarang ini, Teras Cikapundung tak hanya banyak dikunjungi oleh warga Bandung saja, tapi juga wisatawan dari luar daerah Bandung.

Rute Menuju Teras Cikapundung

Rute menuju ke Teras Cikapundung amat mudah ditempuh. Anda bisa melalui dua rute untuk sampai ke sana.

Rute pertama bila Anda datang dari arah Jalan Ir H Juanda atau Dago, lurus terus hingga ada simpang lima, ambil arah yang menuju ke Jalan Sumur Bandung.

Selanjutnya akan ada pertigaan, di sini silahkan belok kanan menuju arah Jalan Tamansari. Kemudian belok kiri menuju arah Jl Siliwangi, lokasi Teras Cikapundung berada di jalan tersebut.

Sementara untuk rute yang kedua, akan lebih mudah dilalui. Bila Anda datang dari arah Jalan Cihampelas, lalu ambil arah ke Jalan Ciumbuleuit. Kemudian akan ada pertigaan, beloklah ke kanan menuju Jalan Siliwangi. Tidak jauh dari situ Anda akan sampai di Teras Cikapundung.

Angkot Menuju Teras Cikapundung

Lokasi Teras Cikapundung terletak di Jalan Siliwangi. Bagi wisatawan yang menuju ke lokasi menggunakan kendaraan umum, ada dua angkot dengan trayek yang melewati Teras Cikapundung, yaitu Angkot jurusan Cicaheum – Ledeng, dan Cicaheum – Ciroyom. Anda bisa turun pas di depan Teras Cikapundung dengan kedua angkot tersebut.

Tiket Masuk Cikapundung

Harga tiket masuk ke Teras Cikapundung amat terjangkau. Hanya dengan membayar Rp 10.000 untuk dewasa dan Rp 5.000 untuk anak-anak. Dengan harga tiket masuk Cikapundung yang relatif murah tersebut wisatawan dapat menikmati beragam fasilitas penunjang yang tersedia.

Fasilitas Wisata Teras Cikapundung

Ada banyak fasilitas penunjang wisata yang tersedia di Teras Cikapundung, di antaranya seperti monumen, gazebo, kolam, taman dan jembatan, serta masih banyak lagi fasilitas lainnya.

Semua fasilitas di Teras Cikapundung memang dibangun sebagai penunjang kenyamanan bagi para wisatawan sehingga Anda akan betah berlama-lama wisata di tempat ini.

sumber : http://serbabandung.com/

Fasilitas lainnya yang sangat favorit di Teras Cikapundung adalah Amphiteater. Ada banyak kegiatan yang sering dilakukan di sini. Warga Bandung biasanya menjadikan fasilitas tersebut sebagai ajang nonton bareng laga tim sepakbola kesayangannya, yaitu Persib Bandung.

Tak hanya nonton bareng acara olahraga saja, di Amphiteater Teras Cikapundung juga sering diselenggarakan konser musik dan juga pameran seni yang menampilkan hasil karya seniman-seniman lokal Bandung.

Sejarah Teras Cikapundung Bandung

Sejarah Teras Cikapundung dulunya merupakan aliran sungai yang membelah kota Bandung. Hulu sungai terletak di Curug Omas, kawasan Lembang, membentang dari daerah Bandung utara sampai Babakan Siliwangi dan bermuara di Sungai Citarum, daerah Bandung Selatan.

Sungai ini melintasi Kota Bandung di kawasan Jalan Braga dan Alun-alun. Sebelum diresmikan sebagai tempat wisata, dulunya Cikapundung menjadi tempat berkumpulnya para seniman Bandung.

Para seniman yang memiliki ide-ide kreatif selalu berkumpul di Teras Cikapundung. Bahkan, dahulu pernah berdiri beberapa sanggar seni di sekitar tempat ini. Selain itu juga banyak lokasi warung makanan yang kemudian tidak terurus dan tertata.

Kondisi tersebut membuat kawasan ini sempat dijuluki “tempat jin buang anak” dan dianggap angker oleh banyak orang.

Pada akhirnya di tahun 2013 silam warga Bandung membuat gerakan bernama “Save Babakan Siliwangi” untuk memperbaiki kondisi tempat yang sekarang menjadi tempat wisata nyaman dan asik untuk keluarga bernama Teras Cikapundung.