batu paralayang


Tak berlebihan jika dulu kompeni memberi julukan kota Batu sebagai De Kleine Switzerland yang berarti Swiss Kecil di Pulau Jawa, hanya saja di Batu tidak ada salju. Hal ini dikarenakan kondisi geografis kota Batu yang mirip dengan Swiss. Sebuah kota yang dikelilingi oleh pegunungan (lembah).

Anda dapat menikmati keindahan kota Batu ini salah satunya dari Gunung Banyak. Baik siang atau malam, tempat ini menyajikan nuansa keindahan yang berbeda. Kota Batu yang tidak terlalu luas (hanya terdiri dari 3 kecamatan saja), dapat anda nikmati dari Barat kota Batu yang berbatasan dengan daerah Pujon yang merupakan salah satu Kecamatan dari Kabupaten Malang.

Anda pun, tak perlu repot repot membawa makanan atau minuman, karena di sini ada beberapa kedai yang menyajikan makanan atau minuman ringan. Di sini, anda dilarang merokok di area paralayang. Anda pun harus membuang sampah pada tempatnya.

Apabila anda berada di Gunung Banyak pada sekitar pukul 06.30 – 16.00 anda dapat menyaksikan olah raga paralayang/paradigling. Gunung Banyak ini sendiri merupakan area start bagi penghobi olahraga paralayang/paradigling. Apabila anda penasaran ingin mencoba olah raga ini tapi tidak memiliki pengalaman sama sekali, anda bisa tandem dengan para pengojek paralayang.

Paralayang atau paragliding adalah olahraga terbang bebas dengan menggunakan sayap kain (parasut) yang lepas landas dengan kaki untuk tujuan rekreasi atau kompetisi. Induk organisasinya adalah PLGI (Persatuan Layang Gantung Indonsia), sedangkan PLGI sendiri dibawah naungan FASI (Federasi Aero Sport Indonesia).


Leave a Reply