Pantai Sendiki – Tempat Wisata Malang memiliki banyak pantai yang cukup familiar bagi wisatawan yang senang berkunjung menghabiskan waktu liburan di Malang, seperti Pantai Balekambang, Pantai 3 Warna maupun Pulau Sempu.

Namun, bagi wisatawan yang senang dengan nuansa pantai dan ingin menjelajah pantai lainnya maka wisatawan bisa mencoba opsi lain dari pantai lainnya, seperti Pantai Sendiki.


Letak posisi pantai ini yang masih berada dalam satu garis dengan Pantai Sendang Biru menjadikan Pantai Sendiki cukup mudah untuk ditemukan untuk wisatawan yang ingin menghabiskan wwaktu jalan-jalan tanpa habis waktu di jalan karena tersesat.

pantai sendiki image http://www.nativeindonesia.com

Berbicara tentang keindahan dan eksotismenya, Pantai Sendiki ini menyajikan hamparan pasir putih yang lebut dan bersih ditambah dengan adanya pemandangan serta pemandangan alam yang mempesona menghadap ke laut lepas .

Selama di pantai ini, ada banyak aktifitas yang bisa dilakukan oleh pengunjung ketika menjejakkan kaki di pantai ini. Berselfie dan hunting photo dengan latar belakang Pantai Sendiki adalah salah satu hal yang kerap dilakukan pengunjung karena pemandangannya yang apik. Bermain pasir hingga bermain air juga bisa menambah keseruan dalam mengambil foto untuk menambah postingan di sosial media.

Nilai tambah dari pesona pantai ini adalah pantai ini belum dipadati oleh wisatawan sehingga siapapun yang akan ke Pantai Sendiki akan semakin betah di pantai ini karena pantai ini masih sangat asri dan tidak ada sampah. Uniknya, masyarakat setempat sangat peduli dengan lingkungan pantai ini dengan rutin membersihkan sekitaran pantai secara bergantian.

Mitos Pantai Sendiki

Berdasarkan data yang dikeluarkan pemerintah setempat, Malang memiliki 14 lokasi pantai sebagai tujuan wisata alam yang eksotis. Pantai Sendiki adalah bagian dari pantai laut selatan dengan hamparan pasir putih dan ombak tinggi susul menyusul. Keindahan panorama pantai Sendiki memang sangat mempesona, bersih dan asri. Dengan hantaman ombak yang tinggi, pantai Sendiki cukup berbahaya bila digunakan berenang, namun untuk sekedar bermain air dan pasir di bibir pantai boleh saja dilakukan.

Pantai Sendiki pun terlihat asri sebab kawasannya dikelilingi oleh hutan dengan pohon-pohon yang sangat rindang yang membuat adem. Namun dibalik pesona pantai laut selatan ini, ada mitos yang menyelimuti pantai Sendiki. Mitos pantai Sendiki, konon kabarnya wilayah di sekitar pantai ini ditemukan 4 orang yang saling bersahabat yang setuju untuk membaginya. Tiga orang sepakat wilayah yang belum memiliki nama ini dibagi dengan batas berupa tonggak kayu.

Sedangkan mbah Singo Lelono sebagai orang keempat malah bingung dengan cara tersebut dan bertanya ke tiga temannya dalam bahasa Jawa “Nggonku Seng Ndi Iki?”.

Tak mendapat jawaban memuaskan, membuat mbah Singo Lelono kesal dan asal saja menancapkan tonggak kayu di dekat pantai. Mungkin dari perkataan Seng Ndi Iki maka dinamakanlah kawasan tersebut dengan Pantai Sendiki. Boleh percaya boleh tidak, namun di dekat pantai ada sebuah makam batu yang konon adalah makam mbah Singo Lelono sebagai nenek moyang masyarakat di sana.

Sejarah Pantai Sendiki

Pantai Sendiki mulai dibuka sebagai tempat wisata pada tahun 2015 silam, tepatnya acara pembukaannya adalah pada malam pergantian Tahun Baru. Waktu itu Pantai Sendiki dikunjungi oleh banyak wisatawan dengan jumlah 400 tenda yang berdiri di pantai ini.

Konon katanya, Pantai Sendiki berawal dari 4 orang yang datang ke tempat tersebut. Dan 3 dari 4 orang tersebut sepakat untuk membagi tanah dengan memberikan patok pada tanah yang mereka inginkan. Namun kemudian, seseorang yang bernama Mbah Singo Lelono merasa bingung untuk memilih lokasi tanahna. Akhirnya ia menanyakan pada ketiga temannya dengan bahasa Jawa, “Nggon ku seng ndi ki ?” yang artinya “Punyaku yang mana ?”. setelah itu Mbah Singo Lelono menancapkan patok di daerah pantai dan lambat laun dinamakan Pantai Sendiki.

Meskipun cerita tersebut belum tentu terbukti adanya, namun masyarakat sekitar cukup percaya dengan cerita turun temurun tersebut. Dan di pantai tersebut terdapat makam Mbah Singo Lelono.

Rute menuju Pantai Sendiki

Lokasi pantai ini terletak di daerah Tambakrejo, Sumbermanjing. Jaraknya yang dari pusat kota Malang hanya sekitar 60 km atau membutuhkan waktu tempuh 2 jam untuk sampai ke Pantai Sendiki.

Jika berangkat dari kota Malang maka rute yang ditempuh pertama kali adalah menuju Gadang lalu dilanjutkan ke arah Bululawang. Lalu dari Bululawang masih terus sampai ke daerah KerebetSetelah sampai Krebet lanjutkan perjalanan sampai ke Turen. Sesampainya di Turen teruslah berkendara sampai menuju Sumbermanjing Wetan. Dari Sumbermanjing Wetan, perjalanan masih berlanjut sampai ke Tambakrejo yang berdekatan dengan Pantai Tamban. Dari pantai Tamban jarak tempuhnya tinggal 2 km saja ke Pantai Sendiki

pantai sendiki image https://malangstrudel.com

Dari pintu masuk Pantai tamban medan jalan yang akan dilalui akan mulai menurun. Langsung belok ke kanan sampai ketemu pertigaan. Ambillah jalur ke arah kiri dan 50 meter ke depan akan ketemu nanti dengan gardu pos kamling. Terakhir dari pos kamling ini ambillah jalur ke arah kanan hingga sampai ke Pantai Sendiki.

Ketika akan sampai di pantai ini, wisatawan yang senang melakukan touring akan mendapatkan sensasi melewati jalan tanah di pinggir sawah. Meski begitu, jika di musim hujan pengendara harus berhati-hati dengan jalan tanahnya yang akan menjadi licin. Tapi di balik jalannya yang belum beraspal itulah yang menjadi sensasi tersendiri menuju Pantai Sendiki.

Jalan Menuju Pantai Sendiki

Pantai Sendiki berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Pesisir ini berdampingan dengan Pantai Tamban yang hanya 2 km jauhnya. Sehingga, jika para wisatawan berkunjung ke Pantai Sendiki sekalian juga ke Pantai Tamban yang sama-sama eksotis. Bila wisatawan berangkat dari pusat Kota Malang maka diperlukan waktu perjalanan sekitar 2 jam menempuh jarak 68 km.

Jalan menuju Pantai Sendiki sayangnya belum ada moda angkutan umum yang melayani trayek tersebut sehingga para pengunjung harus membawa kendaraan sendiri. Dari pusat kota Malang silahkan ambil jalan ke Pakishaji lalu ke Kepanjen lantas ambil jalan ke Gondanglegi. Perjalanan dilanjutkan ke Turen dan kemudian Sumbermanjing Wetan dan akhirnya masuk ke Tambakrejo untuk sampai ke Pantai Tamban.

Setelah menikmati pemandangan di Pantai Tamban lanjutkan perjalanan ke Pantai Sendiki yang jalannya hanya bisa dilewati motor. Mobil wisatawan dapat dititipkan di halaman rumah penduduk setempat dan perjalanan diteruskan dengan berjalan kaki. Medan yang berupa tanah berlumpur membutuhkan kehati-hatian para pengunjung agar tak terpeleset.

Segala kesukaran mencapai Pantai Sendiki segera terbayarkan begitu melihat eloknya panorama pantai dengan pasir putih dan rimbunnya pepohonan. Tiket masuk Pantai Sendiki sangat murah, hanya Rp.5.000 per orang.

Tiket Masuk Pantai Sediki

Untuk dapat menikmati Pantai Sendiki maka wisatawan hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 5.000/orang dan parkir Rp 5.000. harga tersebut sangatlah murah untuk menikmati keindahan pantai tersembunyi ini.

Fasilitas Pantai

Meskipun akses jalan menuju Pantai Sendiki belum dibangun dengan baik, namun untuk fasilitas lainnya di Pantai Sendiki sudah lumayan terpenuhi untuk pengunjung, seperti musholla, toilet, ayunan bamboo, payung-payung meja kayu dan juga terdapat pos penyelamat. Menariknya, para warga sekitar ikut menjaga dan memelihara kawasan pantai dari hewan seperti anjing, ayam ataupun kucing sehingga wisatawan dapat nyaman menghabiskan waktu selama di Pantai Sendiki

Camping di Pantai Sendiki

Setelah menempuh perjalanan yang sulit dan puas bermain seharian, rasanya kurang lengkap jika tidak bermalam di Pantai Sendiki menikmati keindahan pantai di malam hari. Karena itu untuk wisatawan yang ingin menginap dapat registrasi terlebih dahulu ke Warung Pak Bagong.

Untuk yang ingin camping dengan menggunakan tenda yang sudah dibawa sendiri, maka akan dikenakan tarif Rp 20.000/tenda. Pihak pengelolala pun sebenarnya sudah menyediakan tenda yang disewakan dengan tarif hanya Rp 30.000/tenda dan tidak dikenakan lagi biaya untuk mendirikan tenda . Dengan tenda yang sudah disediakan langsung di Pantai Sendiki, maka tak perlu lagi susah payah membawa alat tenda sendiri.

Penginapan Pantai Sendiki

Pantai Sendiki merupakan obyek wisata yang relatif baru dimana pengelolaannya masih ditangani desa. Kendati demikian Pantai Sendiki terus berbenah dengan menawarkan berbagai fasilitas misalnya tempat sholat, pemandian umum, toilet, area berkemah dan tak ketinggalan deretan kios-kios yang menjajakan aneka makanan dan minuman bagi para pengunjung.

Di Pantai Sendiki pun didirikan pos pejagaan, gazebo untuk berteduh dan juga dan juga sarana akomodasi bagi pengunjung yang ingin menginap. Penginapan Pantai Sendiki berupa homestay dan cottage unik yang berdiri di atas pohon.

Beberapa homestay yang bisa digunakan misalnya : Homestay Sendang Biru yang beralamat di Jl. Sendang Biru RT. 27 RW. 03, Desa Tambak Rejo atau Homestay Berkah Alam yang juga ada di desa Tambakrejo, Sumbermanjing dengan nomor yang bisa dihubungi 082234632562

Berkemah dan Menginap di Rumah Pohon Pantai Sendiki

Selain camping dengan mendirikan tenda, tersedia juga fasilitas menginap menginap di rumah pohon untuk kapasitas 3 orang dengan biaya per malamnya Rp 150.000/unit dan harga tersebut sudah termasuk satu kali makan.

Akan ada banyak keseruan yang bisa dilakukan oleh wisatawan jika berkunjung ke pantai tersembunyi yang masih pekat dengan nuansa alam dalam kebudayaan lokalnya. Selamat Menikmati Pantai Sendiki!