Pantai Glagah  – merupakan objek wisata pantai yang menghadap langsung ke Samudera Hindia sehingga memiliki kondisi ombak besar yang bergulung-gulung menghempas ke bibir pantai.

Air laut di pantai ini berwarna kehijauan dengan kondisi yang bersih dan bening sehingga kerap mengundang perhatian dan decak kagum pengunjung yang datang ke Pantai Glagah.

Mitos Pantai Glagah

Meski menyajikan pemandangan alam yang mengagumkan, pengunjung tidak disarankan untuk mandi atau berenang di sekitar kawasan wisata Pantai Glagah. Ombaknya yang tinggi kerap menelan korban jiwa dari wisatawan yang nekat berenang melewati garis terlarang.

Bagi pengunjung yang ingin berenang, sebaiknya mencari daerah plataran dengan dasar laut yang landai.

pantai glagah image http://blog.reservasi.com

Daerah ini biasanya ditandai dengan ombak yang merata dengan bentuk pecah-pecah. Daerah plataran lebih aman untuk berenang karena ombaknya kecil, dan dasar lautnya lebih landai.

Misteri lainnya yang ada di Pantai Glagah adalah kemunculan buaya sepanjang 5 meter yang kabarnya sering berkeliaran di sekitar Pantai Glagah dan Pantai Congot yang lokasinya saling berdekatan.

Tak hanya itu, Pantai Glagah yang menjadi muara dari sungai Serang ini juga memiliki mitos yang menyeramkan.

Sungai Serang merupakan sungai yang terkenal sering merenggut korban tenggelam. Muara sungai yang membentuk delta di tengahnya ini memang memiliki tampilan yang menyeramkan.

Mitos yang juga cukup terkenal di Pantai Glagah adalah legenda tentang Nyi Roro Kidul atau Ratu Pantai Selatan yang diyakini warga sekitar sering muncul di tempat ini.

Lokasi Pantai Glagah

Secara administratif, lokasi Pantai Glagah berada di Desa Glagah, Kec Temon, Kab Kulonprogo, DI Yogyakarta. Lokasi Pantai Glagah sangat strategis karena berada di dekat jalur selatan yang menghubungkan beberapa daerah seperti Bantul, Srandakan, Jalan Daendels, sampai ke Ambal Ketawang dan Kebumen.

Dengan kondisi jalan aspal yang mulus serta lalu lintas yang lancar, akses ke Pantai Glagah sangat mudah dituju bagi wisatawan.

Rute Pantai Glagah dari Magelang

Rute menuju ke Pantai Glagah sangat mudah ditempuh. Bagi Anda yang berasal dari arah Yogyakarta, Demak, Muntilan, Semarang, maupun Magelang, rute paling mudah yang bisa ditempuh ialah melewati Jalan Bantul.

Lalu belok kanan menuju arah jalur yang ke Purwokerto sampai tiba di perempatan Palpabang. Dari perempatan tersebut, Anda bisa melalui Jalan Srandakan sampai tiba di jembatan Srandakan. Selanjutnya, sesudah lampu merah belok kiri menuju ke Pantai Glagah.

Rute ini sangat mudah dilalui kendaraan pribadi dan sepanjang perjalanan Anda akan disuguhkan dengan pemandangan area persawahan yang hijau dan asri.

Tiket Masuk Pantai Glagah

Bagi wisatawan yang ingin menikmati pesona wisata alam di Pantai Glagah akan dikenakan biaya tiket masuk seharga Rp 10 ribu.

Tiket ini sudah termasuk paket wisata ke Pantai Congot, dan Pantai Trisik. Biaya lainnya yang perlu dibayar pengunjung adalah retribusi parkir yang membawa kendaraan pribadi, biasanya tarif parkir di tempat wisata ini sebesar Rp 3.000 per kendaraan.

Menikmati Keindahan Wisata Pantai Glagah Kulonprogo

Waktu paling pas untuk menikmati keindahan di Pantai Glagah adalah pada sore hari. Anda akan disuguhkan dengan pemandangan eksotis matahari terbenam yang bisa dinikmati dari tepian laguna atau beton pemecah ombak yang terdapat di kawasan wisata Pantai Glagah.

Indahnya suasana Pantai Glagah di sore hari merupakan perpaduan antara cahaya senja keemasan dengan hamparan air laut yang berwarna keperakan. Awan yang bergulung dengan warna lembayung tampil dari tepian cakrawala juga akan memanjakan mata Anda.

Tak seperti pada umumnya pantai di pesisir Selatan Jawa yang banyak dikelilingi bukit karang yang terjal. Pantai Glagah memiliki kondisi pesisir yang tergolong luas dan lapang.

Banyak wisatawan di Pantai Glagah yang menghabiskan waktu untuk menjelajahi semua sudut pantai menggunakan motor cross atau ATV yang dapat disewa pada tempat yang tersedia.

pantai glagah image http://www.sukatraveling.info

Bukan itu saja, Pantai Glagah juga menjadi tonggak sejarah berdirinya Desa Glagah. Di sekitar lokasi terdapat stupa yang diperkirakan berasal dari abad ke-6 masehi.

Menurut penuturan warga Desa Glagah, situs tersebut adalah Stupa Cagar Budaya peninggalan masa pemerintahan Bupati pertama yang bernama Cangakmengeng di wilayah Kadipaten Sios.

Stupa tersebut juga disebut-sebut sebagai tempat pertapaan Nyi Sekar Kenanga, anak gadis sang bupati. Peninggalan sejarah lain yang ditemukan di sekitar lokasi wisata Pantai Glagah antara lain batu berbentuk Lingga, dan Yoni, serta Lumpang yang diduga adalah sebuah gong.

Bagi wisatawan yang suka menyantap buah-buahan, di sekitar lokasi juga terdapat argowisata buah naga dan tanaman rosella. Pengunjung yang datang biasanya memanen buah naga dan bunga rosella untuk dibuat teh yang konon memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan.

Bisa dikatakan, Pantai Glagah merupakan satu-satunya wisata pantai yang di dalamnya memiliki wahana argowisata. Selain itu, Anda juga dapat membeli jus buah naga segar, dan produk olahannya seperti selai, keripik, dan juga bibit buah naga ataupun rosella bila ingin membudidayakannya di rumah.

Berwisata tentu tak lengkap rasanya tanpa membeli oleh-oleh. Bagi pengunjung yang ingin membeli oleh-oleh, di kawasan wisata Pantai Glagah banyak terdapat toko penjual oleh-oleh milik warga sekitar.

Anda bisa membeli aneka kerajinan tangan, aksesoris pantai, ataupun buah-buahan khas Kulonprogo. Fasilitas lainnya yang tersedia di lokasi wisata Pantai Glagah di antaranya lahan parkir yang luas, toilet umum, mushola, dan berbagai fasilitas yang dibuat untuk memberi kenyamanan bagi pengunjung.