Pantai Buyutan  – adalah salah satu pantai di Pacitan yang memiliki keunikan berupa batu-batu karang dengan beragam bentuk. Batuan karang tersebut ada yang bentuknya mirip perahu, bahkan ada yang berbentuk seperti mahkota dewa.

Seperti apa keseruan yang bisa Anda dapatkan saat berwisata ke Pantai Buyutan? Simak ulasan kami di bawah ini!


Lokasi Pantai Buyutan Pacitan

Lokasi Pantai Buyutan berada di Ds Widoro, Kec Donorojo, Kab Pacitan, Jawa Timur. Pantai ini berada di balik hamparan persawahan yang datar dan luas. Pemandangan alam Pantai Buyutan akan lebih terlihat bila Anda datang ke lokasi saat pagi atau senja hari.

pantai buyutan image by http://www.kotapacitan.com

Di ujung jalan area persawahan, tersembunyi pesona Pantai Buyutan yang begitu indah. Lokasinya memang agak tersembunyi di balik selatan area persawahan. Saat sampai di lokasi, Anda akan disambut dengan hamparan pasir putih yang lembut dan jernih di sepanjang tepian Pantai Buyutan.

Air laut yang jernih semakin memancarkan keindahan dari panorama alam di Pantai Buyutan. Sungguh sajian yang akan memuaskan mata. Jangan lupa untuk mengabadikannya dengan kamera!

Dari atas tebing yang agak curam, berjalan kaki menuruni bukit adalah satu-satunya cara yang dapat ditempuh untuk mencapai lokasi. Kendaraan tidak dapat sampai hingga turun ke pantai karena lokasinya berada di balik tebing yang curam dan berkelok.

Dari atas tebing inilah wisatawan dapat menikmati keindahan matahari terbenam yang eksotis di Pantai Buyutan.

Jalur Pantai Buyutan

Rute atau jalur menuju Pantai Buyutan dapat di tempuh dari jalan utama Pacitan-Solo. Bila Anda datang dari arah kota Pacitan, acuannya adalah pertigaan dekat Masjid Besar Punung yang letaknya sehabis SPBU Punung.

Di pertigaan tersebut, Anda belok kiri. Lurus terus hingga tiba di pertigaan selanjutnya, silahkan belok kanan. Ikuti jalan aspal yang menuju ke Goa Gong tersebut. Bila Anda telah melewati kompleks wisata Goa Gong, perhatikan rambu papan petunjuk arah dan berbeloklah ke jalan yang menuju ke Kalak.

Setibanya di perempatan Balai Desa Kalak, ambil jalur yang kekiri terus hingga melewati Pasar Kalak ada pertigaan lagi, berbeloklah ke kanan, ke jalan yang akan mengarahkan Anda ke Desa Widoro.

Ikuti jalan ini hingga tiba di pertigaan yang di sebelah kirinya terdapat rambu petunjuk arah menuju Pantai Buyutan. Nah, tidak jauh lagi Anda akan sampai ke lokasi wisata Pantai Buyutan. Namun, medan yang harus dilalui memang agak sulit. Awalnya berupa jalan aspal yang menurun, kemudian memasuki jalan rabat.

Lurus terus ikuti jalan tersebut melewati area persawahan, dan Anda akan segera tiba di ‘surga tersembunyi’ Pantai Buyutan.

Harga Tiket Masuk Pantai Buyutan

Meskipun Pantai Buyutan belum dikelola secara penuh sebagai pantai wisata, namun sejumlah fasilitas yang ada cukup memadai bagi pengunjung.

Anda juga diharuskan membayar tiket masuk untuk ke lokasi Pantai Buyutan. Harga tiket masuk ke Pantai Buyutan ini sebesar Rp 3.000 untuk orang dewasa, dan Rp 2.000 untuk anak-anak. Harga tiket masuk tersebut agak berbeda bila Anda datang saat akhir pekan atau hari libur.

Harga tiket masuk ke Pantai Buyutan saat hari libur adalah Rp 5.000 untuk dewasa, dan Rp 3.000 bagi anak-anak. Tentunya harga tiket masuk ini masih lumayan terjangkau mengingat pesona keindahan alam yang disajikan di Pantai Buyutan.

Gambar Pantai Buyutan

Di kawasan Pantai Buyutan terdapat area tanah lapang yang cukup luas dan sangat cocok untuk kegiatan berkemah. Di sekitarnya juga banyak sumber air tawar kecil yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan memasak, minum, mandi, atau berbilas setelah bermain di laut.

gambar pantai buyutan image by http://www.panoramio.com

Mitos Pantai Buyutan

Akses jalan menuju ke Pantai Buyutan memang agak sulit, Anda harus melewati jalan masuk ke perkampungan dengan jarak sekitar 3 kilometer.

Kesulitan akses inilah yang membuat Pantai Buyutan tetap asri dan jauh dari keramaian sehingga sering disebut sebagai surga tersembunyi di Pacitan. Di sebelah timur lokasi pantai terdapat tebing yang lumayan tinggi dan biasa dijadikan tempat oleh pengunjung untuk menikmati pemandangan matahari terbenam.

Sementara di sebelah barat terdapat batu karang besar yang menyerupai mahkota. Keberadaan batu karang besar berbentuk seperti mahkota inilah yang memunculkan mitos di kalangan penduduk setempat.

Sering diceritakan kalau batu karang tersebut konon adalah mahkota Dewa Narada yang terjatuh dan terbang hingga ke kawasan yang sekarang bernama Pantai Buyutan.

Oya, satu hal lagi yang perlu diwaspadai oleh pengunjung saat berada di Pantai Buyutan. Tebing yang berada di belakang kawasan Pantai Buyutan merupakan habitat yang dihuni kawanan monyet.

Sebenarnya keberadaan monyet ini tidak terlalu mengganggu, dan pada dasarnya mereka takut dengan keberadaan manusia. Akan tetapi ada baiknya pengunjung juga lebih berhati-hati dalam menjaga barang bawannya, karena terkadang monyet-monyet ini mengira ada makanan di dalamnya.