Kebun Raya Botani Bogor – Obyek wisata Kebun Raya Bogor atau yang juga dikenal Kebun Botani Bogor ini adalah salah satu kebun botani terbesar dan pastinya terletak di Bogor, Jawa Barat. Luas dari tempat wisata Kebun Raya Botani Bogor ini adalah sekitar 87 hektare, tak cuma itu saja disini jugaada sekitar 15.000 jenis tumbuhan dan pepohonan.
Tempat wisata di Bogor yang sangat eksotis ini diawal masa didirikannya adalah bagian dari samida yang berarti hutan buatan atau taman buatan yang sudah ada sejak masa pemerintahan Sri Baduga Maharaja atau yang lebih dikenal Prabu Siliwangi di tahun 1474-1513 dari Kerajaan Sunda. Hal ini terbukti dengan yang tertulis di dalam prasasti Batutulis. Awal mulanya, hutan buatan ini dibuat guna menjaga kelestarian dari lingkungan serta tempat untuk memelihara benih kayu yang langka.
Di samping samidia itu, ada juga samidia lain yang sama dan letaknya didaerah perbatasan antara Cianjur dan Bogor yang kini dikenal dengan nama Hutan Ciung Wanara. Hutan ini pun akhirnya dibiarkan begitus aja usai Kerajaan Sunda takluk oleh Kesultanan Banten, hingga ketika Gubernur Jenderal van der Capellen membangu sebuah tempat peristirahatan di salah satu sudut hutan ini dipertengahan abad 18.
Awalnya ide didirikannya Kebun Raya Bogor ini dari datangnya surat seorang ahli biologi, Abner pada Gubernur Jendral G.A.G.Ph. van der Capellen. Dalam surat tersebut tertulis keinginannya untuk membuat kebun tumbuhan yang bermanfaat dan meminta sebidang tanah guna mewujudkan impiannya itu yang sekaligus bakal dijadikan sarana pendidikan para guru dan koleksi beragam jenis tumbuhan guna pengembangan untuk kebun-kebun lain.
Di Tanggal 18 Mei 1817, van der Capellen akhirnya secara resmi membentuk tempat wisata Kebun Raya Bogor dengan nama Lands Plantentuin te Buitenzorg. Sekitar 47 hektare lahan yang ad adi sekitaran Istana Bogor dan bekas samida dijadikan lahan awal utuk membuat kebun botani ini. Seorang ahli botanu bernama Caspar Georg Carl Reinwardt, jadi pemimpin pengelila pertamanya dari tahun 1817 hingga 1822. Kesempatan ini pun juga diapakai untuk mengumpulkan beragam tanaman dan benih dari beragam wilayah di Indonesia, Di masa ini, diperkirakan ada sekitar 900 lebih tanaman hidup dan ditanam di kebun raya botani bogor ini.
Pendirian dari tempat wisata kebun raya botani Bogor ini bisa dibilang sebagai cikal bakal pengembangan ilmu pengetahui di Tanah Air. Dari kebun raya botani inilah lalu lahir institusi ilmu pengetahuan lain, misalnya Bibliotheca Bogorensis di tahun 1842, Kebun Raya Cibodas tahun 1860, Herbarium Bogoriense tahun 1844, Museum dan Laboratorium Zoologi ditahun 1894 hingga Laboratorium Treub pada tahun 1884.
Kini Kebun Raya Botani Bogor tercatat memiliki lebih dari 15.000 spesies tanaman serta 50 jenis burung dan kelelawar. Tak hanya itu saja, ada juga rumah anggrek untuk anda yang sangat menyukai bunga, tercatat ada kurang lebih 3000 jenis anggrek yang dapat anda lihat keindahannya.
Untuk bisa ke lokasi Kebun Raya Botani Bogor ini tidak terlalu sulit. Kalau anda dari arah Jakarta, bisa naik transportasi umum atau bisa dengan kendaraan pribadi. Untuk harga tiket masuknya cukup murah, yakni sekitar Rp. 9.500/orang (harga bisa berubah sewaktu-waktu). Para pengunjung bisa datang ke tempat wisata Kebun Raya Botani Bogor ini dari jam 08.00 hingga 17.00 WIB.
Pada beberapa tempat di Kebun Raya Botani Bogor ini ada ari mancur yang begitu indah dan ditumbuhi oleh indahnya bungan teratai. Dikolam-kolam air mancur itu juga kita dapat melihat burung bangau yang hilir mudik dan sengaja diilepas liarkan supaya mereka bisa hidup seperti di habitat aslinya. Selain itu, anda juga bisa melihat puluhan rusa yang ditangkar dan dipelihara disekitaran Istana Bogor. Terdapat juga jembatan gantung atau yang juga dikenal jembatan merah melintasi Sungai Ciliwung menjadi salah satu spot favorit pengunjung untuk berfoto ria.