karnaval gebyar nusantara 1

Pada tanggal 16 Mei 2014 menjadi saksi bagaimana megah dan indahnya kebudayaan Indonesia. Putra putri daerah dari Sabang sampai Merauke berlomba menampilkan keunikan budaya dari daerah masing-masing. Mereka bangga bisa menampilkan keindahan Zamrud Khatulistiwa kepada dunia.

Matahari yang terik tidak menghalangi semangat putra putri daerah untuk mengikuti karnaval yang diadakan oleh Dinas Pariwisata Kota Batu dalam rangkaian acara Gebyar Nusantara. Meskipun acara ini baru dilakukan sekali, sambutan yang diberikan oleh para kontingen sangat baik. Mereka rela datang jauh-jauh dari daerah masing-masing untuk ikut serta dalam karnaval Gebyar Nusantara.

Karnaval dimulai pukul 13.00 WIB. Start di Lapangan Agritech kemudian melewati Jalan Panglima Sudirman lalu melewati Jalan Gajahmada dan berakhir di Alun-Alun Kota Batu. Karnaval dibuka dengan barisan Kangmas Nimas yang menggunakan pakaian adat Tari Malangan. Kemudian dilanjutkan dengan Tari Saman yang berasal dari Kabupaten Gayo Lues Provinsi Aceh. Meski banyak dari mereka laki-laki, hal tersebut tidak menghalangi mereka untuk tetap tampil kompak dan serasi. Disusul dengan Tari Adaik Barakaik (Adat Berakat) yang berasal dari Padang. Tarian ini cukup unik karena tiap penari membawa piring di tangan mereka. Selanjutnya Tari Tabal Gempita yang berasal dari Kepulauan Riau. Disini tiap penari laki-laki menari dengan menggunakan tongkat panjang.

karnaval gebyar nusantara 2

Kemudian Tari Sambas Melayu yang berasal dari Kalimantan Barat, Tari Pa’gellu dari Tanah Toraja, Sulawesi Selatan, Tari Soya-Soya dari Maluku Utara, Tari Yospan yang berasal dari ujung barat Indonesia yakni Papua, Tari Gendang Beleq dari NTB, Tari Janger dari Bali, kemudian perwakilan dari Banyumas, Jawa Tengah menampilkan Tari Rumekso. Selanjutnya Magelang dengan Tari Topeng Ireng, Jawa Barat, tepatnya Bandung menampilkan Tari Jaipong, Pamekasan dengan Tari Topeng Getak, Banyuwangi dengan Tari Gandrung, lalu Jember dengan Tari Lenggang, Gresik dengan Tari Religi, dan yang terakhir tak mau kalah, tuan rumah, Kota Wisata Batu menampilkan Tari Topeng Malangan, Reog Ponorogo, dan Bantengan.

Karnaval yang menjadi rentetan even Gebyar Nusantara 2014, mampu menghipnotis ribuan penonton untuk bangga terhadap tanah air tercinta, Indonesia. Maka itu, puluhan ribu warga yang memadati Stadion Brantas keesokan harinya, menjadi saksi kemolekan dan keindahan budaya nusantara yang penuh kreasi dan esensi.Melangit terus even Gebyar Nusantara Kota WisataBatu.