Hutan Mangrove Pancer Cengkrong Trenggalek – Tempat wisata Hutan Mangrove Pancer Cengkrong ini terletak di desa Karanggandu, Kec Watulimom, Kab Trenggalek, Jawa Timur. Merupakan salah satu tempat wisatra yang wajib anda kunjungi jika tengah berada di kota Trenggalek Jawa Timur. Letaknya pun tak jauh dari pantai Prigi yang termasuk pantai favorit masyarakat Trenggalek. Hutan mangrove yang satu ini dikelola oleh Kelompok Masyarakat Pengawan (POKMASWAS).

Tidak berbeda jauh dari Hutan Mangrove biasanya, Hutan Mangrove Pancer Cengkrong ini mempunyai jembatan diatasnya yang membentang jauh ke dalam area hutan mangrove itu sendiri. Fungsinya pun masih sama, yakni sebagai jalur pengunjung untuk bisa menikmati keindahan alam hutan mangrove pancer cengkrong ini, uniknya jembatan ini diberi nama Jembatan Galau. Entah apa yang ada dalam pikiran pihak pengelola, sehingga menamakannya jembatan halau. Mungkin karena lebih dianggap kekinian atau bisa jadi pihak pengelola sedang dilanda kegalauan. Namun yang jelas, jembatan itu begitu kokoh dan menambah keindahan hutan mangrove tersebut. Ditambah lagi di ujung jembatan terdapat gazebo yang memang sengaja dibuat untuk tempat beristirahat pengunjung.

Hutan Mangrove di Trenggalek ini merupakan salah satu cagar alam hutan mangrove atau hutan bakau yang lokasinya cukup dekat dari pesisir pantai kawasan Cengkrong, yakni sekitar 500 meter dan menghadap ke arah timur ke perairan Teluk Prigi yang menuju langsung ke lautan lepas Samudera Hindia.
Jembatang galau tersebut dibangun dengan menggunakan kayu yang kuat dan tahan terhadap air laut, tahan lama dan kuat.

Kayu yang digunakan untuk pembangunan jembatan tersebut hampir sama kuatnya dengan kayu ulin dan kayu yang digunakan dalam pembuatan pondasi rumah di Kalimantan. Setiap anda menyurusi jembatan kayu sejauh 100 meter, maka anda akan menjumpai bangungan gazebo sederhana yang berguna sebagai tempat berteduh dan beristirahat pengunjung. Gazebo itu bisa anda gunakan sebagai tempat bersantai atau beristirahat tanpa perlu merogoh kocek alias gratis.

Selain itu, ada aliran sungai yakni Sungai Kalisongo yang berada di kawasan Hutan Mangrove Pancer Cengkrong ini bermuara langsung ke pantai cengkrong. Seperti yang telah kita ketahui muara sungai kalisongo itu dilalui oleh jembatan JLS Damas dengan asrtiketur yang sangat menawan. Di salah satu area jembatan Galau yang ada di bagian tepi sungai terdapat dermaga kecol. Para pengunjung bisa berwisata keliling hutan bakau ini dengan memanfaatkan sampan ataupun perahu lewat dermaga kecil itu.

Info Navigasi

Koordinat GPS : 8,17’52″S 111,42’21″E
Alamat : Desa. Karanggandu, Kecamatan. Watulimo, Kabupaten. Trenggalek Jawa Timur
Terminal Bis Terdekat : Terminal Durenan
Pelabuhan Terdekat : Pelabuhan Tanjung Perak (Surabaya)
Bandara Terdekat : Bandara Abdulrahman Saleh (Malang)

Untuk fasilitas yang ditawarkan di tempat wisata hutan mangrove pancer cengkrong ini sudah cukup lengkap, dari mulai gardu pandang, perahu, jembatan kayu hingga persemaian mangrove.

Harga tiket masuk yang ditawarkan pun cukup murah meriah, yakni hanya sekitar Rp. 8000 untuk umum. Harga tiket masuk tersebut tisak termasuk biaya untuk sewa perahu.