Bukit Cinta Ubud  – Ubud dikenal sebagai pusat kesenian dan budaya di pulau Dewata Bali. Selain itu, Ubud juga dikenal memiliki beberapa spot wisata yang indah nan eksotis, salah satunya adalah Bukit Cinta. Bukit Cinta ini terbilang baru dikalangan para wisatawan. Berada di sini, kamu akan dimanjakan oleh pesona khas bebukitan dengan pemandangan alam sekitar yang begitu hijau.

Bukit Cinta yang satu ini berbeda dengan bukit-bukit lainnya yang ada di pulau Bali.  Di sini, kamu akan menjumpai bebukitkan yang  permukaannya penuh ditumbuhi padang rumput setinggi satu meter. Selain itu, Bukit ini juga kerap dimanfaatkan untuk jogging Inilah yang menjadi salah satu daya tarik dari Bukit Cinta Ubud –Bali.


Sejarah Bukit Cinta Ubud

Bukit yang memiliki nama lain Bukit Suci Gunung Lebah Campuhan ini memang tak bisa lepas dari keberadaan Pura Gunung Lebah. Gunung Lebah sendiri mempunyai arti yaitu sebuah bukit kecil yang terletak di kawasan lembah. Di kawasan ini juga terdapat dua aliran sungai cantik yaitu Sungai Cerik  dan Sungai Oos.

bukit cinta ubud bali image by https://wisatagan.blogspot.com

Pesona kecantikan lembah ini yang menjadikan Rsi Markendya yang merupakan seorang pendeta Hindu terpesona, hingga beliau akhirnya membangun Pura di kawasan tersebut sebagai tempat meditasi dan juga membuka hutan di kawasan pura untuk dimanfaatkan sebagai tempat pemukiman yang kini dikenal dengan nama“Ubud”.

Jalan Menuju Bukit Cinta Ubud

Bukit Cinta terletak di kawasan Pura Gunung Lebah, tepatnya di Jln. Bangkiang Sidem, Kec. Ubud, Kab. Gianyar, Bali. Untuk sampai lokasi bukit Cinta memakan waktu kurang lebih satu jam perjalanan dari pusat kota Gianyar.

Bukit Cinta yang satu ini sangat mudah diakses dan untuk sampai puncaknya pun kamu tak memerlukan waktu lama. Ya, tak heran bila banyak wisata lokal maupun wisatawan asing yang memanfaatkan Bukit ini sebagai spot untuk selfie, menenangkan diri dan sebagai spot jogging di kala pagi dan sore hari.

Untuk sampai lokasi memang sedikit sulit karena jalur masuk menuju bukit Cinta tertutup oleh deretan hotel-hotel. Patokan utamanya yaitu Museum Blanco di jl. Raya Ubud. Nah, setelah menemukan Museum Blanco, kamu akan melihat Villa IBAH,  masuk kurang lebih 10 m kemudian belok kiri menuju sebuah Pura. Sesampainya di Pura, kamu akan menjumpai sejumlah pemuda Bali yang ramah-ramah yang akan mengarahkanmu menuju bukit Cinta. Tiket masuk seharga Rp5.000/motor. Biaya tersebut sudah termasuk biaya parkir.

Daya Tarik Bukit Cinta Bukit Cinta Ubud

Jarak dari area parkir menuju puncak Bukit Cinta sekitar 2 Km atau memakan waktu tempuh sekitar 20 menit. Terknya pun sangatlah bersahabat dan pastinya tidak terlalu menguras tenaga. Selain memiliki trek yang mudah ditaklukan, Bukit Cinta Ubud juga memiliki panorama sunset dan sunrise yang sungguh mengagumkan. Kamu akan menyaksikan harmonisasi epic antara pemandangan khas bebukitan dan cahaya matahari dengan semburat jingganya saat pagi maupun sore hari

Bukit Cinta juga kerap dimanfaatkan sebagai area jogging dan bersepeda. Pastikan sebelum menuju lokasi kamu sudah membawa bekal termasuk air minum. Karena setelah sampai puncak bukit, kamu tidak akan menemukan warung penjual minuman apalagi makanan. Namun, perlu diingat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

bukit cinta ubud image by https://www.pegipegi.com

Sesampainya di puncak, kamu disuguhi pemandangan yang sungguh mendamaikan jiwa. Kamu akan melihat dua lembah kecil yang mengapit bukit ini yang masing-masing memiiliki aliran sungai. Pada sudut lainnya, kamu juga akan  menjumpai deretan sejumlah villa mewah dan restora. Pemandangan tersebut menjadi daya tarik tersendiri ketika menikmatinya dari ketinggian, terlebih jika dipadukan dengan panorama sunset dan sunrise. Buat kamu yang suka selfie dan fotografi alam, Bukit Cinta sangat rekomended dan pastikan kameramu dalam kondisi full batrai ya.

Berada di Tempat Suci di Bali

Bukit Cinta Ubud berada di kawasan tempat suci bagi masyarakat Bali. Jadi, setiap wisatawan yang datang kesini diharapkan untuk tidak bersikap semena-mena ketika berada di kawasan ini, seperti; buang sampah sembarangan, coret-coret di tembok, merusak fasilitas yanga ada dan hal-hal negatif lainnya. Jadilah  wisatawan yang bijak dengan tetep menaati peraturan yang ada, tetap menjaga kebersihan dan tetap menjaga kelestarian alam sekitar.

Nah, demikianlah informasi mengenai Bukit Cinta Ubud. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa menjadi reperensi bagai wisatawan yang sedang mencari destinasi wisata di kawasan Bali. Selamat jalan-jalan. Selamat liburan.