Lokasi Bukit Cinta bayat Klaten – Bukit cinta adalah sebuah bukit yang ada di daerah Gunung Gajah, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Untuk saat ini Bukit cinta sedang menjadi viral dikarenakan terdapat area spot foto selfi dengan bentuk seperti gambar love. Untuk area spot foto di bukit cinta Bayat Klaten ini masih tergolong baru. Di tempat ini pengunjung dapat berfoto selfi di atas gardu pandang berbentuk cinta tersebut dengan latar belakang areal perkebunan dan juga hamparan persawahan. Dan di saat pagi hari, kabut tebal selalu menyelimuti kawasan Bukit Cinta ini seperti halnya wisata di Bukit jomblo Tulungagung. Sehingga tempat wisata baru ini cocok buat kamu yang ingin berburu indahnya sunrise matahari pagi.

Lokasi Bukit cinta Bayat klaten
Lokasi Bukit cinta Bayat klaten

Setelah diresmikan, kompleks Taman Wisata Watuprau dan Gardu Pandang Bukit Cinta Gununggajah, yang berada di Kecamatan Bayat ramai dipadati oleh para pengunjung. Tidak hanya warga dan penduduk Klaten saja, bahkan, warga dari luar Klaten juga menyempatkan hadir di tempat yang juga menjadi surga peneliti geologi di Tanah Air itu. Salah satu kelebihan yang ditawarkan di lokasi berjarak kurang lebih 19 kilometer dari pusat pemerintahan di Kabupaten Klaten itu, yaitu pemandangan alam yang bisa dilihat dari ketinggian. Tidak hanya melihat kawasan Bayat dari ketinggian, pengunjung yang menginjakkan kakinya di atas bukit Gununggajah bisa menyaksikan kawasan perkotaan sampai dengan wilayah Prambanan.

Lokasi Bukit Cinta Bayat Klaten

Adapun tempat Taman Wisata Watuprau dan juga Gardu Pandang Bukit Cinta Gununggajah ini berada tepatnya di Desa Gununggajah, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten atau 19 kilometer dari pusat pemerintahan Kabupaten Klaten. Untuk lebih jelasnya silakan lihat Alamat GPS Bukit Cinta dalam Google Maps berikut ini ;

Harga Tiket Masuk Taman Wisata Watu Prau Bukit Cinta Bayat

Pengunjung yang hendak menyaksikan bebatuan itu tidak ditarik biaya. Pengunjung yang berkunjung ke kompleks Taman Wisata Watuprau dan Gardu Pandang Bukit Cinta Gununggajah hanya cukup membayar uang jasa parkir saja senilai Rp 2.000 untuk kendaraan roda dua. Dan untuk anda yang ingin menikmati keindahan pemandangan Klaten dari atas ketinggian, pengunjung dapat naik ke bukit dengan membayar sebesar Rp 2.000 kepada karangtaruna Gununggajah.

Fasilitas di Bukit Cinta Bayat Klaten

Pada bagian atas bukit itu, telah disediakan sebuah gardu pandang yang dibuat dari kayu. Gardu pandang yang beralaskan kayu ini memiliki diameter kurang lebih tiga meter. Alas kayu itu membentuk seperti halnya daun cinta. Akan tetapi pengunjung yang akan menikmati indahnya suasana Klaten dari ketinggian harus jalan kaki menelusuri jalan setapak yang panjangnya hampir satu kilometer. Untuk yang mudah lelah saat menaiki bukit, pemuda yang berasal dari Gununggajah telah menyediakan kursi terbuat dari bambu yang ada di beberapa lokasi di pinggiran jalan setapak itu.

Di lokasi bukit cinta yang luasnya kurang lebih 5 hektare itu, para pengunjung akan dimanjakan dengan berbagai wisata alam yang jarang dijumpai di objek wisata lainnya. Di dasar bukit cinta, pengunjung juga bisa menikmati keindahan batu besar. Oleh masyarakat setempat disini disebut watuprau. Batu tersebut memiliki ukuran panjang 30 meter serta lebar enam meter.

Sejarah Bukit Cinta

Menurut legenda dari warga setempat, batu itu awalnya perahu yang pernah ditumpangi Joko Tuwo pada saat melamar Roro Denok. Dan pada saat melamar, tiba-tiba perahu itu terguling dan pada akhirnya menjadi bebatuan yang keras. Lokasi itu lebih dikenal dengan watuprau yang telah disebutkan tadi. untuk saat ini batu ini terkesan tidak terawat. Akan tetapi tahun 2018, warga Gununggajah akan bahu-membahu untuk memperbaiki penampilan batu ini supaya benar-benar mirip perahu. Untuk saat ini batunya masih tertimbun oleh tanah. Harapannya, batu ini bisa lebih menarik perhatian pengunjung dan tempat ini menjadi semakin ramai dan populer.