Air Terjun Jumog  – menjadi salah satu destinasi wisata di lereng Gunung Lawu yang sekarang ini tengah populer di kalangan para traveller.


Lokasi Air Terjun Njumog

Air Terjun Jumog atau ‘Njumog’ berlokasi di Ds Berjo, Kec Ngargoyoso, Kab Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Posisinya berada di lereng Gunung Lawu dan menjadi salah satu obyek wisata alam yang favorit di Kabupaten Karanganyar.

Air Terjun Jumog memiliki daya tarik berupa jatuhan air yang terbelah dengan tampilan sangat cantik. Bahkan, keindahan pemandangan air terjun ini tidak kalah populer dengan Air Terjun Grojogan Sewu Tawangmangu yang juga berada di Kabupaten Karanganyar.

air terjun njumog image by https://commons.wikimedia.org

Indahnya alam pegunungan di sekitar Air Terjun Jumog menambah eksotis pemandangannya dan akan memuaskan batin Anda saat berwisata ke tempat ini.

Rute Air Terjun Njumog dari Solo

Bagi pengunjung yang datang dari arah kota Solo, jarak tempuh ke lokasi wisata Air Terjun Jumog sekitar 40 kilometer. Rute menuju Air Terjun Njumog dari Solo adalah dengan mengambil jalur yang menuju ke arah Tawangmangu.

Setibanya di terminal Karangpandan, lurus terus sekitar 200m ada pertigaan, berbeloklah ke kiri. Ikuti jalur tersebut sampai ada pertigaan lagi, lihat papan penujuk jalan yang akan mengarahkan Anda ke lokasi Air Terjun Jumog (belok kanan). Tak jauh dari pertigaan itu Anda akan segera tiba di lokasi wisata Air Terjun Jumog.

Sedangkan rute bagi Anda yang menggunakan kendaraan umum dari kota Solo bisa naik bus umum jurusan Tawangmangu, dan turun di terminal Karangpandan. Lanjutkan perjalanan dengan naik bus mikro jurusan Nglorog atau Candi Sukuh, dan turun di terminal Kemuning. Dari sini Anda harus naik ojeg motor untuk sampai ke lokasi Air Terjun Jumog.

air terjun njumog image by http://www.klikhotel.com

Air Terjun Jumog memang belum begitu ramai pengunjung sehingga suasana di tempat ini sangat tenang dan sejuk. Cocok untuk Anda yang ingin berwisata ke tempat yang tenang dan jauh dari ‘hiruk-pikuk’ suasana perkotaan.

Area parkirnya pun sementara tidak begitu luas, mungkin hanya cukup untuk beberapa kendaraan roda empat saja. Dari area parkir sudah ada petugas yang akan menarik biaya retribusi sebesar Rp 3.000 untuk tiket masuk wisata, dan Rp 1.000 untuk biaya parkir.

Untuk sampai ke lokasi air terjun, pengunjung masih harus berjalan kaki menuruni tebing melalui jalan setapak yang terdapat pagar sebagai pegangannya. Jalan setapak menuruni tebing ini cukup curam, sehingga Anda harus berhati-hati saat melintasinya.

Mitos Air Terjun Njumog

Air Terjun Jumog masih sangat alami karena belum begitu banyak didatangi pengunjung. Lokasinya yang dekat dengan Candi Sukuh memberi kesan mitos tersendiri di Air Terjun Jumog ini.

Air yang jatuh dari atas tebing Air Terjun Jumog nampak terbelah sehingga menimbulkan kesan kalau ada dua air terjun di tempat ini.

Harga Tiket Masuk Air Terjun Njumog

Seperti yang telah kami uraikan di atas, saat berada di area parkir Anda akan langsung menjumpai petugas penarik retribusi untuk membayar tiket masuk wisata dan biaya parkir.

Pengunjung akan dikenai harga tiket masuk Air Terjun Jumog sebesar Rp 3.000 untuk dewasa maupun anak-anak. Ditambah biaya parkir kendaraan sebesar Rp 1.000 untuk sepeda motor, dan Rp 2.000 untuk mobil.

Pesona Keindahan Air Terjun Jumog

Pemandangan di sekitar lokasi Air Terjun Jumog tampak sangat indah. Aliran air terjun yang terbelah menjadi dua bagian menimbulkan kesan adanya dua air terjun di tempat ini. Suasananya yang sejuk, asri, dan bersih akan membuat Anda merasa betah saat berada di sini.

Air Terjun Jumog memang tidak terlalu tinggi, beberapa pengunjung tampak asik bermain air di kolam air terjun. Namun, debit air di Air Terjun Jumog lumayan besar sehingga Anda perlu agak berhati-hati saat bermain di bawah air terjun.

Fasilitas Wisata di Air Terjun Jumog

Meski kondisinya tidak terlalu ramai pengunjung, namun fasilitas di tempat ini terbilang cukup lengkap. Fasilitas yang tersedia di wisata Air Terjun Jumog mulai dari arena permainan anak, kolam renang, gazebo, rest area dan rumah makan.

Di sekitar lokasi wisata Air Terjun Jumog juga ada beberapa rumah warga yang biasa dijadikan ‘home stay’ sehingga pengunjung juga dapat menginap di sini. Tarif home stay per malamnya cukup bervariasi, mulai dari 50 ribu sampai 250 ribu rupiah.

Satu lagi hal yang menarik di sini adalah kuliner khasnya. Salah satu yang cukup populer adalah menu sate kelinci dan sate ayam. Harganya pun tergolong terjangkau dan Anda tidak perlu khawatir kemahalan karena daftar menu dan harganya tertera dengan jelas kok. Selamat mencoba!