Air Terjun Curug Cibeureum Cibodas – Curug Cibeureum atau Air Tejun Cibeureum merupakan salah satu objek wisata yang letaknya berada di bawah kaku gunung Gede Pangrango, sehingga objek wisata air tejun ini masuk termasuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gedeng Pangrango. Sehingga kalau anda yang hendak mendaki gunung Gede Pangrango ini pasti akan melalui jalur Cibodas dan akan melewati Curug Cibereum ini. Curug Cibeureum sendiri adalah objek wisata alam paling populer dan favorit pengunjung wisata alam Cibodas.

Akan tetapi untuk bisa sampai ke objek wisata air terjun tersebut tidaklah gampang, setidaknya dari tempat parkir atau gerbang masuk ke Taman Nasional Gunung Gede Pangrango ini, kita perlu menempuh jarak sekitar 1 jam dengan berjalan kaki melalu jalan setapak.

Jalan setapak tersebut juga menjadi jalur pendakian ke gunung gede pangrango tersebut, sehingga tidak heran jika banyak pendaki yang melewati jalan setapak tersebut untuk sampai ke curug cibeureum tersebut.

Namun perjalanan tidak akan terasa berat karena disepanjang perjalanan kita akan menjumpai pos yang bisa digunakan untuk beristirahat. Pos pertama sendiri akan kita jumpai setelah menempuh jarak sekitar 30 meter, pada pos pertama ini ada pusat informasi, toilet dan juga tempat untuk beristirahat.

Selain keindahan dari Curug Cibeureum tersebut, saat anda diperjalanan me nu ke lokasi air terjun tersebut, anda akan disuguhkan beragam pemandangan alam yang eksotis dan asri. Medan menanjak dan terdapat undakan bebatau yang dikelilingi hutan lebat juga merupakan daya tarik dari curug cibeureum tersebut. Sehingga jangan heran jika banyak kera dan beragam burung saat diperjalanan.

Terdapat juga telaga biru serta rawa panyangcangan yang akan menemani anda selama menempuh perjalanan. Dan ada juga jembatan panjang yang terbuat dari bebatuan yang sering dijadikan spot foto selfie bagi sebagian pengunjung Curug Cibeureum ini.

Jika berbicara soal sejarah, terciptanya nama curug cibeureum sendiri adalah sebagai berikut “Ci” berarti “air” dan “Beureum” berati merah. Beragam versi mengemuka soal penamaan curug cibeureum ini sendiri, setidaknya terdapat dua vesri yang menggambarkan curug cibeureum ini, pertama adalah pada dinding tebing curug ini banyak tumbuh subur lumu merah (Sphagnum gedeanum) yang membuat warna merah sendiri muncul akibat pantulan sinar matahari ke air, sehinga air nya akan nampak berwarna merah.

Sementara versi kedua adalah tentang di zaman dulu, dimana terdapat seorang petapa sakti yang tengah bermeditasi di gunung gede pangrango tersebut. Akibat lamanya bertapa, akhirnya sang peta pun konon berubah jadi batu dan dari batu tersebut munculah air terjun cibeureum yang dikenal sebagai perwujudan dari sang petapa sakti tersebut. Entah percaya atau tidak.