tips liburan murah ke jepang

Wisata ke Jepang bisa di bilang memerlukan dana yang cukup banyak. Terutama untuk menginap, untuk tipe kamar dormitori saja, anda perlu 2.500 Yen atau Rp 296.000 permalam. Mungkin untuk backpacker cukup terasa dengan dana tersebut. Untuk hotel kelas bintang tiga harga rata-rata sekitar IDR 1,5 hingga 1,7 per malam. Meskipun ada beberapa hotel bintang 3 dengan harga diantara IDR 300 – 400, tergantung layanan dan tempat.


Bila anda berlibur 5-6 hari di Jepang tentu biaya penginapan sudah cukup menguras keuangan anda, belum lagi bila anda harus mengunjungi beberapa lokasi wisata, dan kebutuhan untuk makan dan minum.

Kebutuhan akan transportasi jug aharus dipertimbangkan, belum lagi bila anda harus bertahan di musim dingin, tentu kebutuhan kehidupan anda akan sangat berbeda bila dibandingkan dengan musim musim biasa. Dan yang pasti anda pasti butuh akan keperluan internet dan komunikasi.

Berikut ini The Traveller merangkum dari beberapa sumber seperti kompas dan media blog lainnya. Beberapa tips agar anda bisa menghemat pengeluaran di Jepang. Ulasan ini mungkin akan sangat cocok bila anda sebagai vlog atau travel blogger, dan backpacker. Dengan biaya rendah anda sudah bisa berkunjung ke Jepang, mendapatkan konten, dan berita di lokasi atau destinasi wisata yang anda tuju.

Menginap di Warnet

tips liburan ke jepang

Bukan rahasia umum lagi, dimana banyak sekali orang yang lebih memilih warnet sebagai temapt menginap sementara,  biaya rata-rata menginap hostel di Jepang sekitar 3.000 Yen, dan untuk menginap di warnet semalam hanya 1.500 Yen. setidaknya anda sudah menghemat pengeluaran 1,500 Yen per hari. Selain itu anda juga bisa menghemat beberapa pengeluaran yang lain :

  • Biaya komunikasi bisa anda pangkas.
  • Biaya Internet juga bisa di hemat.
  • Bila anda vlog atau travel blogger sangat cocok sekalian anda menulis konten di dalam warnet.

Selain internet anda juga bisa baca komik, mandi air hangat, beberapa warnet memiliki kamar mandi tetapi harus bayar biasanya, bahkan minum sampai kembung.

tips hemat liburan di jepang

Untuk kecepatan internet pasti sangat jauh bila dibandingkan dengan di Indonesia, warnet di Jepang minimal kecepatan internet bisa mencapai 10 Mbps, kalau di Indonesia mungkin saat ini juga 10 Mbps namun kestabilannya jauh sangat berbeda.

Internet cafe di Jepang tidak hanya sekedar untuk surfing internet saja, namun ada banyak koleksi komik yang bisa anda baca disana dan gratis untuk di baca di tempat.

Kelengkapan peralatan di bilik bilik warnet di Jepang juga cukup lengkap seperti webcam, mic, TV dan berbegai peralatan lainnya. Biasanya ada dua macam tipe bilik, untuk perokok dan non perokok, jadi yang hobi merokok tidak perlu kuatir sudah ada tempat untuk anda merokok di dalam warnet.

Menginap di warnet di Jepang bukan hal yang tabu, karena sebagian besar penduduk di Jepang sering melakukan hal tersebut, bagi orang orang pekerja paruh waktu sering sekali menginap di warnet dalam beberapa hari karena mereka tertinggal kereta saat pulang.

Gunakan Bantuan Couchsurfing

cara mendapatkan penginapan murah di jepang

Situs in iakan membantu anda untuk mendapatkan tempat penginapan sebagai tamu, anda mungkin bisa mendapatkan penginapan gratis dengan layanan situs ini. Situs ini memiliki atuaran sebagai surfing dan hosting. Surfing adalah tamu yang menginginkan untuk bertamu atau menginap sementara, sedangkan Hosting adalah orang yang berkanan untuk memberikan tumpangan sementara dari orang yang membutuhkan.

Sebagai Surfer anda harus meminta ijin terlebih dahulu memalui situs ini untuk mendapatkan persetujuan dari pemiliki rumah atau hoster. Anda harus jujur dalam melakukan kunjungan dan alasan menginap, layanan ini memang mengutamakan kejujuran dari kedua belah pihak.

Apabila hoster menyetujui permintaan Anda, maka anda bisa menginap sementara di rumah pemilik. Pilihkan pemiliki rumah yang satu gender dengan anda. Hal ini akan membuat aman dan adannya saling keterbukaan, dan menghindari hal hal yang tidak di inginkan.

Masalah utama dari layanan ini adalah masalah bahasa, karena tidak semua orang di jepang bisa berbicara dalam bahasa inggris.

Menginap di Keluarga atau Kerabat

tips hemat ke jepang

Ada banyak mahasiswa Indonesia yagn sedang belajar di Jepang. Karena hubungan antara Indonesia dengan Jepang cukup dekat, Anda bisa meminta bantuan para pelajar di Jepang untuk menginap atau berkunjung sementara. Biasanya mahasiswa disana bisa menginap dari apartemen sederhanan.

Atau bisa juga menginap di kelaurga bila anda memiliki keluarga di Jepang. Pastinya langkah ini akan sangat lebih hemat dan anda tidak pelru kuatir untuk masalah akomodasi, bila memungkinkan ajaklah kawan anda di Indonesia yang memiliki kelaurga di jepang untuk bepergian bersama.

Setidaknya kita bisa berlibur gratis ke jepang tanpa visa selama 90 hari. Bila anda memiliki keluarga, 90 hari adalah waktu yang sangat cukup untuk bisa menjelajah Jepang dan destinasi penting disana. Mengambil moment penting di sana dan mengeksplorasi setiap sudut kota-kota di Tokyo dan Kota Kota penting lainnya.