Wisata baru di Malang 2018 – Berbicara mengenai Kota Malang memang seakan tak pernah ada habisnya akan tempat wisata yang dimilikiya. Hampir setiap tahun kota dingin tersebut selalu menghadirkan spot-spot unik dan menarik hati para traveller untuk menyinggahinya.

Bukan saja sebagai tujuan destinasi wisata bagi wisatawan lokal, namun juga wisatawan luar daerah bahkan mancanegara. Jadi, bisa dikatakan kalau Malang merupakan kawasan yang sangat pas buat wisata, dikarenakan lokasinya yang strategis untuk berwisata.


Lokasi Malang yang berada kawasan dataran tinggi, menjadikan Malang memiliki iklim udara yang sejuk. Betul-betul kondisi alam yang sangat disukai bagi setiap pecinta wisata. Ini tentu merupakan salah satu kelebihan dari sekian banyak kelebihan yang dimiliki dimiliki Kota Malang.

Tugu Balaikota Malang

Malang sebagian besar kawasannya dikelilingi pegunungan-pegunungan, sedangkan di Malang bagian selatan berbatasan dengan pantai selatan. Itulah sebabnya mengapa Malang memiliki sejuta potensi wisata alam yang pantas dikunjungi wisatawan. Malang patut untuk dikunjungi wisatawan dari semua kalangan, baik anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua. Tinggal pilih, kira-kira wisata mana yang cocok untuk kamu kunjungi.

Lompat ke Sub Topik:

Wisata Baru di Malang Desember 2018

Tak mau kalah dengan Jogja yang selalu menghadirkan tempat-tempat wisata baru, Malang ini juga memiliki banyak spot baru untuk yang suka hunting foto.

Nah, untuk kalian yang mempunyai tujuan untuk berkeliling kota Malang, berikut kami sajikan beberpa wisata baru di Malang yang mungkin bisa menjadi pilihan liburan.

1. Bukit Bulu Coban Rais

Tempat wisata bari di Malang yang saat ini sedang ngehits adalah Bukit Bulu, lokasi Bukit Bulu ini masih satu kawasan dengan Coban Rais. Ditempat wisata yang satu ini, kalian bisa menguji nyali diatas ayunan yang berada diatas ketinggian. Selain itu, kalian juga bisa mengabadikan setiap momen disana diatas gardu pandang yang cukup menarik dan pastinya juga mempunyai backgroud alam yang sangat mempesona. Untuk alamat Bukit Bulu Coban Rais ini berada di Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu, Malang.

Selengkapnya mengenai tempat wisata ini, silakan baca disini: Lokasi dan Rute Menuju Bukit Bulu Batu Flower Garden

Spot Selfie Bukit Bulu Coban Rais
Spot Selfie Bukit Bulu Coban Rais

2. Taman Kelinci Pujon Kidul

Nah, untuk kalian yang ingin menikmati liburan serasa di negeri dongeng, kalian bisa coba mampir di Taman Kelinci, yang terletak di Jl. Paralayang, Ds. Pande Sare, Kec. Pujon, Kab. Malang. Dilokasi Taman kelinci ini, kalian bisa bebas berfoto bersama dengan kelinci-kelinci, namun jangan disakiti ya guys. Sedang untuk biaya masuk Taman Kelinci ini juga tergolong murah lho, per orang hanya dikenakan biaya sebesar Rp. 5 ribu saja.

Taman Kelinci Pujon, Wisata Baru Malang 2017
Taman Kelinci
Pujon, Wisata Baru Malang 2017

3. Kampung Warna Warni Jodipan

Ini dia, salah satu tempat wisata baru di Malang 2018 yang semakin hari semakin ramai pengunjung, Kampung Warna Warni Jodipan. Sebenarnya jika kita melihat secara sekilas memang tidak ada yang menarik dari Kampung Jodipan ini, namun yang menjadikan daya tarik adalah kekreativan warga setempat untuk menciptakan sesuatu yang sederhana mejadi tampak luar biasa.

Nah, untuk kalian pecinta selfie, jangan lupa mampir ke Jodipan ya guys, dijamin tidak akan nyesel. Harga tiket masuk Jodipan ini hanya Rp. 3 ribu saja per orang.

4. Pagupon Camp

Untuk kalian yang ingin menikmati sensasi bermalam di dalam sangkar burung raksasa, coba deh mampir ke Pagupon Camp di kawasan Coban Talun. Selain bisa bermalam disana, kalian juga bisa menikmati keindahan air terjun Coban Talun sendiri. Lokasi Pagupon Camp ini berada di Dusun Wonorejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Tidak hanya hawa yang sejuk, disini kalian juga disuguhi oleh pemandangan alam yang sangat menggoda.

Pagupon Camp Malang
Pagupon Camp Malang

Pagupon Camp

5. Apache Camp

Apache Camp

Apache Camp

Apache Camp

Tidak hanya di Pagupon Camp saja guys, kalian juga bisa coba mampir ke Apache Camp. Untuk lokasi spot wisata yang satu ini bersebelahan dengan Pagupon Camp, yang juga masih menjadi satu area dengan Air Terjun Coban Talun. Selain cocok untuk destinasi liburan, Apache Camp ini juga cocok untuk and ajadikan destinasi Bulan Madu.

6. Campfire Malang

Campfire Malang

Campfire Malang

Campfire Malang

Camfire juga bisa dikatakan salah satu wisata baru di Malang 2017 lho guys, spot yang satu ini sebenarnya adalah sebuah cafe yang bertemakan outdoor dengan konsep seperti di luar negeri. Cafe Campifire ini mempunya konsep bangunan yang unik dengan model tempat duduk melingkar dan ditengahnya ada api unggun. Sedang untuk menu makanan disana adalah menu ala Amerika . Bisa dibayangkan betapa serunya nongkrong disana kan guys?

7. Coban Wetan

Untuk kalian yang suka menjelajah air terjun atau curug, coba deh mampir ke Coban Wetan yang berlokasi di Pujon, Batu, Malang ini. Destinasi yang satu ini cocok untuk kalian yang ingin menikmati suasanya alam yang adem dan damai. Namun sayangnya untuk bisa menikmati keindahan di Coban Wetan ini, kalian harus bekerja keras, melewati hutan-hutan dan juga medan yang agak sulit.

8. Coban Putri

Coban Putri

Coban Putri

Coban Putri

Salah satu Coban yang unik, karena selain menyajikan panorama alam berupa air terjun, namun juga mmeiliki spot selfie yang unik. Bahkan Coban Putri ini menjadi yang ngehits di bulan November 2017 karena memiliki spot mirip dengan Hutan pinus Pengger yang ada di Bantul sana berupa tangan raksasa. Jadi bagi kamu yang berdomisili di Malang, tak perlu jauh-jauh ke Jogja hanya untuk foto di atas tangan raksasa.

9. Goa Pinus Batu Malang

 

Tak hanya Magelang yang punya hutan pinus ngehits seperti Top Selfie Pinus Kragilan, Malang ternyata juga punya hutan pinus yang tak kalah kecenya, namanya adalah Goa Pinus Batu. Tempat ini sudah pernah kami ulas sebelumnya, dengan keunikan berupa rumah-rumah pohon dan juga spot unik berupa rumah adat Papua.

Untuk lebih lengkapnya, bisa Anda baca di postingan berikut: Lokasi Goa Pinus Batu Malang Dengan Spot Rumah Papua.

spot wisata gua pinus Malang
spot wisata gua pinus Malang

10. Jatim Park 1

Jatim Park 1

Jatim Park 1

Jatim Park 1 merupakan salah satu dari 100+ tempat-tempat wisata di Malang yang sangat direkomendasikan bagi kamu yang ingin berwisata ke Malang. Jatim Park 1 ini sudah terkenal sejak dahulu sebagai salah satu obyek wisata yang sangat digemari di Malang.

Tidak hanya itu, wisata Jatim Park 1 sangat cocok dikunjungi untuk semua kalangan, karena di sana terdapat beragam wahana permainan yang sangat lengkap dan pasti disukai setiap orang, mulai dari wahana permainan seru, wahana edukasi, waterpark, agropark, dan lain-lain. Tidak heran jika Jatim Park 1 pada hari-hari liburan selalu dipadati para pengunjung yang datang dari dalam maupun luar Malang.

Wahana terbanyak yang ada di Jatim Park 1 ini adalah wahana permainannya. Ada berbagai wahana permainan yang sangat seru dan menantang, diantaranya seperti: flaying tornado, spinning coaster, wall climbing, gokart, volcano coaster, dragon coaster, mini jet, sky chopter, dan yang lainnya.

Untuk harga tiket masuk ke Jatim Park 1, maka untuk hari senin-kamis seharga Rp.60.000/orang, sedangkan pada hari jumat sampai ahad harga tiket naik menjadi Rp.80.000/orang.

Lokasi Jatim Park 1 terletak di Jl. Kartika No. 2, Desa Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur.

Nah, selengkapnya tentang tempat wisata Jatim Park 1 ini bisa anda baca di sini : Jatim Park 1 Malang, Jam Buka – Harga Tiket Update Bulan Desember 2017

11. Jatim Park 2 dan Eco Green Park

Jatim Park 2 dan Eco Green Park

Jatim Park 2 dan Eco Green Park

Jatim Park 2 dan Eco Green Park

Jatim Park 2 juga merupakan salah satu dari 100+ tempat-tempat wisata di Malang yang sangat direkomendasikan bagi kamu yang ingin berwisata ke Malang. Lantas apa perbedaan antara Jatim Park 1 dengan Jatim Park 2? Jawabannya, kalo Jatim Park 1 konsepnya lebih mengedepankan dan menitikberatkan pada edukasi pada bidang teknologi, fisika, kimia, serta biologi. Sedangkan Jatim Park 2 konsepnya lebih fokus pada bidang biologi, terutama yang paling terkenal dengan aneka fauna. Nama lain dari Wisata Jatim Park 2 adalah “Batu Secret Zoo”.

Jatim Park 2 menyediakan beragam wahana kebun binatang yang didalamnya berisi aneka jenis binatang yang sangat lengkap. Selain itu, di sana juga terdapat wahana Museum Satwa dan Eco Green Park. Wisata ini sangat cocok buat wisata keluarga, karena wahana yang ada tidak hanya sekedar sebagai tempat refresing, tetapi juga sebagai wahana edukasi atau pembelajaran mengenai segala jenis fauna lengkap.

Keberadaan wahana terbaru Eco Green Park pastinya akan semakin menambah asyik berwisata di wisata Jatim Park 2 ini. Eco Green Park merupakan wahana edukasi seputar hutan buatan, menyajikan taman-taman yang sangat indah menjadi bahan edukasi, yaitu mengajarkan agar kita mencintai lingkungan.

Untuk harga tiket masuk ke Jatim Park 2, maka untuk hari senin-kamis seharga Rp.75.000/orang, sedangkan pada hari jumat-minggu seharga Rp. 105.000/orang. Ada juga paket plusnya jika kamu ingin masuk wisata Jatim Park 1 sekaligus masuk Eco Green Park, yaitu pada hari senin-kamis dengan harga tiket masuk sebesar Rp.85.000/orang, sedangkan hari jumat-minggu Rp.125.000/orang.

Lokasi Jatim Park 2 terletak di Jl. Raya Oro-Oro Ombo No.9, Desa Temas, Kecamatan Batu, kota Batu, Jawa Timur .

Berikut dapat anda baca selengkapnya di sini : Jatim Park 2, Eco Green Wisata Edukasi Terbaik di Kota Batu Malang!

12. Museum Angkut

Museum Angkut

Museum Angkut

Kata ‘museum” cenderung dipahami sebagai tempat penyimpanan benda-benda yang memiliki nilai sejarah. Namun Museum Angkut ini berbeda dari museum yang ada pada umumnya. Sebab, Wisata Museum Angkut ini sebagai edukasi sejarah akan perkembangan transportasi di dunia. Museum Angkut berada di tempat indoor dan outdoor, dan di sana terdapat beragam transportasi kuno, baik transportasi Indonesia maupun luar negeri dengan penampilan yang menarik.

Di wisata Museum Angkut ini kamu bisa melihat dan mendapatkan informasi tentang transportasi yang unik-unik, misalnya sepeda ontel, delman, mobil listrik, hingga mobil balap F1. Ada berbagai zona yang disediakan, seperti; Las Vegas, Perancis, Italia, Gangster & Broadway, Jepang, dan lain sebagainya.

Zona-zona tersebut menjadi spot foto yang keren banget sob, bila kamu mencoba berfoto di zona Las Vegas, maka hasilnya seakan-akan seperti berada di Las Vegas. Keren banget bukan? wisata ini cocok banget buat kamu gemar hunting spot-spot foto keren.

Untuk harga tiket masuk ke Museum Angkut, pada hari senin seharga Rp.70.000/orang, sedangkan pada hari jumat-minggu harga tiket menjadi Rp.90.000/orang.

Lokasi Museum Angkut terletak di Jalan Terusan Sultan Agung No. 2, Desa Ngaglik, Kecamatan Batu, kota Batu, Jawa Timur.

Berikut Anda bisa baca selengkapnya tentang Museum Angkut Malang yang keren ini : Museum Angkut Malang, Wahana Wisata Otomotif Pertama Di Asia Tenggara Lho!

13. BNS (Batu Night Spectacular)

 

Alun-Alun Batu

BNS (Batu Night Spectacular) BNS (Batu Night Spectacular)

Tempat-tempat wisata pada umumnya dibuka dari pagi sampai sore hari. Untuk obyek wisata BNS (Batu Night Spectacular) ini agak unik karena bukanya di malam hari. Wisata BNS ini menyuguhkan berbagai permainan di malam hari sob, mulai dari permainan untuk anak-anak hingga permainan seru untuk dewasa. Diantara wahana bermain anak yang tersedia di sana adalah komedi putar, sedangkan wahana bermain seru yang sangat menantang contohnya adalah Gravitron dan Avatar.

Suasana malam di BNS ini sangat menarik, karena terdapat banyak lampion garden yang terang. Kamu juga dapat menikmati kerlap-kerlip lampu malam yang sangat romantic. Meskipun buka di malam hari, pengujung yang datang juga tak kalah ramainya dengan wisata Jatim Park.

Untuk harga tiket masuk ke BNS (Batu Night Spectacular), pada hari senin-kamis seharga Rp.20.000/orang, sedangkan hari jum’at-minggu seharga Rp.30.000/orang.

14. Hawai Waterpark

Hawai Waterpark Hawai Waterpark Hawai Waterpark

Hawai Waterpark merupakan salah satu obyek wisata bertema Hawai dan sangat popular di Malang. Berbagai wahana air yang sangat seru tersedia di sana, mulai dari Hawai Water House, Rainbow Fall, Mavi Island, Ekolu Slide, dan masih banyak yang lainnya.

Bagi kamu yang pingin sekali ke Hawai, dengan mengunjungi Hawai Waterpark ini setidaknya kamu bisa merasakan sensasi Hawai. Jadi, rasa penasaranmu akan sedikit terobati.

Harga tiket masuk ke Hawai Waterpark baik anak-anak maupun dewasa sama saja, yaitu Rp.75.000/orang pada hari biasa, dan Rp.100.000/orang pada saat weekend.

Lokasi Hawai Waterpark berada di Jl. Graha Kencana Raya, Banjararum, Kecamatan Singosari, kabupaten Malang, Jawa Timur.

15. Alun-Alun Batu

Alun-Alun Batu

Alun-Alun Batu

Alun-Alun Batu

Alun-Alun Batu juga merupakan salah satu obyek wisata yang tidak kalah popular dari obyek-obyek wisata lainnya di Malang. Alun-Alunnya didesain dan ditata sedemikian rupa oleh pemerintah kota Batu hingga menjadi obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Alun-Alun Batu bukan sekedar tempat singgah bagi para pengemudi, tetapi juga sebagai tempat berwisata yang asyik. Di lokasi ni terdapat beragam wahana bermain seperti mini playground, bianglala, air mancur. Dari sini Anda juga bisa menyaksikan indahnya kerlap-kerlip lampu yang indah saat malam hari.

Di sebelah Alun-Alun Batu juga terkenal tempat olahan kuliner yang cukup terkenal, yaitu Ketan Legenda. Oleh karena itu, jika kamu berkunjung ke Malang, pastikan untuk tidak melewatkan kunjungan ke Alun-Alun Batu, biayanya gratis, dan hanya dikenai biaya parkir saja. Lokasi Alun-Alun Batu terletak di Jl. Agus Salim, Sisir, Kecamatan Batu, kota Batu, Jawa Timur.

16. Pantai Balekambang

 

Pantai Balekambang

Pantai Balekambang

Pantai Balekambang

 

Bagi penggemar wisata pantai, Pantai Balekambang ini merupakan tempat wisata yang cocok bagi kamu. Sebab, pantai ini merupakan salah satu pantai yang paling populer di Malang. Semua ini disebabkan karena pemandangan pantai di sekitarnya yang sangat indah. Saking indahnya, banyak orang yang menyebutnya sebagai Tanah Lot-nya Malang.

Hamparan pasir putih di sepanjang bibir pantai merupakan spot yang bagus untuk bermain maupun berfoto dengan background air laut. Ombak besarnya berada di tengah pantai, jadi kamu dapat bermain air sepuasnya di pinggir pantai Balekambang.

Pantai Balekambang ini berlokasi di Dsa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Rute dan akses ke sana cukup mudah karena bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi, baik sepeda motor maupun mobil.

Harga tiket masuk Pantai Balekambang Rp.15.000/orang. Harga yang cukup murah, sehingga kamu sepuasnya bisa menikmati pemandangan alam di sekitar pantai.

17. Coban Rondo dan Taman Labirin

Coban Rondo dan Taman Labirin

Coban Rondo dan Taman Labirin

Coban Rondo dan Taman Labirin

Coban Rondo merupakan salah satu obyek wisata yang sudah cukup lalam popular di Malang. Obyek wisata ini berupa air terjun yang airnya mengalir cukup deras melewati sungai di kawasan wisata ini. Suasana alamnya yang sangat sejuk dan nyaman, Bakalan membuat pengunjung betah berlama-lama di sana. Pemandangan tebing-tebing yang tinggi dan pepohonan yang rindang sungguh indah dipandang mata.

Selain air terjun, di lokasi ini juga terdapat beberapa wahana baru, seperti taman labirin. Coban Rondo dan Taman Labirin merupakan obyek wisata yang lagi hits di Malang.

Lokasi coban Rondo terletak di Jl. Coban Rondo, Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Malang, Jawa Timur. Jarak dari kota Batu sekitar 14 km, dan akses jalan menuju ke lokasi cukup lancar. Hanya saja banyak tikungan tajam, dan di samping jalan banyak jurang-jurang. Oleh karena itu, pastikan kamu berhati-hati jika melakukan perjalanan ke sana.

Berikut artikel selengkapnya mengenai Air Terjun Coban Rondo ini : Air Terjun Coban Rondo Malang, Air Terjun Jernih Bak Air Mineral

18. Taman Selecta

Taman Selecta

Taman Selecta

Taman Selecta

Taman Selecta merupakan salah satu dari 100+ obyek wisata Malang yang sangat cocok untuk dikunjungi bersama keluarga. Pemandangan alam taman ini sangat indah dan memanjakan mata. Apalagi suhu udara yang sangat sejuk, semakin menambah asri suasana alam sekitarnya. Wisata ini sangat asyik buat ngadem dan bersantai saat liburan. Apalagi bila kamu sehari-harinya sibuk dengan dunia kerja, maka cobalah mengunjungi wisata taman Selecta saat liburan.

Jarak obyek wisata ini dari Kota Batu cukup dekat, hanya sekitar 4 km saja. Selain taman, di lokasi tersebut juga terdapat waterpark.

Harga tiket masuk Selecta Rp.25.000/orang, sedangkan bila masuk secara rombongan, maka harga tiket menjadi Rp.20.000/orang. Alamat wisata Selecta ini tepatnya di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Wisata Batu, Jawa Timur. Wisata ini satu jalur dengan wisata lain yang juga banyak diminati wisatawan, yaitu pemandian air panas Cangar dan Coban Talun.

Berikut ini bisa Anda baca selengkapnya artikel wisata Taman Selecta Malang di sini : Taman Selecta Malang – Taman PENUH Bunga Cantik ala ala Kebun yang Ada di Belanda!

19. Pemandian Air Panas Cangar

Pemandian Air Panas Cangar

Pemandian Air Panas Cangar

Pemandian Air Panas Cangar

Pemandian air panas Cangar merupakan salah satu obyek wisata yang selalu dipadati oleh para pengunjung, khususnya di hari-hari libur. Wisata Cangar ini berada di kawasan lereng gunung Welirang, sumber airnya terasa panas dan sangat alami. Air panas di Cangar mengandung belerang yang cukup tinggi, sehingga dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit.

Di Cangar terdapat kolam sumber air panas yang khusus untuk berendam, dan ada juga kolam hangat untuk berenang. Pengunjung tinggal memilih kolam mana yang dinginkannya untuk bermain air sepuasnya. Oiya, di sekitar pemandian air panas Cangar ini juga terdapat sebuah goa yang bernama goa Jepang.

Lokasi pemandian air panas Cangar ini terletak di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, kota Batu, Jawa Timur. Bila dari Malang, kamu bisa melewati jalur wisata Selecta. Harga tiket masuk wisata Cangar ini Rp.10.500/orang, dan juga pengunjung dikenai biaya parkir Rp.3.000 untuk sepeda motor, dan Rp.5.000 untuk mobil.

20. Batu Wonderland

 

Batu Wonderland

Batu Wonderland

Batu Wonderland

Tak jauh dari Alun-Alun Batu, terdapat sebuah lokasi wisata keren yang dikenal dengan nama Batu Wonderland. Ini merupakan kompleks hotel, tempat belanja, tempat bermain (playground), dan juga mini waterpark. Para wisatawan yang datang dari luar kota seringkali memilih tempat wisata ini sebagai tempat liburan. Di lokasi kamu bisa menikmati playground bersama keluarga, dan menyegarkan diri dengan berbasah-basahan di mini waterpark.

Di lokasi ini juga terdapat area Shopping center untuk berburu oleh-oleh khas Malang. Jam bukanya mulai pukul 09.00 WIB, dan buka setiap hari. Harga tiket masuk Batu Wonderland ini Rp.10.000/orang pada hari senin-sabtu, dan Rp.20.000 khusus hari minggu.

Lokasi Batu Wonderland terletak di Jalan Imam Bonjol Bawah No.9, Desa Temas, Kecamatan Batu, kota Batu, Jawa Timur. Lokasinya cukup strategis karena berada di tengah-tengah kota Batu.

21. Pantai Ngliyep

Pantai Ngliyep

Pantai Ngliyep

Pantai Ngliyep

 

DI Kota Malang terdapat sebuah pantai yang terkenal dengan ombaknya yang besar, yaitu Pantai Balekambang. Pada saat hari libur, obyek wisata ini dipadati para wisatawan yang berbondong-bondong mendatangi pantai ini. Pantai Ngliyep memiliki keindahan yang mempesona. Terdapat tebing di bibir pantai, selain itu banyak juga pasir putih yang menjadikan pantai ini nampak begitu indah.

Karena keindahannya, Pantai Ngliyep dikalangan para wisatawan disebut-sebut sebagai Pantai Lombok-nya Malang. Akses jalan menuju ke lokasi lumayan bagus, dan sudah banyak papan petunjuk untuk menuju ke lokasi. Lokasi pantai ini terletak di Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, kabupaten Malang, Jawa Timur.

Harga tiket masuk ke lokasi Pantai Ngliyep Rp. 15.000/orang, selain biaya parkir sebesar Rp.5.000. Fasilitas lokasi ini cukup lengkap, mulai dari penginapan, kamar mandi, warung makan, dan lain-lain.

22. Pantai Tiga Warna

 Pantai Tiga Warna

 Pantai Tiga Warna

 Pantai Tiga Warna

Pantai Tiga Warna merupakan salah satu dari 100+ obyek wisata menarik di Malang yang sayang jika Anda melewatkan kunjungan ke sana. Disebut dengan “Tiga Warna” disebabkan warna air lautnya yang terlihat seperti ada tiga warna berbeda. Perbedaan warna ini berdasarkan tingkat kedalaman laut, yaitu bila di tengah karena sangat dalam maka nampak berwarna biru, agak ke tepi warna airnya menjadi hijau dengan kedalaman sedang, dan air pantai di tepian berwarna bening dan jernih sehingga dasar pantainya yang dipenuhi pasir dan bebatuan terlihat jelas.

Pantai Tiga Warna ini dikelilingi tebing-tebing yang berwarna hijau karena dipenuhi dengan semak belukar. Pemandangan pantai ini sangat mempesona, sangat bagus sebagai landscape untuk berfoto-foto. Meskipun tidak seramai Pantai Balekambang maupun Pantai Ngliyep, tetapi pemandangan alamnya tak kalah indah. Justru karena pengunjungnya masih minim sehingga pantai ini tergolong sangat alami dan bersih karena tidak adanya sampai berceceran di sana.

Lokasi pantai Tiga Warna ini terletak di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, kabupaten Malang, Jawa Timur. Harga tiket masuk ke Pantai Tiga Warna ini dipatok Rp.5.000/orangnya, dan harus menyewa guide Rp.100.000/kelompok. Tiap kelompok maksimal 10 orang, dan sistemnya bergantian dengan kelompok yang sudah masuk terlebih dahulu.

23. Pantai Sendang Biru

Pantai Sendang Biru merupakan salah satu destinasi wisata pantai di Malang Selatan yang sangat asik untuk dikunjungi. Pemandangan alam di sekitar pantai ini cukup menarik, karena air lautnya yang terlihat biru mempesona dan udara di sekitarnya yang sangat sejuk.

Pantai Sendang Biru juga dikenal sebagai pantai yang banyak ikannya. Di sana, kamu akan menemui banyak perahu-perahu para nelayan. Ombak di Pantai Sendang Biru tak begitu besar, jadi aman buat kamu yang ingin bermain air.

Di seberang pantai ini terdapat sebuah pulau yang dikenal dengan Pulau Sempu. Sudah disediakan perahu khusus sebagai alat penyeberangan menuju ke Pulau Sempu. Tarifnya berkoisar Rp.100.000. Dari pulau ini kamu bisa menyaksikan pemandangan alam yang sangat menakjubkan. Pulau Sempu inilah yang menjadi puncak keindahan di sana.

Pulau Sempu menyajikan pemandangan hamparan pasir putih yang menawan, banyak sekali pepohonan hijau yang rindang, sehingga kawasan ini benar-benar masih sangat alami. Bisa dibilang wisata pantai Sendang Biru dan Pulau Sempu ini lagi hits banget saat ini, dulunya memang masih sangat jarang yang mengunjunginya. Tetapi, kini sudah banyak wisatawan yang penasaran dan mengunjunginya.

Pantai Sendang Biru ini terletak di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, kabupaten Malang, Jawa Timur. Harga tiket masuk pantai Sendang Biru terbilang murah, hanya Rp.5.000/orang.

24. Omah Kayu

Wisata Omah Kayu merupakan salah satu wisata yang asyik di Batu. Omah Kayu adalah penginapan unik yang dibangun di atas pohon pinus. Dari atas Omah Kayu inilah kamu dapat menikmati pemandangan kota Batu yang sangat eksotis. Terlihat jelas hamparan perbukitan yang dipenuhi dengan pohon-pohon pinus yang rindang.

Lokasi Omah Kayu berada pada ketinggian 1.340 mdpl, sehingga suhu udara di sana sangatlah sejuk. Ini menjadi salah satu kenyamanan buat kamu yang berlibur di sana. Apalagi saat malam hari, pemandangan kerlap-kerlip lampu kota begitu mempesona memanjakan mata. Sangat keren juga sebagai spot untuk berselfie.

Lokasi Omah Kayu ini terletak di Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. Untuk sekedar menikmati pemandangannya maka cukup membayar tiket masuk Rp.5.000/orang. Tetapi bila kamu ingin menginap di sana, maka biaya untuk menginapnya Rp.350.000 untuk hari biasa, dan Rp.450.000 pada hari-hari libur.

25. Museum Brawijaya

Museum Brawjiaya ini merupakan wisata sejarah buat kamu yang ingin mengetahui sejarah-sejarah di Indonesia. Banyak benda-benda kuno bersejarah yang ada di sana, mulai dari senjata perang seperti; tank, meriam, senapan, dan lain-lain hingga gerbong maut. Museum Brawijaya ini sangat cocok sekali buat study tour, yaitu untuk mengenalkan anak didik akan pentingnya sejarah di Indonesia.

Lokasi Museum Brawijaya ini terletak di Jalan Ijen, No. 25 A, Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur. Tiket masuk Museum Brawijaya hanya sebesar Rp.3.000 saja/orang, baik untuk anak-anak maupun dewasa. Jam operasionalnya setiap hari buka mulai pukul 08.00 sampai 14.00 WIB pada hari senin sampai sabtu, sedangkan pada hari libur buka mulai pukul 08.00 sampai 15.00 WIB.

26. Taman Sengkaling

Taman Sengkaling juga merupakan salah satu tempat wisata di Kota Malang yang sayang jika kamu melewatkan kunjungan ke sana. Di taman ini terdapat aneka tanaman yang indah dan wahana air. Taman yang indah menjadi suguhan utama buat wisatawan, sangat cocok sekali wisata ini untuk liburan keluarga. Suasana di sana cukup sejuk dan nyaman, karena banyak pepohonan yang rindang. Saat terik matahari mulai panas, maka berenang di wahana air menjadi pilihan yang tepat.

Di Taman Sengkaling terdapat beragam wahana permainan, kolam renang, aneka satwa, dan tentunya aneka kuliner. Taman Rekreasi Sengkaling buka setiap hari mulai jam 06.00 hingga jam 17.00 sedangkan untuk Sengkaling Food Festival dibuka jam 12.00 hingga jam 23.00. Harga tiket masuknya Rp.15.000/orang.

Anda bisa mengajak anak-anak dan keluarga Anda untuk belibur disini, karena harga tiket masuk bisa dibilang cukup terjangkau. Lokasi Taman Sengkaling cukup strategis, yakni berada di sisi kanan jalan utama Malang – Batu. Taman ini memiliki luas area berkisar 9 hektar. Banyak spot foto yang bisa kamu jadikan sebagai background selfie. Wisata ini buka mulai pukul 06.00 sampai 17.00 WIB, dan Lokasinya Taman Sengkaling terletak di Jl. Raya Sengkaling, Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, kabupaten Malang, Jawa Timur.

27. Pantai Goa Cina

Pantai goa Cina ini memiliki panorama alam yang sangat indah, Tidak heran jika pantai ini mulai banyak diminati wisatawan. Penyebab dinamakan dengan “Goa Cina”, dikarenakan adanya sebuah goa bersejarah sejak zama dahulu, yang letaknya berada di sebelah kanan pintu masuk. Berdasarkan kisahnya, goa tersebut digunakan sebagai tempat bertapa oleh seorang Cina selama bertahun-tahun sampai meninggal.

Pantai goa Cina ini pesonanya sangat luar biasa, memiliki hamparan bibir pantai yang luas. Banyak juga tebing yang berwarna hijau karena dipenuhi semak belukar. Menjadi panorama alam yang sangat menawan. Desiran ombak terus terdengar, serta semilir angin yang berhembus semakin membuat nyaman pengunjungnya. Ada tiga batu karang yang berada di tengah pantai menjadikan pemandangan lebih menarik.

Lokasi Pantai Goa Cina ini terletak di Dusun Tumpak Awu, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Jarak tempuh pantai goa Cina ini dari Pantai Bajul Mati berkisar 15 menit saja. Harga tiket masuk pantai Goa Cina terbilang murah, yaitu Rp.5.000/orang. Sedangkan untuk biaya parkir motor Rp.5.000, dan Rp.7.000 untuk mobil.

28. Pantai Bajul Mati

Pantai Bajul Mati merupakan salah satu obyek wisata yang sudah ada di Kota Malang sejak tahun 90-an. Hanya saja baru terekspose dalam beberapa tahun terakhir ini, dan kini mulai banyak pengunjungnya. Sesuai dengan namanya, awal mulai di pantai ini terdapat seekor buaya mati yang menghebohkan warga sekitar, hingga akhirnya pantai ini diberi nama Pantai Bajul Mati.

Di Pantai Bajul Mati terdapat batu karang besar dan memanjang, mirip sekali seperti badan buaya. Jika batu karang tersebut terhempas oleh ombak, tampak buaya tersebut seolah-olah hidup.

Kondisi Pantai Bajul Mati masih sangat bersih dan belum banyak sampah-sampah dari pengunjung. Itulah sebabnya mengapa Pantai Bajul Mati masih sangat alami dengan panorama alam yang indah.

Pantai Bajul Mati ini terletak di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, kabupaten Malang, Jawa Timur. Akses jalan melewati kawasan pegunungan, sehingga jalan banyak yang berkelok karena banyak tikungan. Perjalanan tentu menjadi tantangan tersendiri bagi wisatawan. Harga tiket masuk pantai Bajul Mati murah, hanya Rp.4.000/orang.

29. Predator Fun Park

Kota Batu terus mengembangkan potensi wisatanya, salah satu wisata terbaru di Batu adalah Predator Fun Park. Sekilas mendengar nama Predator, tentu yang terfikirkan adalah binatang buas. Ya, memang benar, wisata Predator Fun Park ini menyuguhkan wahana yang berisi berbagai hewan buas, seperti; buaya dan berbagai macam ikan buas.

Predator Fun Park merupakan obyek wisata yang memberikan edukasi tentang berbagai jenis binatang buas. Di sana kamu bisa mendapatkan informasi tentang penangkaran buaya, penangkapan, dan pemanfaatannya.

Selain menyajikan wahana predator, obyek wisata ini juga menawarkan beragam wahana lainnya seperti croco train, labyrinth maze, waterpark, dan play ground. Wisata ini juga menyediakan tempat outbond buat komunitas yang ingin mengadakan outbond di sana.

Wisata Predator Fun Park berlokasi di Jalan Raya Tlekung No. 315, Dusun Gangsiran, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur. Jam buka mulai pukul 08.30 sampai 16-30 WIB, dengan harga tiket masuk Rp.30.000 pada hari biasa, dan Rp.50.000 pada hari libur.

30. Alun-Alun Kota Malang

Alun-alun Kota Malang juga merupakan salah satu obyek wisata menarik di Malang. Sebab, alun-alun tersebut sudah direnovasi menjadi tempat wisata keluarga yang asyik banget. Di sana terdapat taman-taman hijau yang sangat indah, dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti; kursi, tribun, playground, tempat skate board, dan juga sign board sebagai ikon yang bagus buat spot foto.

Alun-Alun Batu sangat pas sebagai tempat bersantai yang nyaman, di sana tersedia banyak kursi di bawah pohon-pohon besar yang teduh. Dari lokasi ini Anda bisa melihat jelas kemegahan masjid Agung Malang dengan arsitektur yang bagus. Di tengah alun-alun terdapat air mancur, yang ketika malam hari tiba berubah sangat indah karena dihiasi lampu-lampu.

Alun-Alun Malang ini berlokasi di Kiduldalem, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur. Harga tiket masuknya gratis, hanya ditarik biaya parkir Rp.2.000 saja.

31. Alun-Alun Tugu Balai Kota

Seperti halnya dengan Alun-Alun Kota Malang, kini Balai Kota semakin cantik dihiasi dengan taman-taman yang bernama Alun-Alun Tugu Balai Kota. Meskipun tak seluas Alun-Alun Kota, tetapi desan taman ini terlihat rapi dan indah.

Alun-alun Tugu Balai Kota terletak di tengah-tengah bundaran, serta dikelilingi kendaraan bermotor lalu-lalang di jalan raya yang ada disampingnya. Kantor Balai Kota menjadi background yang melengkapi keindahan Alun-Alun Tugu Balai Kota ini.

Di Alun-alun Tugu Balai Kota terdapat banyak kursi yang disediakan untuk para pengunjung. Sayangnya, kondisinya sangat panas ketika siang hari karena belum ada pohon besar di sana. Ketika malam hari tiba, pemandangan alam disekitarnya sangat indah karena banyak kelap-kelip lampu yang menghiasi taman Alun-Alun Tugu Balai Kota ini.

Harga tiketnya gratis, cukup dikenai biaya parkir bila ada tukang parkir di ujung jalan. Adapun lokasi alun-alun ini terletak di Jalan Tugu, Kiduldalem, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur.

32. The Bagong Advanture Museum Tubuh

The Bagong Advanture Museum Tubuh juga merupakan salah satu dari 100+ obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi di Malang. Obyek wisata ini berupa museum tubuh pertama di Indonesia dan terbesar di Asia. Museum ini dibangun di lahan seluas 1 hektar, dan di dalamnya terdapat beragam zona tubuh yang menjadi wahanya, antara lain adalah; zona gigi, zona hidung, zona telinga, zona tulang, zona hati, zona paru-paru, dan lain sebagainya. Setiap zona tersebut sudah dilengkapi dengan multimedia yang modern.

Di museum tersebut juga disediakan layanan check up gratis oleh dokter berpengalaman, mulai dari pemeriksaan mata, cek lemak tubuh, kolestrol, kadar gula, asam urat, dan lain-lain.

The Bagong Advanture Museum Tubuh berlokasi di Jawa Timur Park 1, Jl. Kartika No. 1, Sisir, Kecamatan Batu, kota Batu, Jawa Timur. Harga tiket masuknya Rp.70.000 pada hari libur, dan hari biasa diskon 30% dari harga tiket di hari libur tersebut.

33. Masjid Tiban

Masjid Tiban merupakan sebuah masjid yang sangat unik dan memiliki daya tarik tersendiri yang menyebabkan para wisatawan mengunjunginya. Semua itu disebabkan desain mesjid ini yang sangat unik dan berbeda dari masjid-masjid pada umumnya.

Masjid Tiban memiliki 100 pintu, yang proses pembangunannya melibatkan para satri, jamaah, dan donatur secara bergotong-royong.

Desain mesjid ini cukup unik karena desainnya merupakan kombinasi gaya Eropa, Cina, Arab, India, serta dihiasi ornamen-ornamen kaligrafi yang berlapis emas. Tidak heran jika Masjid Tiban tergolong mesjid megah nan mewah.

Masjid Tiban ini berada di kawasan pesantren di Kabupaten Malang yang menampung ribuan santriwan dan santriwati. Lokasi masjid Tiban ini terletak di Jl. Anggur, Desa Sananrejo, Kecamatan Turen, kabupaten Malang, Jawa Timur. Sedangkan untuk tiket masuknya tidak dipungut biaya sepeserpun, alias gratis.

34. Museum Malang Tempo Doloe

Bila kamu tertarik untuk mengatahui asal-usul atau sejarah kota Malang, maka Museum Malang Tempoe Doloe adalah tempatnya. Sebab, museum yang diresmikan sejak tahun 2012 silam, ini meskipun bertema sejarah tetapi tetap dikemas secara modern.

Di Museum ini kamu bisa mendapatkan informasi mengenai sejarah Kota Malang lengkap dengan berbagai benda-benda bersejarah peninggalan nenek moyang, mulai dari; keris, batu kuno, prasasti, buku kuno, patung kuno, dan lain sebagainya.

Lokasi Museum Malang Tempoe Doloe terletak di belakang Balai Kota Malang, tepatnya di Jalan Gajahmada, Kiduldalem, Klojen, kota Malang, Jawa Timur. Harga tiket masuknya berbeda-beda, untuk pelajar Rp.10.000, untuk mahasiswa Rp.15.000, dan untuk umum Rp.25.000.

35. Wisata Paralayang

Wisata Paralayang berdekatan dengan Omah Kayu. Lokasinya berada di Bunung Banyak. Dari lokasi ini kamu bisa menyaksikan panorama alam pegunungan yang sangat indah mempesona. Terlihat juga rumah-rumah penduduk di kota Batu. Bila malam hari, lampu-lampu di pemukiman penduduk tersebut nampak sangat indah dan menarik.

Bila kamu merasa memiliki nyali, cobalah mengujinya dengan bermain Paralayang. Dengan membayar Rp. 350.000. Kamu sudah bisa melayang di udara dan melihat indahnya panorama alam sekitar.

Rute menuju lokasi Paralayang di Gunung Banyak bisa dilalui dengan menggunakan motor ataupun mobil. Khusus untuk mobil, sebaiknya Anda berhati-hati karena lokasi medan di sana yang dipenuhi dengan jalan yang menanjak naik dan menanjak turun, ditambah lagi dengan jalan di hutan yang berbelok-belok yang pastinya akan sedikit menyulitkan Anda. Di Kota Batu Malang sana juga banyak kendaran untuk ojek, sehingga Anda tidak pelu terlalu khawatir untuk mencari kendaraan ke sana jika Anda tidak membawa kendaraan sendiri. Banyak Alternatif jalan menuju lokasi Paralayang Batu mMalang ini, tetapi semuanya akan bermuara pada dua tujuan, yaitu dari Batu dan juga dari Pujon.

Perlu Kami Ingatkan supaya Anda tidak rugi jauh-jauh ke Paralayang Batu Malang, sebaiknya Anda mengunjungi obyek wisata ini ketika sewaktu cuaca cerah. Mengingat lokasinya yang berada di ketinggian maka curah hujan tentunya sangat berpotensi untuk membasahi hutan Gunung Banyak, sehingga secara otomatis peserta yang naik paralayang akan dihentikan karena berbahaya akibat cuaca yang tidak bersahabat. Sebaiknya pilih waktu yang sedang ramai-ramainya yaitu hari sabtu dan juga hari minggu, atau pada waktu hari libur nasional. Kebanyakan komunitas paralayang memilih hari tersebut untuk terbang di udara menggunakan Paralayang di Batu Malang.

Harga tiket masuk ke lokasi wisata Paralayang murah sekali, hanya Rp.5.000 saja per orang. Adapun lokasinya terletak di Jalan Songgokerto, Desa Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur.

36. Kebun Teh Wonosari

Kebun Teh Wonosari merupakan agrowisata perkebunan teh yang tidak hanya menyajikan pemandangan kebun teh yang indah, tetapi juga menyediakan berbagai wahana seru yang bisa dinikmati wisatawan. Lokasinya yang berada di kaki Gunung Arjuno dengan ketinggian antara 950 – 1.250 mdpl, menjadikan suhu udara di sana sangat sejuk, sangat pas banget sebagai tempat refresing buat keluarga.

Wisata kebun teh seluas 1.144 hektar ini menjadi kebun teh pertama di Jawa Timur. Jadi, kesempatan buat kamu yang belum pernah berkunjung ke wisata kebun teh. Wisata ini semakin menarik karena terdapat berbagai permainan yang sangat seru di sana, seperti flaying fox, wall climb, berkuda, paint ball, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Lokasi wisata kebun teh Wonosari ini terletak di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Harga tiket masuk Rp.8.000/orang pada hari biasa, sedangkan pada hari libur harga tiket naik menjadi Rp.12.000/orang.

37. Waduk Selorejo

Sebenarnya waduk Selorejo ini hanyalah kawasan pembangkit listrik tenaga air. Tapi karena panorama alamnya yang sangat indah, menjadikan para wisatawan berlomba-lomba berkunjung ke sana. Tidak hanya pemandangan waduk saja yang tampak indah, tetapi juga berpadu dengan pemandangan Gunung Kelud, sehingga menjadi panorama alam yang sangat mempesona.

Suhu udara di kawasan wisata Waduk Selorejo ini cukup sejuk, apalagi di sekitarnya banyak pepohonan rindang. Tidak heran jika suasananya terasa sangat asri dan pas banget buat ngadem. Apalagi bila kamu sedang melakukan perjalanan panjang dari arah Kediri menuju Malang, maka akan melewati kawasan wisata ini. Sehingga mampir untuk istirahat dan bersantai di wisata Waduk Selorejo menjadi pilihan yang tepat.

Berbagai wahana asyik seperti; flaying fox, mancing ikan, kolam renang, perahu, dan play ground tersedia di wisata waduk Selorejo ini. Di sana juga ada tempat penginapan, dengan harga sewa Rp.300.000 sampai Rp.900.000 per malam.

Harga tiket masuk wisata waduk Selorejo sebesar Rp.15.000/orang. Alamatnya terletak di dusun Selorejo, Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, kabupaten Malang, Jawa Timur.

38. Coban Talun

Coban Talun merupakan wisata alam air terjun yang sangat indah, lokasinya agak tersembunyi. Berbeda dengan Coban Rondo yang dekat dengan jalur utama jurusan Malang-Kediri. Coban Talun tidak hanya sebagai wisata alam air terjun saja, tetapi juga sebagai bumi perkemahan yang sangat nyaman.

Lokasi Coban Talun terletak di kawasan lereng gunung Arjuna, sehingga suasana di sana sangat adem dan asri. Bisa dibilang wisata ini adalah salah satu wisata hits di Batu. Di sana juga terdapat beberapa penginapan unik, yaitu penginapan ala suku Indian yang bernama Apache Camp, dan juga seperti pagupon burung yang bernama Pagupon Camp.

Kawasan penginapan tersebut kini menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk bermalam di sana dan menikmati indahnya panorama alam di Coban Talun. Selain itu, banyak juga spot foto selfie seperti; panggung bunga matahari, kebun bunga, dan lain-lain.

Harga tiket masuk Coban Talun Rp.7.500/orang. Adapun lokasinya terletak di Dusun Wonorejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur.

Selengkapnya Anda bisa membaca lokasi wisata Coban Talun di sini : Coban Talun Waterfall Wisata Air Terjun yang Sejuk dan Asri di Malang

39. Coban Rais dan Bukit Bulu & Batu Flower Garden

Coban Rais merupakan salah satu wisata air terjun yang sungguh menawan. Guyuran air terjun yang deras menjadi panorama utama yang disajikannya kepada wisatawan. Coban Rais terkenal sudah sejak lama, namun kini wisata ini semakin hits setelah dibangunnya wahana baru berupa bukit bulu dan batu flower garden.

Nah, inilah yang menjadikan Coban Rais semakin diminati wisatawan. Sebab, di kawasan bukit bulu tersebut terdapat berbagai spot foto yang sangat kece dan kekinian, mulai dari taman di bukit bulu yang sangat indah, serta flower garden yang sangat cantik.

Tidak jauh dari Bukit Bulu, terdapat spot foto yang hits berupa gardu pandang, panggung i love you, ayunan, sepeda gantung, hammock, dan lain sebagainya. Semuanya menjadi spot foto keren, apalagi dengan background Bukit Bulu sebagai landscape yang sangat epik.

Lokasi Coban Rais terletak di Kecamatan Batu, kota Batu, Jawa Timur. Tiket masuknya cukup terjangkau, yakni hanya Rp.7.500/orang. Biaya parkirnya sebesar Rp.2.000 untuk sepeda motor dan Rp.5.000 untuk mobil. Dari area parkir, jarak menuju Coban Rais masih cukup jauh, sehingga diperlukan perjuangan menuju ke lokasi dengan berjalan kaki sekitar 40 menit.

Bila kamu ingin masuk ke Bukit Bulu dan Batu Flower Garden harus membayar biaya retribusi sebesar Rp.10.000/orang. Bila ingin berselfie spot foto yang disediakan, maka harus membayar lagi Rp.10.000 per spot-nya. Lumayan mahal memang, tapi hasilnya yang didapatkan sebanding dengan biayanya.

40. Kampung Warna-Warni Jodipan

Wisata hits selanjutnya di Malang adalah Kampung Warna-Warni Jodipan. Kampung warna-warni ini beberapa bulan terakhir menjadi salah satu obyek wisata yang lagi booming dikalangan para wisatawan. Banyak pengunjung yang berbondong-bondong mengunjungi wisata unik satu ini. Hingga kini, pengunjung Kampung Jodipan masih banyak sekali, pemandangan kampung warna-warni menjadi spot foto selfie paling favorit di tempat tersebut.

Dari jembatan di atas sungai Brantas, Kampung Jodipan terlihat nampak sangat indah dan menawan. Terlihat berwarna-warni yang berasal dari dinding, lantai, hingga gentengnya. Ragam warna nampak sangat mencolok dari kejauhan, mulai dari warna kuning, merah, biru, hijau, dan putih. Selain itu, di sana juga terdapat dinding-dinding dengan lukisan 3D yang sangat unik dan kreatif.

Awal mula adanya kampung warna-warni Jodipan ini adalah hasil pemikiran mahasiswa UMM yang bekerjasama dengan Indiana Paint, yang merupakan salah satu perusahaan cat di Malang. Kampung tersebut awalnya adalah kampung yang kumuh, tetapi setelah diubah menjadi kampung warna-warni, kini nampak sangat cantik dan menjadi destinasi wisata yang sangat menarik. Efek positifnya adalah terjadinya peningkatan perekonomian warga Kampung Jodipan.

Lokasi kampung warna-warni ini terletak di Kampung Juanda, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Harga tiket masuk kampung warna-warni Jodipan Rp.2.000/orang, dan juga dikenai biaya parkir Rp.2.000 untuk kendaraan roda dua, dan Rp.5.000 untuk kendaraan roda empat.

41. Sumber Maron

Sumber Maron adalah nama untuk obyek wisata berupa kolam pemandian dengan air yang berasal dari sumber alami. Saat ini Sumber Maron sudah menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Malang. Kondisi airnya yang sangat jernih menjadikan para wisatawan seakan-akan tidak bisa lagi bersabar untuk berenang di kolam Sumber Maron tersebut. Tidak hanya itu, kondisi alam perdesaan yang khas banget menjadi sensasi tersendiri untuk liburan yang berkesan.

Kita tentu tahu kalau suasana di desa sangat tenang dan jauh dari hingar-bingar keramaian kota. Pemandangan alam di sekitar kawasan ini sangat indah mempesona. Sawah, kebun, dan sungai menjadi pemandangan alami yang sangat memanjakan mata. Apalagi air sumber Maron sangat bening, sehingga kamu bakalan betah berlama-lama di sana dengan bermain air.

Pada hari libur, para pengunjung memadati kawasan wisata Sumber Maron ini. Meski banyak yang mandi di sumber Maron, kondisi airnya tetap bening. Jarang-jarang loh ada tempat pemandian air yang bening dan menyegarkan seperti di sumber Maron ini.

Sumber Maron juga tersedia wahana bermain, seperti perahu boat, pelampung, terapi ikan, flaying fox, dan masih banyak yang lainnya.

Wisata Sumber Maron terletak di Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Harga tiket masuk ke Sumber Maron berkisar Rp.3.000/orang. Tetapi bila kamu mau menyewa fasilitas yang tersedia, maka harus menambah biaya sewanya. Pengunjung juga dikenai biaya parkir sebesar Rp.2.000 untuk sepeda motor, dan Rp.5.000 untuk mobil. Wisata ini buka setiap hari mulai pukul 07.00-18.00 WIB.

42. Taman Rekreasi Tlogomas

Taman Rekreasi Tlogomas merupakan obyek wisata yang cukup tua, karena sudah ada sejak tahun 1989 lalu, artinya sekarang sudah berusia 28 tahunan. Meskipun tergolong obyek wisata tua, Taman Rekreasi Tlogomas masih tetap memiliki pengunjung setiap harinya, meskipun tidak seramai tempat-tempat wisata di Malang pada umumnya.

Taman Rekreasi Tlogomas ini menyajikan berbagai wahana yang cukup asyik, mulai dari taman bermain, kolam renang, dan berbagai spot foto yang unik-unik. Bila kamu hobi berfoto-foto, maka wisata ini menjadi tempat yang asyik untuk berburu foto sob.

Beberapa spot foto yang keren diantaranya seperti; patung dinosaurus raksasa, robot, patung singapura, dan lain-lain. Terdapat danau yang cukup luas di sana, dan menyediakan sepeda air untuk wisatawan yang ingin menaikinya. Sedangkan kolam renangnya, dibedakan antara anak-anak dan dewasa.

Harga tiket masuk Taman Rekreasi Tlogomas hanya Rp.20.000/orang. Lokasinya sangat mudah dijangkau sob, berada di sebelah kanan dari jalur Malang – Batu. Alamat lengkapnya di jalan Baiduri Pandan No. 17, Tlogomas, Malang, Jawa Timur.

43. Taman Merjosari

Buat kamu yang sedang berburu tempat wisata gratis, maka salah satu tempat yang bisa kamu kunjungi adalah Taman Merjosari. Meski taman ini tak sebesar Alun-Alun Malang, tetapi menyajikan pemandangan taman yang cukup menarik. Di tempat tersebut terdapat banyak tanaman-tanaman hijau yang menyegarkan mata, dengan penataan taman yang di tata rapi sedemikian rupa.

Taman Merjosari sudah dilengkapi dengan beberapa wahana permainan, seperti mini roller coaster dengan jalur melingkar saja. Selain itu, di sana juga tersedia tempat fitness, yang bisa dimanfaatkan untuk melatih otot-otot tubuh. Setiap pagi dan sore, selalu ada pengunjung yang jogging maupun jalan-jalan mengelilingi taman ini.

Di sebelah barat Taman Merjosari terdapat lapangan sepak bola. Jika kamu hobi main bola, coba deh bawa bola dan bermain di sana. Meski harga tiketnya gratis, tetapi tetap dikenai biaya parkir Rp.2.000 saja per orang.

Lokasi Taman Merjosari terletak di Jalan Mertojoyo Sel. No.7, Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur.

44. Sumber Sirah

Sumber Sirah merupakan salah satu obyek wisata yang menyuguhkan kolam sumber air alami sebagaimana halnya Sumber Maron. Kolam air Sumber Sirah ini sangat bening dan di dalamnya terdapat aneka makhluk hidup yang menghiasi, seperti tanaman ganggang dan ikan-ikan kecil yang cantik.

Sumber Sirah menjadi obyek wisata yang bagus, karena didukung dengan pemandangan alam sekitar yang sangat memanjakan mata. Belum lagi suasana perdesaan yang tenang, serta suhu udara yang sejuk membuat betah pengunjung yang refresing di sana.

Apalagi bagi pengunjung yang memang hobi berenang, tentu kolam sumber Sirah merupakan tempat yang tepat. Pengunjung juga dapat berfoto dengan berada di dalam air yang bening, karena landscape dalam air sangat bening berpadu dengan hiasan-hiasan alami di dalamnya, menjadikannya sebagai spot foto yang sangat keren. Berfoto di sana tentu menjadi salah satu kegiatan yang paling digemari.

Lokasi Sumber Sira terletak di Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, kKabupaten Malang, Jawa Timur. Obyek wisata ini buka mulai pukul 07.00-17.00 WIB. Harga tiket masuknya hanya Rp.1.000/orangnya. Murah sekali bukan? Tentunya wisata ini cocok banget buat kamu yang lagi mencari wisata yang hits dan murah di Malang.

45. Coban Nirwana

Sebenarnya Malang memiliki daftar wisata coban yang sangat banyak sekali, sudah berlalu di atas beberapa coba yang telah kami sebutkan. Satu lagi wisata coban yang patut untuk kamu kunjungi adalah Coban Nirwana. Berdasarkan asal-usulnya, dulunya coban ini bernama Coban Mbok Karimah, yang kemudian berganti nama menjadi Coban Nirwana.

Coban Nirwana kini menjadi salah satu destinasi wisata bagi wisatawan, baik lokal maupun dari luar kota. Seperti coban-coban lainnya, Coban Nirwana juga menyuguhkan pemandangan air terjun yang sangat indah. Keunikan tersendiri dari Coban Nirwana adalah guyuran air terjunnya yang terbagi menjadi dua disebabkan tebingnya yang berfungsi sebagai dinding bertingkat.

Pasti sangat seru dan menyenangkan bila berbasah-basahan dan bermain air di bawah guyuran air terjun ini. Suasana sekitar yang adem dan sejuk menjadikan pengunjung betah bersantai di sana. Apalagi bila pengunjung datang jauh-jauh, maka sesampainya di lokasi tentu sudah tidak sabar untuk bermain air.

Lokasi Coban Nirwana terletak di Desa Gedangan, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Karena obyek wisata ini belum dilengkapi dengan banyak fasilitas dan belum begitu banyak pengunjung, maka saat ini belum ada biaya retribusi yang dikenakan pada pengunjung. Para pengunjung hanya ditarik biaya parkir saja.

46. Teluk Bidadari dan Pantai Mbehi

Bila berkunjung ke Malang, rasanya belum lengkap kalo belum mengunjungi Teluk Bidadari. Obyek wsiata alam yang bernama Teluk Bidadari ini merupakan salah satu wisata antimainstream yang sangat keren, dikarenakan menyajikan pemandangan alam yang tak biasa.

Teluk Bidadari adalah sebuah genangan yang cukup luas dan berisikan air yang berwarna biru kehijauan. Jika dipandang, akan terlihat pemandangan alam yang sangat menawan. Sudah banyak foto-foto dari para pengunjung dengan background Teluk Bidadari ini.

Teluk Bidadari nampak semakin eksotis ketika cuaca lagi cerah, apalagi dengan angle foto yang pas, tentu akan menghasilkan foto yang sangat keren. Lebih asyik lagi bila menggunakan pelampung dan bersantai di genangan airnya. Teluk Bidadari ini berada di sebuah bukit sebelah timur dari Pantai Mbehi.

Bila kamu liburan ke Pantai Mbehi, cobalah mampir ke Teluk Bidadari, trekking dari Pantai Mbehi menuju Teluk Bidadari dibutuhkan waktu sekitar 30-40 menit. Untuk bisa menikmati indahnya Pantai Mbehi sekaligus Teluk Bidadari, maka pengunjung harus membayar biaya guide sebesar Rp.100.000/rombongan. Bila kamu ke sana hanya beberapa orang saja, maka bisa bergabung dengan rombongan lainnya.

Lokasi Teluk Bidadari terletak di Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

47. Pantai Batu Bengkung

Pantai Batu Bengkung merupakan salah satu obyek wisata pantai yang terletak di pesisir selatan Kabupaten Malang. Posisinya bBerhadapan langsung dengan Samudera Hindia sehingga memiliki ombak besar.

Pantai ini dinamakan dengan ‘Batu Bengkung’ karena batu-batuan yang mengitari pantainya menyerupai wanita yang sedang dibekung. ‘Bekung’ sendiri dalam bahasa jawa berarti wanita yang menggunakan stagen usai melahirkan agar perut kembali ramping.

Pantai Batu Bengkung terletak di Desa Gajah Rejo, Kecamatan Gedangan, sekitar 2-3 jam perjalanan mengunakan mobil dari Kota Malang. Posisi Pantai Batu Bengkung ini sendiri berada di wilayah paling barat dari pantai-pantai lain yang ada di Malang Selatan.

Tidak aman melakukan aktivitas berenang di Pantai Batu Bengkung. Karena ituah, di pantai tersebut terdapat papan yang bertuliskan “No Swim”. Itulah sebabnya kenapa pantai ini kurang diminati oleh para pengunjung khususnya yang hobi berenang.

Sebenarnya, pengunjung bisa saja berenang di Pantai Batu Bengkung asalkan waktunya tepat. Dengan adanya Ombak besar yang akan dipecah oleh barikade karang yang membentang sepanjang pantai. Air laut yang melewati barikade karang akan terjebak di cekungan sehingga terbentuk kolam air asin alami. Dengan adanya barikade karang yang menghalangi ombak, pengunjung relatif aman dari resiko terseret ombak. Sayangnya kolam tersebut lama-kelamaan akan hilang ketika air laut surut. Jadi, jika ingin berenang datanglah saat Pantai Batu Bengkung mengalami pasang naik.

Keberadaan pantai ini yang belum begitu banyak dikunjungi orang, menjadikan kondisi Pantai Batu Bengkung masih tergolong alami dan bersih.

Keunggulan yang dimiliki oleh Pantai Batu Bengkung dari pantai-pantai lainnya adalah lokasinya yang sangat cocok digunakan untuk menyaksikan indahnya pemandangan matahari terbenam. Hal tersebut disebabkan pantai ini memiliki pesisir yang menghadap langsung ke arah barat.

Menjelang sore hari, Pantai batu Bengkung sering dikunjungi oleh beberapa orang pengunjung yang ingin menyaksikan indahnya matahari terbenam. Sebagian orang malah memilih untuk berkemah agar tidak ketinggalan menyaksikan momen yang indah tersebut.

Pada saat laut sedang surut, kamu dapat bermain pasir di tepi pantai sembari menyaksikan gelombang pantai yang tenang berpadu dengan birunya langit, sangatlah indah. Diiringi dengan hembusan angin yang sepoi, menjadikan sensasi liburan di pantai Batu Bekung semakin istimewa.

Pantai Batu Bekung ini berlokasi di Desa Gajah Rejo, Kecamatan Gedangan, kabupaten Malang, Jawa Timur. Untuk bisa masuk pantai ini, kamu cukup membayar tiket seharga Rp.5.000 saja.

48. Taman Kelinci

Taman Kelinci juga merupakan salah satu dari 100+ obyek wisata yang sedang hits di Malang. Sebab, obyek wisata ini menyuguhkan panorama perbukitan dengan arsitektur yang sangat cantik, serta rerumputan hijau. Di lokasi ini banyak terdapat kelinci-kelinci yang imut.

Taman Kelinci sebenarnya memiliki nama asli Plaza Garden Wisata Edukasi Rabbit Field. Lokasinya sangat strategis dan memiliki keindahan dan keunikan tersendiri, sehingga berhasil mengundang perhatian banyak publik dengan ketenarannya melalui sosial media.

Sesuai dengan namanya, di Taman Kelinci ini kamu bisa bertemu dan berinteraksi langsung dengan para kelinci yang memenuhi tempat wisata ini.

Taman Kelinci Malang ini tengah menjadi buruan oleh para pengguna sosial media, instagram. Karena tempat wisatanya yang indah dan unik, tempat wisata yang satu ini pun juga memiliki pemandangan yang sangat menarik juga tentunya.

Selain itu, di Taman Kelinci Malang ini kamu juga bisa menyaksikan beberapa miniatur dunia seperti gedung-gedung ternama, dan juga menyajikan area yang sangat mirip dengan film The Hobbits.

Lokasi wisata Taman Kelinci ini dekat kok dengan wisata Omah Kayu dan Paralayang, tepatnya di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, kabupaten Malang, Jawa Timur. Harga tiket masuknya murah kok, hanya Rp.5.000/orang.

49. Coban Sewu

Dalam bahasa Indonesia, Coban Sewu artinya “Air Terjun Seribu”. Di Jawa Tengah sudah ada air terjun sewu yang terkenal dengan nama “Grojogan Sewu”. Nah, coban Sewu ini adalah Grojokan Sewu-nya Malang, yang tidak kalah indah dari Grojogan Sewu di Jawa Tengah.

Coban Sewu di Malang ini memiliki keunikan yang tidak dimiliki coban-coban yang lain, yaitu dalam satu tebing yang besar, ada banyak air terjun yang mengalir. Benar-benar luar biasa panorama alam yang tersaji di wisata coban Sewu ini.

Sebenarnya Coban Sewu ini terletak di kawasan perbatasan Ampelgading Malang dengan Lumajang. Akan tetapi secara administrative masih masuk ke dalam wilayah Lumajang. Lokasinya terletak di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Tiket masuk coban Sewu murah sekali, yaitu Rp.2.000/orang. Buat kamu yang berada di Malang dan sekitarnya, Coban Sewu bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang keren.

50. Pantai Sendiki

Pantai Sendiki merupakan salah satu obyek wisata pantai yang belum begitu dikenal orang. Tidak heran jika nuansa alaminya masih benar-benar terjaga. Pantai Sendiki menyuguhkan panorama alam yang sangat menakjubkan. Terlihat jelas hamparan lautan yang berwarna biru, deburan ombak yang berpadu dengan panorama langit yang cerah. Semua ini menjadikan para pengunjung bakalan betah berlama-lama di tempat tersebut. Sehingga sangat memanjakan mata para pengunjung.

Meski tak sepopuler Pantai Balekambang maupun Pantai Ngliyep, tetapi pantai ini tak kalah istimewa. Pantai ini memiliki hamparan bibir pantai yang cukup luas, berisikin pasir putih. Sangat asyik bila menikmati suasana khas pantai sembari bermain bola Voli.

Untuk berangkat ke sana, pengunjung bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Saat ini belum ada angkutan umum yang sampai ke sana. Harga tiket masuk Pantai Sendiki Rp.5.000. harga yang tergolong murah. Dengan biaya tersebut, kamu sudah bisa menikmati pesona Pantai Sendiki yang sangat luar biasa. Pantai Sendiki terletak di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, kabupaten Malang, Jawa Timur.

51. Coban Gintung

Coban Gintung menawarkan pemandangan air terjun yang sangat indah dan alami. Awal mula diberi nama “Gintung”, disebabkan pohon besar di sekitar lokasi yang bernama pohon Gintung. Guyuran air terjun ini deras sekali, sangat dingin, serta menyegarkan bila kamu berbasah-basahan di sana.

Terdapat spot foto yang keren di sana, yaitu berupa gardu pandang. Fungsi gardu pandang ini adalah sebagai tempat bersantai sembari menikmati keindahan coban Gintung. Namun, tak sedikit pengunjung yang memanfaatkannya sebagai spot foto selfie yang kece dan kekinian, kemudian diupload di sosial media.

Coban Gitung ini terletak di Desa Sidorenggo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Belum ada biaya retribusi untuk wisata ini, dikarenakan masih sepi pengunjung, dan juga belum banyak fasilitas yang mumpuni di sana. Pengunjung hanya dikenai tarif parkir Rp.5.000 untuk motor, dan Rp.10.000 untuk mobil.

52. Sumber Krabyakan

Sumber Krabyakan juga merupakan salah satu obyek wisata berupa sumber air bening yang sama dengan Sumber Maron dan Sumber Sirah. Di kawasan wisata ini para pengunjung akan disuguhi panorama alam yang sangat alami, mulai dari sumber air yang sangat jernih, serta dilengkapi dengan bebatuan alam. Dari kawasan ini para pengunjung juga bisa menyaksikan pepohonan hijau yang rindang, hamparan persawahan, serta landscape pegunungan.

Sumber air yang bening menjadi suguhan utama buat para pengunjung. Pengunjung akan merasakan sensasi yang sangat menyegarkan bila mandi di kolam Sumber Krabyakan ini. Meski tidak terlalu dalam, tetapi kejernihan air tetap terjaga. Wisata ini cocok banget buat liburan kamu, karena suhu udara di sana juga cukup sejuk. Yang jelas, kawasan wisata ini pasti asyik banget buat merileksasikan diri.

Sumber Krabyakan ini terletak di Desa Sumber Ngepoh, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Harga tiket masuknya sangat terjangkau, hanya Rp.2.000/orang. Kamu tidak perlu khawatir kelaparan, karena di sekitar lokasi wisata terdapat banyak penjual jajanan dan minuman.

53. Pantai Selok dan Banyu Meneng

Kedua pantai ini tergabung dalam satu kawasan, tetapi memiliki perbedaan. Bila Pantai Selok terkenal dengan ombaknya yang agak besar, maka ombak di Pantai Banyu Meneng agak lebih tenang. Kedua pantai ini berdampingan, dan patut untuk dijadikan sebagai obyek wisata saat liburan.

Kondisi Pantai Selok maupun Banyu Meneng masih sangat bersih, belum banyak pengunjung yang datang ke sana. Di Pantai Selok terdapat hamparan pasir putih nampak sangat menawan, ditambah dengan background pantai yang indah. Di sekitar bibir pantai terdapat batu karang yang besar, nampak sangat unik, ini yang menjadi ikon pantai Selok.

Di Pantai Banyu Meneng, banyak sekali batu karang yang berwarna hijau karena ditumbuhi rerumputan. Kamu bisa menikmati kedua pantai tersebut karena harga tiket masuknya menjadi satu, yaitu seharga Rp.5.000/orang. Untuk biaya parkirnya cukup mahal, yaitu Rp.5.000 untuk sepeda motor dan Rp.8.000 untuk mobil. Sedangkan lokasinya terletak di Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

54. Coban Pelangi

Coban Pelangi merupakan salah satu air terjun yang berwarna seperti pelangi. Wisata ini menyuguhkan panorama alam yang sangat indah, air terjun yang mengalir deras dihiasi dengan berbagai keindahan alam, seperti pepohonan yang hijau nan rindang, tebing-tebing besar yang mengelilinginya, serta rimbunan semak belukar yang sangat menyegarkan mata.

Suasana yang sangat alami masih benar-benar terasa, pasalnya coban ini belum begitu banyak pengunjungnya. Coban ini dinamai Coban Pelangi disebabkan pancaran airnya nampak berwarna-warni, terutama ketika siang hari. Hal tersebut terjadi akibat pembiasan cahaya sinar matahari. Waktu yang pas untuk menyaksikan keindahan Coban Pelangi adalah mulai pukul 10.00-14.00 WIB. Bila cuaca mendung, hujan, maupun banyak kabut, maka warna pelangi tak begitu nampak.

Coban Pelangi ini terletak di Desa Gubukklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Jaraknya dari kota Malang sekitar 32 km. Untuk melakukan perjalan ke sana sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi dan menitipkannya di parkiran rumah penduduk. Setelah itu perjalanan di lanjutkan dengan jalan kaki menuju ke lokasi. Meskipun agak jauh, tetapi perjalanan kamu tidak akan terasa melelahkan karena sepanjang perjalanan mata kamu akan disuguhi dengan panorama alam yang luar biasa. Setelah sampai di Coban Pelangi, kamu dapat menyaksikan suguhan alam air terjun yang menakjubkan.

Harga tiket masuk Coban Pelangi cukup terjangkau, hanya Rp.6.000/orang. Selain itu juga membayar biaya parkir Rp.2.000 untuk sepeda motor dan Rp.5.000 untuk mobil.

55. Pantai Kedung Celeng

Pantai Kedung Celeng merupakan salah satu pantai yang tersembunyi di Malang. Keindahan alamnya masih benar-benar terjaga dikarenakan belum banyak pengunjung yang datang ke lokasi ini.

Setelah foto-foto keindahannya diupload di media sosial, banyak orang mulai penasaran dengan Pantai Kedung Celeng. Sehingga, pada saat liburan, para pengunjung yang datang mulai bertambah. Pantai Kedung Celeng ini asyik banget buat berendam dan bermain air sepuasnya, karena ombak yang tak begitu besar.

Dasar pantai di bagian tepi terdapat pasir dan juga batu karang. Karenanya, jika kamu ingin berenang atau berendam, pastikan jangan terlampau jauh ke tengah. Cukup bermain-main di tepi saja sudah sangat seru dan menyenangkan. Berendam sembari menikmati pemandangan alam yang sangat indah, tentu menjadikan liburan kamu sangat istimewa.

Alamat pantai Kedung Celeng di Jl. Raya Banjarejo, Dusun Sumberceleng, Desa Banjarejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Harga tiket masuknya murah sekali, hanya Rp.3.000/orang. Yang mahal adalah harga parkirnya, yaitu Rp.5.000 per kendaraan.

56. Wendit Waterpark

Malang tergolong salah satu Kabupaten di Indonesia yang memiliki obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Salah satunya adalah obyek wisata pemandian yang asyik banget untuk berbasah-basahan. Wendit Waterpark menawarkan wahana air yang asyik banget buat liburan, tidak hanya suhu udaranya yang sejuk, tetapi juga airnya sangat menyegarkan badan.

Sebenarnya wisata Wendit Waterpark ini awalnya adalah tempat pemandian tradisional, yang kemudian diubah menjadi lebih modern dan dilengkapi dengan berbagai permainan seru, seperti waterboom, perahu dayung, worm coaster, bom-bom car, ATV, flaying fox, kolam pemancingan, dan lain sebagainya.

Harga tiket masuk menuju area wisata Wendit Waterpark ini sangatlah terjangkau dan murah, karena Anda hanya cukup mengeluarkan uang sebesar Rp 15.000,- per orangnya. Memasuki area wisata Wendit Waterpark, Anda akan disambut dengan banyaknya monyet yang bergelantungan dan berlarian di kawasan tersebut. Dengan hadirnya money- monyet tersebut dapat memberikan suasana lucu, saat monyet meminta makanan kepada para pengunjung yang tidak langsung merampas, namun monyet tersebut akan meminta makanan dengan menengadahkan kedua tangganya di depan.

Lokasi dari Wendit Waterpark ini terletak di Desa Mangliawan, Kecamatan Paksis, Kabupaten Malang. Posisnya juga sebagai salah satu jalur alternatif untuk menuju wisata Gunung Bromo ketika melanjutkan perjalanan ke arah timur. Jika dari pusat kota Malang, maka jarak menuju Wisata Wendit Waterpark ini sekitar kurang lebih 8 km.

Wisata Wendit Waterpark menawarkan sensasi berenang di kolam buatan maupun kolam alami. Di kawasan wisata ini Anda juga bisa menikmati indahnya panorama alam di sekitar area kawasan wisata Wendit Waterpark tersebut.

Dikarenakan pada objek wisata Wendit Waterpark ini terdapat dua jenis kolam pemandian, untuk kolam pertama memiliki kedalaman hingga 2 meter dengan suhu airnya berkisar 18 hingga 25 derajat celcius.Terdapat beberapa kolam di sana yang dibedakan sesuai usia. Untuk anak nakal dan orang dewasa, kondisi airnya sangat alami karena langsung dari sumber air pegunungan. Saat cuaca panas mulai terasa, maka asyik sekali bila menghabiskan liburan dengan berendam di telaga Wendit ini.

57. Rafting Kaliwatu

Khusus buat kamu yang senang dengan berbagai hal yang sifatnya menantang, rafting Kaliwatu sepertinya cocok untuk kamu. Bila wisata permainan pada umumnya adalah hasil buatan manusia, kalo rafting Kaliwatu ini langsung dari alam. Sangat cocok digunakan sebagai tempat untuk menguji adrenalin.

Rafting Kaliwatu merupakan kawasan rafting paling populer di Kota Batu, Malang. Aliran sungai rafting Kaliwatu ini sangat deras, dan rutenya benar-benar menguji nyali. Banyak bebatuan yang menjadi rintangan, baik batu kecil maupun besar sekalipun.

Harga rafting per orangnya Rp.180.000. Sebelum mencoba permainan yang menegangkan ini, para pemain akan diberi arahan terlebih dahulu seputar kiat-kiat arung jeram.Para pemain wajib memakai sefty seperti helm, pelampung, dan tips mendayung yang tepat. Dengan harga tersebut, tersedia fasilitas antara lain snack, makanan dan minuman, peralatan rafting (dayung, pelampung, dan helm), briefing, pengarungan sepanjang 7 km, rufting guide, dan lain-lain. Lokasi rafting Kaliwatu ini terletak di Kelurahan Pandan Rejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur.

58. Coban Jahe

Coban Jahe merupakan salah satu wisata air terjun yang lokasinya tersembunyi. Bisa dibilang coban ini tak begitu populer, berbeda dengan beberapa coban lainnya seperti Coban Talun, Coban Rais, Coban Rondo, dan lain-lain. Coban Jahe ini masih terjaga nunasa alaminya karena masih sedikit orang yang berkunjung ke sana.

Di kawasan pantai ini terdapat pepohonan hijau yang sangat rindang berada di sekitar Coban Jahe, ditambah lagi dengan banyaknya bebatuan yang besar di sana. Tentu ini samakin menambah nuansa alami di kawasan wisata air terjun ini. Sebagian besar wisatawan menyebut Coban Jahe sebagai coban antimainstream, karena kondisinya yang masih bersih dan alami. Belum ada fasilitas yang mumpuni di sana, serta belum nampak sampah-sampah dari para pengunjung. Selain itu, akses jalan menuju ke lokasi cukup menantang, sehingga menambah kesan seru perjuangan menggapai Coban Jahe.

TIket masuk ke kawasan Coban Jahe adalah Rp.5.000. Sedangkan lokasinya terletak di Desa Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Di lokasi ini para pengunjung akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp.2.000 untuk kendraan roda dua dan Rp.5.000 untuk kendaraan roda empat.

59. Pemandian Kalireco

Wisata pemandian memang merupakan salah satu obyek wisata yang hits saat ini. Hal tersebut disebabkan sebagian besar para wisatawan sangat menyukai berain air dan basah-basahan. Jika kondisi lelah dan kepanasan sehabis perjalanan jauh menuju ke lokasi wisata, tentunya bermain air menjadi kegiatan yang sangat menyegarkan.

Pemandian Kalireco merupakan obyek wisata pemandian yang asyik banget buat refresing, Pemandian ini saat liburan selalu didatangi wisatawan, baik lokal maupun dari luar daerah. Sebab, kondisi alamnya masih sangat alami, dan nyaman banget buat bermain air.

Pemandian Kalireco ini masih berada di kawasan Lawang, seperti halnya dengan pemandian Sumber Krabyakan. Sebenarnya pemandian Kalireco ini bukanlah tempat wisata, namun karena sumber airnya yang jernih dan pemandangan alamnya yang sangat indah, sehingga banyak orang senang berkunjung ke tempat ini.

Wisata pemandian Kalireco ini sangat cocok buat para petualang, karena perjalanan menuju ke lokasi akan sangat menarik. Pemandangan alam sepanjang jalan akan memanjakan mata. Karena belum diresmikan oleh pemerintah setempat, maka harga tiket masuknya gratis.

Pemandian Kalireco berlokasi di Jalan Sumber Waras 2 No.97, Desa Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

60. Wisata Songgoriti

Wisata Songgoriti ini berada di kawasan Batu, sangat cocok sebagai tempat rekreasi untuk keluarga. Songgoriti ini tergolong wisata yang sudah ada sejak lama dan menyuguhkan pemandangan taman-taman yang indah, dilengkapi dengan berbagai properti unik. Di lokasi ini juga terdapat kolam renang buat para pengunjung yang hobi berenang.

Di samping wisata Songgoriti, terdapat pasar Songgoriti yang ramai pengunjung. Di pasar tersebut tersedia beragam oleh-oleh khas Malang, mulai dari aneka kuliner, souvenir, tanaman, bunga-bunga, dan lain sebagainya. Songgoriti juga menyuguhkan pemandian air panas dengan pemandangan alam yang sangat menawan.

Wisata Songgoriti ini terletak di Jalan Arumdalu, Desa Songgokerto, Kecamatan Batu, Jawa Timur. Untuk bisa memasuki wisata Songgoriti, pengunjung harus membayar tiket terlebih dahulu seharga Rp.15.000/orang. Akses jalan menuju ke lokasi lancar jaya karena letaknya yang strategis, dan menuju ke lokasi bisa menggunakan sepeda motor maupun mobil. Di sana juga banyak tempat penginapan, jadi tidak perlu khawatir bila ingin bermalam di sana.

61. Coban Tundo

Satu lagi nih wisata air terjun yang masih sangat alami, karena belum banyak orang yang mengetahuinya. Coban Tundo ini memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri, yaitu air terjun yang deras tersebut ditampung kedung atau kolam, sehingga airnya banyak yang menggenang. Maka, tentu menjadikan wisata ini semakin asyik untuk bermain air, bila membawa pelampung, maka sangat seru bila di pakai di genangan air tersebut.

Adanya genangan air yang lumayan dalam, disertai dengan guyuran air terjun yang sangat deras, tentunya juga patut menjadi kewaspadaan bagi pengunjung, terutama yang belum bisa berenang. Alangkah baiknya bila tidak memaksakan diri berenang di dalam genangan tepat di bawah guyuran air terjun yang deras.

Panorama alam Coban Tundo terlihat sangat indah mempesona. Di sekitarnya terdapat banyak sekali rerumputan hijau yang tumbuh di sekitar tebing. Jika cuaca cerah, maka landscape Coban Tundo berkombinasi dengan pemandangan langit biru akan terlihat sangat indah dan menakjubkan.

Lokasi Coban Tundo ini terletak di DesaTambakasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pengunjung yang masuk wisata ini akan dikenai biaya tiket Rp.5.000/orang.

62. Pasar Apung Nusantara

Pasar Apung yang berada di Batu ini merupakan salah satu obyek wisata yang unik dan memiliki daya tarik tersendiri. Tidak heran jika para wisatawan lokal maupun luar kota berdatangan ke tempat ini. Pasalnya, wisata pasar Apung ini menawarkan pemandangan yang unik banget, yaitu sebuah pasar yang mengapung di atas air. Pasar apung ini menyajikan berbagai kuliner khas daerah, tidak hanya masakan khas Batu dan Malang saja, tetapi banyak juga masakan luar daerah seperti Jawa Tengah, Madura, Betawi, dan lain sebagainya.

Di tempat ini para pengunjung bisa berbelanja oleh-oleh. Banyak souvenir khas Batu tersedia di sana. Selain itu, pengunjung juga dapat naik perahui dengan harga Rp.10.000 untuk menikmati indahnya pemandangan pasar Apung. Pemandangan malam pasar apung ini juga bangus banget. Kerlap-kerlip lampu pasar nampak sangat eksotis.

Pasar Apung ini masih satu kawasan dengan Museum Angkut, tepatnya berada di pintu masuk atau di antara parkiran Museum Angkut. Karena berada di luar sebelum memasuki wisata museum Angkut, maka tidak dipungut biaya untuk memasuki kawasan Pasar Apung ini.

63. Museum Topeng

Setelah mengelilingi wisata Museum Angkot dan Pasar Apung, lebih asyik lagi dengan dilanjutkan mengunjungi museum Topeng. Museum Topeng ini menyajikan sekitar 2.000 topeng khas berbagai daerah di penjuru Indonesia. Tidak hanya itu saja, di sana juga ada barang-barang antik peninggalan zaman prasejarah hingga kerajaan Mojopahit, diantaranya seperti; keris, patung, Al-Quran berusia ratusan tahun, dan lain sebagainya.

Di museum ini juga terdapat kain tenun dari berbagai propinsi. Selain itu, di museum ini juga pengunjung bisa menyaksikan berbagai jenis miniatur seperti punya orang suku Dayak, maupun suku di Papua. Tidak ketinggalan juga sebuah kepala barongan, kepala kerbau terbuat dari kayu, dan banyak lagi patung lainnya. Ada juga naskah kuno yang bertuliskan Arab Pegon dengan gambar pewayangan.

Topeng dan benda-benda antik yang dipamerkan di sana merupakan benda yang didapatkan langsung dari para kolektor. Tentu saja barangnya asli dan bernilai sejarah. Untuk lokasinya, masih di sekitar kawasan Museum Angkut dan Pasar Angkut. Harga tiket masuknya pada hari senin sampai kamis Rp.25.000/orang, sedangkan pada hari libur harga tiket naik menjadi Rp.30.000/orang.

64. Kampung Keramik Dinoyo

Nah, ini dia wisata kampung keramik Dinoyo yang cocok banget sebagai wisata belanja, khususnya buat yang ingin membeli oleh-oleh berupa souvenir dengan harga yang murah. Harganya murah karena dijual langsung oleh pengrajinnya. Uniknya, sebagian besar warga kampung ini pekerjaannya adalah pengrajin keramik. Sehingga pantas bila kampung di Dinoyo ini disebut sebagai kampung keramik.

Beragam souvenir yang terbuat dari bahan keramik dijual di sana, mulai dari souvenir pot, patung, gelas, piring, asbak, dan lain-lain dengan berbagai model yang sangat unik, lengkap banget deh pokoknya. Kualitasnya juga tak kalah dengan barang impor. Perlu sobat ketahui, bahwa kampung keramik Dinoyo ini sudah ada sejak lama loh, yaitu sejak tahun 1957. Buat kamu yang ingin mengunjungi kampung Keramik ini, maka langsung saja menuju ke lokasi. Alamatnya di Jl. MT. Haryono XIII No. 450, Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, kota Malang, Jawa Timur.

65. Pantai Sipelot dan Coban Sipelot

Pantai Sipelot menawarkan pemandangan yang sangat cantik, tentunya asyik banget sebagai destinasi wisata kamu sob. Hamparan bibir pantai yang cukup luas, dengan pasir berwarna kecoklatan. Berada di sekitar pantai ini nyaman sekali, tidak hanya bisa menyaksikan panorama pantai yang menakjubkan, tetapi juga merasakan segarnya hembusan angin khas pantai.

Pantai Sipelot ini dikelilingi perbukitan dan tebing-tebing yang dipenuhi rerumputan, menjadikan pemandangan semakin mempesona. Berdasarkan informasinya, pantai ini dulu menjadi tempat singgah bagi Belanda, karena memang sangat nyaman sebagai tempat bersantai.

Tak jauh dari pantai ini, ada juga air terjun yang menjadi daya tarik, namanya adalah coban Sipelot. Air terjunnya tidak terlalu tinggi, hanya 10 meter saja, namun tidak bisa diragukan keindahannya. Untuk menuju ke area coban Sipelot, harus menyeberang terlebih dahulu. Dengan biaya Rp.50.000 untuk menyeberangi laut menuju ke coban Sipelot. Pantai Sipelot ini terletak di Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Memasuki pantai Sipelot masih belum dikenai biaya, karena belum banyak fasilitas yang mumpuni di sana, dan pengunjung yang hadir pun tak banyak.

66. Wisata Petik Apel

Bila kamu berkunjung ke Malang dan Batu, sayang sekali rasanya jika kamu melewatkan kunjungan ke tempat wisata satu ini. Agrowisata Petik Apel menjadi salah satu tempat yang pas banget untuk refresing, dikarenakan suhu udaranya sejuk serta banyak pohon apel yang menjadi pemandangan yang sangat menyegarkan mata. Tidak hanya itu, pengunjung bisa turut memetik buah apel di sana.

Buah Apel menjadi ikon buat Kota Batu, Lokasinya berada di kawasan lereng Gunung Arjuno dan Anjasmoro, tepatnya berada di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumi Aji, Kota Batu, Jawa Timur.

Suasana di kawasan ini sangat nyaman. Suhu udaranya sangat sejuk dilengkapi dengan rindangnya pohon apel, menjadikan tempat ini asri banget. Untuk bisa menikmati buah apel sepuasnya, cukup dengan membayar tiket masuk Rp.20.000/orang. Bila ingin membawa pulang sebagai oleh-oleh, maka harus membayar biaya tambahan sebesar Rp.15.000/kg.

67. Coban Sumber Pitu

Coban Sumber Pitu merupakan wisata air terjun yang masih sangat alami karena belum banyak dikunjungi orang. Sumber Pitu dalam bahasa Indonesia berarti “Tujuh Sumber”. Dinamakan demikian karena di Sumber Pitu terdapat 7 sumber pancaran air terjun yang saling berdekatan satu sama lain. Coban Sumber Pitu berlokasi di Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.

68. Pantai Lenggoksono dan Coban Banyu Anjlok

Satu lagi nih pantai yang memiliki keunikan tersendiri, pemandangannya juga sangat indah. Pada umumnya, bibir pantai dipenuhi dengan pasir lembut. Beda dengan pantai Lenggoksono ini, yang mana bibir pantainya berupa pasir berkombinasi dengan batu-batu kerikil.

Pantai ini juga sebagai tempat yang pas banget buat mancing ikan. Karenanya, tidak sedikit para pengunjung yang hobi mancing di sana. Di pantai ini juga banyak binatang laut yang enak banget bila dimakan, seperti cumi-cumi, lobster, dan kepiting. Pemandangan bukit hijau yang memanjang menjadi pemandangan yang bagus banget, berpadu dengan birunya air laut beserta gelombang air yang terus bergerak.

Pantai Lenggoksono ini lokasinya sesuai dengan namanya, yaitu di dusun Lenggoksono, Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, kabupaten Malang, Jawa Timur. Harga tiket masuknya murah banget kok, hanya Rp.5.000 per orangnya. Tidak jauh dari pantai ini, kamu juga bisa menikmati pemandagan alam lainnya yang tak kalah cakep, yaitu dengan mengunjungi coban Banyu Anjlok. Air terjun tersebut mengalir langsung menuju ke laut, dan untuk menuju ke sana perjalanan yang ditempuh sekitar 2 jam bila berjalan kaki. Bila tidak ingin capek, maka bisa menyewa perahu dengan biaya Rp.50.000.

69. Coban Parang Tejo

Ini dia wisata air terjun yang menyuguhkan pemandangan yang sangat menakjubkan. Sensasi berada di kawasan coban ini benar-benar berbeda, terasa masih sangat sejuk udaranya. Selain itu, kondisi alamnya nampak masih sangat bersih dan alami. Tentunya coban ini pas banget sebagai destinasi untuk petualangan kamu sob.

Ciban Parang Tejo ini mengalir cekup deras dengan ketinggia air terjun mencapai 100 meter. Nama “Parang Tejp” sendiri berasal dari bahasa Jawa, Parang berarti tebing, sedankan Tejo berarti pelangi. Ya dikarenakan percikan airnya terkadang muncul seperti pelangi akibat dari pembiasan cahaya matahari.

Lokasi Coban Parang Tejo ini cukup tersembunyi, sehingga diperlukan perjuangan untuk sampai ke sana. Jarak dari kota Malang sekitar 20 km. Obyek wisata ini terletak di kawasan Lereng Gunung Butak, tepatnya di Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

70. Agro Tawon (Wisata Panen Madu)

Buat kamu yang penasaran dengan agrowisata yang satu ini, silahkan langsung saja menuju Desa Bedali, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Di desa ini Anda akan menyaksikan aktifitas memanen madu tentu menjadi moment edukasi buat kamu yang mungkin belum mengetahui sebelumnya.

Di wisata Agro Tawon ini madu langdung dipanen dari sarangnya, dan setiap sarang dihargai sekitar Rp.10.000 hingga Rp.20.000. Selain itu, kamu juga bisa bisa menimati aneka minuman yang berbahan madu, seperti es madu, jus madu, jus durian madu, dan lain-lain.

Ya, kita tahu bahwa madu memiliki khasiat yang bagus bagi kesehatan tubuh manusia. Jadi, bila kamu berminat, maka langsung saja diagendakan untuk berangkat ke sana saat liburan. Jarak dari pasar Lawang (jalur utama Malang – Surabaya) hanya sekitar 1 km.

71. Pantai Clungup

Pantai Clungup merupakan salah satu obyek wisata pantai di Malang yang memiliki panorama alam yang sangat luar biasa. Sebagian orang bahkan mengatakan kalau pemandangan alam Pantai Clungup ini mirip dengan Raja Ampatnya Papua. Ya meskipun tak sepopuler pantai di Raja Ampat, tetapi pesona keindahan pantai ini tak kalah kok.

Pantai Clungup masih termasuk dalam kawasan konservasi Sendang Biru, tepatnya di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermaning Weta, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Untuk menuju ke sana kamu bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, hanya saja untuk roda empat jarak parkirnya lebih jauh, dan harus berjalan kaki hingga sampai lokasi.

Harga tiket masuk Pantai Clungup sebenarnya gratis, hanya saja umumnya pengunjung memberikan donasi sebesar Rp.6.000 per orangnya, itu saja udah termasuk murah. Pengunjung juga membayar biaya parkir sebesar Rp.3.000. Rute yang bisa ditempuh dari kota Malang menuju ke lokasi, maka melewati Kecamatan Bululawang – Kecamatan Turen – Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Alamat tersebut sudah tercatat dalam Google Map, ini tentu sangat berguna sebagai petunjuk jalan bila menggunakan GPS.

72. Teluk Kletekan

Bagi kamu yang ingin menikmati liburan dengan menyelam di dalam air yang sangat jernih, maka Teluk Kletekan merupakan tempat yang cocok untuk kamu kunjungi. Di teluk ini kamu bisa sepuasnya menikmati sensai air pantai yang bening dan alami. Selain kondisi airnya yang jernih, juga dihiasi batu karang lengkap dengan iklan hias berwarna-warni.

Kedalaman teluk Kletekan ini mencapai 4 – 8 meter. Ukuran yang tidak terlalu dangkal dan tidak terlalu dalam. Sehingga, kamu bisa menikmati pemandangan bawah air dengan bermain Snorkeling. Mengabadikan moment Snorkeling di bawah air bersama ikan-ikan cantik tentu menjadi sangat spesial.

Sebenarnya Teluk Kletekan ini masih satu jalur dengan Pantai Bolu-Bolu. Jadi, kamu bisa menyewa perahu menuju ke Pantai Bolu-Bolu maupun Teluk Kletekan dengan biaya sebesar Rp.50.000.

73. Bendungan Karangkates

Bendungan Karangkates juga merupakan salah satu obyek wisata yang menarik di Malang. Di sana kamu bisa menyaksikan pemandangan danau yang menawan, memancing ikan, naik perahu yang disewakan, dan lain-lain. Selain sebagai tempat wisata yang murah, bendungan Karangkates ini juga dimanfaatkan sebagai PLTA.

Ada beberapa fasilitas yang disediakan di kawasan Bendungan Karangkates ini, diantaranya adalah tempat pemancingan ikan, lapangan tenis, serta lapangan golf. Lokasi wisata Bendungan Karangkates ini terletak di Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Disebakan lokasi Wisata Bendungan ini berada di tepi jalan raya antara Malang-Blitar yang berkisar 35 kilometer kilometer di sebelah selatan Kota Malang atau 16 kilometer arah barat obyek wisata Gunung Kawi, maka Anda bisa melakukan perjalan ke obyek wisata ini dengan menggunakan kendaraan umum yang relatif lebih mudah.

74. Pantai Kondang Merak

Malang Selatan terkenal sebagai daerah yang memiliki banyak pantai yang indah dan menarik, sdebut saja Pantai Bajul Mati, Pantai Sendang Biru, Pantai Tiga Warna, Pantai Balekambang, pPantai Ngliyep, serta pantai yang kita bahas saat ini yaitu Pantai Kondang Merak.

Keindahan Pantai Kondang Merak tidak perlu diragukan lagi. Di bagian bibir pantai ini penuh dengan hamparan pasir putih. Pasir putihnya cukup lembut, sehngga kamu bisa berjalan kaki dengan aman di atasnya meskipun dalam keadaan tidak memakai alas kaki. Lokasi Pantai Kondang Merak ini terletak di Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, kKabupaten Malang, Jawa Timur.

Jika kamu sudah sampai kawasan Gondanglegi, tinggal ikuti arah menuju Pantai Balekambang. Pantai Kondang Merak jaraknya cukup dekat dengan Pantai Balekambang. Kamu bisa bertanya pada warga sekitar, atau memanfaatkan GPS dengan mengacu pada peta Google.

Harga tiket masuk Pantai Kondang Merak cukup terjangkau, hanya Rp.5.000 per orang. Kamu juga akan dikenai biaya parkir Rp.5.000 untuk kendaraan roda dua, dan Rp.7.000 untuk kendaraan roda empat. Asal muasal penamaan Pantai Kondang Merak berasal dari jaman 80an, ketika pantai ini masih dihuni oleh burung Merak yang banyak sekali jumlahnya.

75. Pantai Jonggring Saloko

Pantai Jonggring Saloko adalah salah satu dari sekian banyak daftar pantai di Malang yang menyuguhkan panorama pantai yang luar biasa.Pantai ini jarang didatangi wisatawan, sehingga kebersihan dan kealamiannya masih benar-benar terjaga.

Pantai Jonggring Saloko memiliki keunikan, yaitu semburan air laut yang cukup keras membentur batu karang, sehingga menimbulkan bunyi “brosssshh”. Akses jalan menuju ke lokasi cukup sulit dan berkelok. Tidak heran jika pantai ini masih jarang didatangi pengunjung.

Lokasi Pantai Jonggring Saloko terletak di Desa Mentraman, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Jarak dari kota Malang sampai lokasi sekitar 69 km. Fasilitas di pantai ini masih sangat minim, bahkan belum ada satu penjual makanan pun di kawasan pantai ini.

76. Pantai Kondang Iwak

Pantai Kondang Iwak merupakan salah satu destinasi wisata pantai yang indah dan menarik di Malang Selatan. Keindahan alamnya yang begitu alami dan indah, menjadikan pantai ini sebagai salah satu destinasi yang patut dikunjungi wisatawan. Keindahan Pantai Kondang Iwak tak kalah cantiknya dengan pemandangan Pantai Tiga Warna maupun Pantai Bajul Mati.

Meskipun pengunjung yang mendatangi Pantai Kondang Iwak tak seramai Pantai Balekambang maupun Pantai Ngliyep, namun panorama alamnya tak kalah mempesona. Bila kamu berada di pantai ini, kamu akan merasakan betapa luar biasanya berada di sana, seakan-akan seperti berada di salah satu pantai di Bali.

Pantai Kondang Iwak memiliki keunikan, yaitu terdapat batu karang yang besar, sehingga sekilas terlihat seperti Pantai Papuma Jember. Pasir putih yang berada di bibir pantai terasa lembut dikaki dan menjadi penghias landscape pantai.

Pantai Kondang Iwak terletak di dusun Sumberpucung, Desa Tulungrejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Jarak lokasi pantai dari kota Malang sekitar 70 km. Kamu bisa menuju ke lokasi tersebut dengan menggunakan kendaraan pribadi, baik itu sepeda motor maupun mobil.

77. Coban Jodo

Coban Jodo merupakan salah satu air terjun di Malang yang memiliki keunikan. Saat ini lokasi air terjun ini cukup hits di media sosial berkat foto-foto pemandangannya yang sangat indah. Karena masih dalam pengembangan, fasilitas di sekitar Coban Jodo masih sangat terbatas.

Air terjun ini dinamakan dengan Coban Jodo karena keberadaan sepasang air terjun yang mengalir dalam satu lokasi. Lokasi coban Jodo terletak di dusun Bendolawang, Desa Ngadirejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Harga tiket masuk wisata Coban Jodo sebesar Rp.5.000/orang. Murah sekali bukan? hanya dengan Rp.5.000 kamu sudah bisa menikmati air terjun dan pemandangan alam yang mempesona di sana.

78. Pantai Modangan

Pantai Modangan kini termasuk salah satu pantai yang lagi naik daun di kalangan wisatawan. Pantai ini mendadak tenar setelah foto-foto pemandangan alamnya banyak diupload di sosial media. Tidak heran jika saat ini sudah banyak wisatawan yang berkunjung ke sana.

Meskipun namanya tak setenar Pantai Ngliyep maupun Pantai Balekambang, tetapi panorama alamnya tak kalah indah dari kedua pantai tersebut. Pantai Modangan cocok banget sebagai destinasi bagi para pecinta wisata antimainstream, karena pantai ini masih sangat alami.

Belum ada fasilitas yang mumpuni di kawasan pantai ini. Karenanya, jika kamu ingin berkunjung ke pantai ini, pastikan kamu mempersiapkan perbekalan dari rumah. Di Pantai Modangan saat ini telah tersedia gardu pandang model “I Love U” yang mirip dengan prodperti di Garden Flower Coban Rais. Kini kawasan tersebut menjadi salah satu kawasan favorit untuk bermain paralayang.

Oleh karena itu, bagi kamu yang masih bingung mau menghabiskan liburan ke mana, maka Pantai Modangan bisa menjadi pilihan yang tepat. Kamu tudak hanya bisa menikmati keindahan pantai, tetapi juga bisa mencoba paralayang untuk menguji adrenalin kamu.

Pantai Modangan ini lokasinya terletak di Dusun Kalitekuk, Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Saat ini belum ada penarikan biaya retribusi yang dikenakan pengunjung, dikarenakan kondisi pantai ini yang belum dikelola secara resmi oleh pemerintah setempat.

79. Waduk Andeman

Waduk Andeman adalah wisata pemandian yang cukup istimewa dibandingkan dengan tempat pemandian lainnya. Waduk ini berada di kawasan hutan Bambu, sehingga para pengunjung tidak saja merasakan kesegaran bila mandi di sana, tetapi juga merasakan menikmati panorama alam bebas di sekitarnya. Di sekeliling kawasan waduk ini terdapat pepohonan hijau yang mengelilinginya. Nuansa alamnya masih sangat alami dan bakal membuat siapapun betah berlama-lama di sana.

Waduk Andeman ini luasnya mencapai 5 hektar, kondisi udara di sana sangat sejuk. Tentu sangat pas banget sebagai tempat untuk merileksasikan diri. Hutan Bambu yang berisikan ribuan pohon bambu bisa menjadi background selfie yang keren. Waduk Andeman ini terletak di Desa Sanan Kerto, Kecamatan Turen, kKabupaten Malang, Jawa Timur. Fasilitas yang sudah disediakan di kawasan waduk ini cukup mendukung, seperti kamar mandi / kamar ganti, dan toilet. Para pengunjung bisa mengelilingi waduk dengan menggunakan perahu yang disewakan di sana.

80. Malang Night Paradise

Malang Night Paradise adalah wisata paling baru di Malang. Baru-baru ini Malang Night Paradise menjadi bahan pembicaraan asyik di sosmed, foto-fotonya yang beredar di sana memang sangat keren, sehingga wajar bila banyak orang memberikan komentar positif terhadap tempat ini.

Malang Night Paradise ini berkonsep wisata malam dengan menyuguhkan berbagai lampion cantik yang menjadi panorama. Selain itu, lampion-lampion tersebut juga menjadi landscape favorit untuk berfoto-foto ataupun berselfie.

Adapun contoh model lampion yang kece, seperti lampion dino, pohon, bunga, jamur raksasa, dan lain-lain. Lokasinya terletak di Jalan Graha Kencana No.66, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Karena lokasinya tidak asing, memungkinkan bagi siapapun untuk menemukan lokasi ini dengan mudah.

Obyek wisata ini buka setiap hari dengan jam operasional mulai pukul 17.00-23.00 WIB. Harga tiket masuknya juga sangat terjangkau, yaitu Rp.25.000 untuk hari-hari biasa (Senin – Jumat), sedangkan pada hari libur (Sabtu dan Ahad) harga tiket naik menjadi Rp.35.000.

81. Cafe Sawah Pujon Kidul

Café Sawah Pujon Kidul terletak di Desa Pujon Kidul. Café ini tidak saja berfungsi sebagai café dengan konsep outdoor yang menyuguhkan aneka menu kuliner, tetapi juga sebagai obyek wisata yang sangat menarik. Cafe yang berada di kawasan persawahan ini nampak begitu asri, dikelilingi taman-taman yang indah, serta panorama alam pegunungan berkombinasi dengan persawahan yang indah nan alami sebagai latarnya. Suhu udara di kawasan Pujon ini cukup dingin dan sejuk, menjadikan siapapun bakal betah berlama-lama di sana.

Konsep cafe outdoor seperti cafe Sawah Pujon Kidul ini menjadi inspirasi banyak orang, sehingga mulailah bermunculan cafe-cafe baru dengan konsep tersebut. Saat ini cafe dengan konsep outdoor memang lagi ngehits banget di Malang. Buat kamu yang bingung mau nyari tempat nongkrong yang asyik, maka Cafe Sawah Pujon ini tempatnya.

Untuk lokasinya, Cafe Sawah Pujon ini terletak di Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, kKabupaten Malang, Jawa Timur. Harga tiket masuknya gratis. Hanya saja, jika kamu membawa kendaraan, maka akan dikenai biaya parkiran. Biaya parkir sepeda motor sebesar Rp.2.000, sedangkan untuk mobil Rp.5.000.

82. Taman Cerme atau Taman Terompet

Taman Cerme merupakan salah satu taman di Kota Malang yang memiliki daya tarik bagi para pengunjung, terutama pengunjung yang hobi berburu spot foto keren dan cantik. Dinamakan dengan Taman Cerme karena lokasi taman ini terletak di jalan Cerme. Sebagian orang menyebut taman ini dengan Taman Terompot. Pasalnya, di taman ini terdapat Gramofon Raksasa yang terbuat dari bahan tembaga, terlihat seperti terompet.

Taman Terompet atau Taman Cerme ini tidak hanya sekedar sebagai tempat bersantai dan refresing, tetapi banyak juga pengunjung yang berselfie di sana, apalagi pada hari libur. Background taman hijau dan juga terompet sebagai ikon menjadi spot foto yang keren. Di Taman Terompet ini juga terdapat miniatur taman labirin, yang jika dilihat sekilas agak mirip dengan taman labirin di Coban Rondo. Tetapi ini lebih kecil, namun tetap menjadi sebuah pemandangan tambahan yang bagus di sana.

Untuk menikmati keindahan obyek wisata ini tida dikenakan biaya alias gratis. Lokasinya terletak di Jl. Cerme, Oro-oro Dowo, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur. Jika kamu masih bingung dengan Kota Malang, sebaiknya gunakan bantuan GPS, karena alamat tersebut sudah tersedia di peta Google.

83. Hutan Kota Malabar

Biasanya yang namanya hutan terletak sangat jauh dari kota. Tapi di Kota Malang, ada tempat wisata yang diberi nama Hutan Kota Malabar. Karena letaknya tidak jauh dari pusat kota, maka tempat wisata tersebut sangat mudah untuk dijangkau. Hutan ini tergolong tempat wisata yang baru tapi lama.

Dikatakan lama karena kawasan hutan tersebut sebenarnya sudah ada sejak lama. Dikatakan baru karena baru direvitalisasi pada tahun 2015 dan diresmikan pada tahun 2016. Selain berfungsi sebagai salah satu ruang terbuka hijau di Kota Malang, hutan ini juga sekaligus berfungsi sebagai semacam hutan lindung, dengan berbagai tanaman dan hewan di dalamnya.

Sesuai dengan namanya, Hutan Kota Malabar terletak di Jalan Malabar, Malang, dekat dengan Pasar Rakyat Oro-oro Dowo. Luas hutan kota ini kurang lebih 16.718 m2. Dengan luas tersebut, para pengunjung yang masuk ke dalam hutan ini benar-benar bisa merasa seakan-akan sedang berada di tengah hutan yang sesungguhnya.

Udara sejuk yang menjadi khas Kota Malang, digabungkan dengan aneka pepohonan yang asri, menjadikan hutan ini betul-betul merupakan tempat yang sangat cocok untuk bersantai bersama keluarga. Tapi itu belum semuanya. Para pengunjung juga akan dihibur oleh kicauan aneka burung yang hidup di sana, yang tentunya memperlengkap nuansa hutan yang ada. Di hutan ini terdapat banyak spot foto yang keren.

Selain sebagai tempat untuk rekreasi, Hutan Kota Malabar juga merupakan tempat yang ideal untuk belajar, atau lebih tepatnya belajar untuk lebih mengenal alam. Sebab, pepohonan yang ada di hutan tersebut dilengkapi dengan label berisi informasi lengkap mengenai nama pohon, nama latinnya, serta kontribusi pohon tersebut dalam ekosistemnya.

Hutan ini terbuka untuk umum, sehingga siapapun bisa masuk secara gratis. Tapi, gratis tidak berarti bahwa tempat wisata ini minim fasilitas. Dulu, sebelum direvitalisasi, hal itu mungkin benar. Tapi sekarang, Hutan Kota Malabar sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti trek untuk jogging, area permainan, jalur untuk para penyandang disabilitas, toilet, dan masih banyak lagi.

84. Taman Bentoel (Taman Cerdas) Trunojoyo

Kota Malang memang kota wisata yang sangat cocok bagi para wisatawan yang sangat suka dengan keindahan alam dan taman. Sebab, di kota ini memang terdapat banyak sekali taman yang asri. Salah satunya adalah Taman Cerdas Trunojoyo. Taman ini dikembangkan oleh Bentoel Group sebagai salah satu program Corporate Social Responsibility dari perusahaan tersebut.

Letak taman ini cukup strategis, karena berada di tengah kota dan dekat dengan Stasiun Kotabaru. Oleh karena itu, siapapun juga termasuk para wisatawan dari luar kota dengan mudah menemukannya. Bahkan, seringkali memang para wisatawan yang baru tiba di Kota Malang dengan naik kereta langsung singgah di taman ini untuk beristirahat sejenak.

Sesuai dengan namanya, taman seluas 5.840 meter persegi ini lebih dari sekedar taman biasa. Di taman ini para pengunjung tidak sekedar menikmati keindahan dan kenyamanan taman yang asri, tapi juga bisa menggunakan berbagai fasilitas belajar yang tersedia. Jadi selain tempat untuk bermain dan interaksi anak-anak, di Taman Cerdas Trunojoyo juga tersedia sebuah perpustakaan kecil, dengan koleksi buku yang cukup lengkap. Karena ukurannya yang cukup besar, Taman Trunojoyo dibagi menjadi dua bagian, yaitu bagian utara dan bagian selatan.

Taman Cerdas Trunojoyo di bagian utara diperuntukkan khusus bagi anak-anak. Oleh karena itu, di taman ini telah disediakan aneka jenis permainan yang menarik dan seru, seperti lautan pasir, taman air mancur, dan yang lainnya. Anak-anak berusia 5 sampai dengan 12 tahun bebas bermain di taman bermain anak-anak, tapi tentunya dengan pengawasan orang tua mereka masing-masing.

Taman Cerdas Trunojoyo bagian selatan didesain untuk para remaja atau anak muda. Di bagian selatan ini, disediakan ruang apresiasi seni dan music untuk menampung kreativitas dan aspirasi generasi muda di Kota Malang. Selain itu, tersedia juga sebuah food court yang menjual aneka jenis makanan dan jajanan untuk para pengunjung.

Taman Cerdas Trunojoyo terbuka untuk umum dan bisa dikunjungi kapan saja secara gratis. Untuk perpustakaan taman ini, jam bukanya dimulai dari 9 pagi sampai dengan jam 4 sore. Sebagai tempat wisata, taman ini fasilitasnya tergolong lengkap.

Ada toilet, area parkir yang memadai, dan ruangan untuk menyusui. Karena setelah bermain biasanya anak-anak menjadi basah atau kotor, disediakan juga ruang untuk cuci atau membasuh badan, dan ruang untuk ganti baju. Bagi para orang tua yang sedang menemani anaknya bermain di taman ini, tersedia koneksi internet via wifi.

85. Taman Kunang-Kunang

Taman Kunang-kunang adalah salah satu tempat rekreasi di Kota Malang yang masih tergolong baru. Dilihat dari namanya, memang taman yang satu ini membuat penasaran, karena kurang menjelaskan sebenarnya apa yang ada di sana. Keunikan taman ini terletak pada lampu-lampu LED yang ada di sana.

Pada malam hari, lampu-lampu LED yang ada di taman ini tampak gemerlapan dan sangat menggoda siapapun yang melihat untuk menyaksikan dari dekat. Jadi, memang sebutan Taman Kunang-kunang sangat cocok untuk taman yang letaknya di Jalan Jakarta dan dekat dengan Wearnes Education Center ini. Karena, taman ini tampak bersinar di antara gelapnya malam.

Taman Kunang-kunang terbagi menjadi 5 bagian, dan setiap bagian itu disebut sebagai plaza. Pada setiap plaza terdapat lampu LED dengan jumlah dan tatanan yang berbeda. Plaza pertama mempunyai 18 lampu dengan bentuk persegi panjang. Plaza kedua lampu-lampunya berbentuk mirip huruf L yang terbalik. Plaza ketiga mempunyai lampu-lampu berbentuk bulat yang mengelilingi dua gazebo. Plaza keempat terdapat lampu-lampu berbentuk tiang berwarna putih, dan kursi-kursi permanen dari beton. Plaza kelima terdapat lampu-lampu berwarna putih berbentuk bulat.

Meskipun menonjol lampu-lampu LED nya menonjol, tetapi sebagai sebuah taman, Taman Kunang-kunang tampaknya tetap mementingkan aspek keindahan alam dan pengetahuan. Oleh karena itu, di sekitar jalan setapak yang ada di sana terdapat pohon-pohon yang diberi label yang berisikan nama jenis pohon tersebut. Semua ini dalam rangka membantu para pengunjung untuk lebih mengenal jenis pepohonan.

Di Taman Kunang-kunang disediakan gazebo dan kursi-kursi, sehingga taman ini terasa sangat nyaman untuk digunakan sebagai tempat nongkrong sambil mengobrol bersama teman, saudara, dan keluarga. Karena daya tarik utamanya adalah cahaya dari lampu-lampu LED, Taman Kunang-kunang memang paling menarik dikunjungi saat hari sudah mulai gelap. Tapi sebenarnya, taman seluas 14.777 meter persegi ini dapat dikunjungi kapan saja karena memang terbuka untuk umum selama 24 jam.

Sebagaimana beberapa taman lainnya yang ada di Kota Malang, para pengunjung tidak perlu membayar sepeser pun untuk menikmati suasana Taman Kunang-kunang ini. Keamanan di taman ini tidak perlu dikhawatirkan. Sebab, di sekitar taman terdapat beberapa petugas keamanan yang berjaga juga selama 24 jam non-stop. Jadi, selain asri dan nyaman, taman yang satu ini juga aman.

86. Taman Merbabu (Taman Nivea)

Saat akan pergi berwisata, biasanya masalah biaya menjadi salah satu hal yang paling penting untuk dipertimbangkan. Tapi di Kota Malang, ada satu tempat di mana para wisatawan bisa menikmati waktu kebersamaan dengan keluarga tanpa harus memikirkan masalah biaya, karena tempat tersebut gratis dan terbuka untuk umum. Nama tempat ini adalah Merbabu Family Park atau Taman Merbabu, yang dikenal juga dengan sebutan Taman Nivea.

Saat mendengar sebutan untuk taman ini yang terakhir, mungkin Anda akan teringat dengan salah satu produk perawatan kulit. Memang demikianlah kenyataannya, karena taman ini dibangun oleh perusahaan yang memproduksi berbagai produk perawatan kulit tersebut, sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility mereka.

Konsep Taman Merbabu adalah taman kota yang terbuka untuk umum. Jadi, siapapun boleh mengunjungi taman tersebut dan menggunakan beragam fasilitas yang disediakan di sana. Di taman yang terletak di Jalan Merbabu Malang ini, tersedia area khusus untuk bermain anak-anak, jalur untuk jogging, alat olahraga permanen, dan lapangan mini untuk olahraga futsal.

Bagi para pengunjung yang tidak terlalu ingin melakukan aktivitas fisik, tersedia juga taman membaca. Bagi para pengunjung yang sudah lanjut usia, tersedia area olahraga lansia. Tidak tertutup kemungkinan bagi para pengunjung untuk mengerjakan pekerjaan mereka sembari menunggu anak-anak yang sedang bermain. Karena, di taman yang asri ini juga tersedia akses internet via hotspot.

Dengan beragam fasilitas yang sudah disediakan, bisa dibilang taman ini merupakan tempat wisata yang ideal untuk segenap anggota keluarga. Karena, di taman ini sudah disediakan beragam fasilitas untuk anak-anak, orang dewasa, dan bahkan lansia. Taman dengan luas sekitar 3.942 m2 ini bisa dikunjungi kapan saja, bahkan saat malam hari. Tapi biasanya, taman ini paling ramai saat sore hari. Di malam hari, mayoritas pengunjung bukan keluarga dengan anak kecil lagi, tapi para anak muda yang mencari tempat nongkrong bersama teman-teman mereka.

Taman Merbabu ini memang didesain juga untuk mengakomodasi pengunjung di malam hari. Hal ini terlihat pada fasilitas lampu penerangan yang cukup. Dari segi lokasi, Taman Merbabu tergolong strategis. Lokasinya sangat mudah untuk dijangkau dan tidak jauh dari Hutan Kota Malabar.

87. Taman Slamet

Sebenarnya untuk rekreasi bersama keluarga kita tidak selalu harus berpergian jauh dari kota. Bagi mereka yang tinggal atau sedang berlibur di Kota Malang, ada beberapa taman kota yang sangat cocok untuk rekreasi sekeluarga. Salah satunya adalah Taman Slamet. Dari segi lokasi, taman yang satu ini memang cukup tersembunyi. Tapi, itu memang salah daya tarik taman ini, karena memang mengusung konsep “surga yang tersembunyi.”

Tapi tersembunyi bukan berarti bahwa taman ini sulit untuk ditemukan. Meskipun jauh dari keramaian, taman yang terletak di Jalan Taman Slamet ini cukup dekat dengan Perpustakaan Kota Malang dan Museum Brawijaya. Sehingga, setiap orang meskipun bukan asli Kota Malang dengan mudah bisa menemukannya.

Sama seperti beberapa taman kota lainnya yang ada di Kota Malang, untuk masuk ke Taman Slamet ini kita tidak perlu membeli tiket karena memang gratis. Tapi tentu saja kita tetap harus membayar uang parkir sebesar Rp.2000 saja. Sebagai sebuah taman, tatanan dan dekorasi taman ini tergolong unik. Jika kita mengawasi taman ini dengan seksama, kita bisa melihat adanya perpaduan unik antara desain kontemporer dengan keindahan alam yang asri.

Contohnya, di taman ini ada spot yang diberi nama Lorong 6 Gunung. Ini adalah semacam lorong dengan bentuk yang unik, dan warna yang mencolok, yang sangat disukai oleh para pengunjung karena sangat bagus untuk dijadikan tempat berfoto. Lalu masih ada juga semacam lorong lagi, yang terbentuk dari tiang-tiang berbentuk kotak berwarna putih, dengan tanaman yang merambat. Walaupun tidak semenarik yang pertama, lorong kedua ini juga cocok untuk tempat berfoto.

Taman Slamet sangat cocok bagi para pengunjung yang ingin berolahraga ringan seperti berjalan-jalan atau sekedar bersantai bersama keluarga. Di taman ini juga telah disediakan tempat-tempat untuk duduk berupa kursi-kursi taman yang cukup terawat dan bersih. Biasanya para pengunjung yang datang sangat betah duduk di kursi-kursi tersebut. Karena, taman yang asri dan bersih, dikombinasikan dengan udara yang segar, memang dapat membuat siapa saja jadi lupa waktu. Tapi, tampaknya taman ini tidak didesain untuk mengakomodasi pengunjung dalam waktu yang lama, karena belum ada fasilitas toilet umum.

88. Ijen Boulevard

Di Kota Malang memang ada banyak sekali tempat yang menarik untuk dikunjungi. Tapi, tidak semuanya merupakan objek wisata. Salah satu contohnya adalah Taman Ijen Boulevard. Tempat yang menarik ini merupakan taman yang menjadi pembatas di antara dua ruas jalan. Jadi konsepnya mungkin sama dengan taman-taman pembatas jalan yang ada di kota-kota lain.

Tapi yang satu ini berbeda karena relatif luas dan sangat terawat sehingga selalu terlihat cantik dan asri. Kecantikan taman ini tidak hanya terlihat pada siang hari, tapi juga pada malam hari dikarenakan banyaknya lampu-lampu yang menghiasinya. Tulisan Ijen Boulevard yang ada di taman ini pun sudah dilengkapi dengan lampu dan menyala dengan terang saat malam hari.

Sesuai dengan namanya, Taman Ijen Boulevard terlatak di Jalan Ijen. Lokasi taman ini berdekatan dengan Perpustakaan Kota Malang dan Museum Brawijaya. Taman ini memang merupakan salah satu landmark Kota Malang. Bahkan, banyak yang berpendapat bahwa taman ini memegang peranan penting dalam mempercantik Kota Malang. Jalan Ijen sendiri merupakan tempat yang bersejarah, karena sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Tentu saja, tatanan Jalan Ijen dulu tidak sama dengan yang sekarang. Tapi, banyak yang mengakui bahwa kawasan tersebut memang sebenarnya sudah indah sejak dulu, karena merupakan salah satu kawasan elit di Kota Malang.

Keberadaan Taman Ijen Boulevard sebenarnya bukan sebagai tempat wisata. Oleh karena itu hampir tidak ada fasilitas yang tersedia di taman ini. Hanya ada beberapa kursi taman saja yang bisa dimanfaatkan bagi para pengunjung untuk duduk santai sembari mengobrol. Karena ini adalah taman kota sekaligus pembatas jalan, tentu saja taman ini terbuka untuk umum selama 24 jam.

Tidak ada tiket yang harus dibeli untuk masuk ke Taman Ijen Boulevard. Pada pagi hari setiap hari Minggu, diberlakukan Car Free Day di jalan tersebut. Jadi biasanya, ada banyak orang yang mengunjungi taman ini untuk berjalan-jalan atau lari pagi. Bagi para pengunjung yang hobi berfoto, ada beberapa spot yang cantik di taman ini. Salah satunya adalah di sebuah sudut yang letaknya di antara Jalan Ijen dengan Jalan Guntur dan Jalan Buring.

89. Coban Kethak

Saat berwisata di Kota Malang, biasanya yang dicari oleh para wisatawan adalah wisata alamnya. Memang, di kota tersebut ada banyak tempat wisata yang memamerkan keindahan alam serta menawarkan suasana yang sangat alami. Salah satu objek wisata yang masuk dalam kategori ini adalah Coban Kethak.

Tempat wisata alam yang berada di dalam wilayah Desa Pait, Kecamatan Kasembon ini letaknya relatif jauh dari pusat kota, dengan jarak sekitar 60 kilometer. Perjalanan dari pusat kota Malang ke tempat ini biasanya memakan waktu cukup lama, yaitu sekitar 2 jam jika menggunakan kendaraan pribadi. Tapi, perjalanan ke tempat ini sama sekali tidak membosankan karena di sepanjang jalan mata kita akan disuguhi pemandangan alam yang sangat indah.

Walaupun perjalanan dari pusat kota menuju ke Coban Kethak memakan waktu yang cukup lama, saat tiba di tempat ini semua rasa lelah yang dirasakan akan segera sirna. Karena, para pengunjung bisa menikmati udara yang sejuk, sambil melihat indahnya air terjun yang ada di sana. Biasanya di objek wisata air terjun para pengunjung harus berjalan kaki cukup jauh sebelum bisa sampai ke spot utama.

Tapi di Coban Kethak, jarak antara tempat parkir kendaraan dengan air terjunnya hanya sekitar 500 meter saja. Karena pemadangan alam sekitar yang indah, dan udara yang segar, jarak tersebut sama sekali tidak melelahkan. Di sekitar air terjun yang dijuluki Grojogan Singo ini terdapat beberapa gazebo yang bisa digunakan sebagai tempat untuk piknik atau sekedar bersantai. Selain itu, tersedia juga arena bermain untuk anak-anak dan panggung hiburan.

Air terjun Coban Kethak tergolong tidak terlalu tinggi, dengan aliran air yang cukup deras. Kejernihan air di tempat ini memang sangat menggoda. Sayangnya, para pengunjung tidak diperkenankan mandi atau berenang di bawah air terjun, dan memang ada beberapa rambu larangan yang terpasang. Jadi, biasanya para pengunjung harus puas dengan berfoto saja, dengan air terjun ini sebagai latar belakangnya. Jika dibandingkan dengan tempat-tempat wisata alam lainnya di sekitar Kota Malang, Coban Kethak memang relatif masih baru. Tempat ini baru dibuka pada tahun 2014. Harga tiket masuk ke tempat wisata ini sangat murah, yaitu sebesar Rp. 5000 saja. Tempat wisata ini sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas standar, seperti lahan parkir, kamar mandi, dan ruang bilas.

90. Coban Cinde

Jika Anda sangat menyukai objek wisata air terjun, sebaiknya Anda berkunjung Kota Malang. Memang, tentu saja di kota itu sendiri tidak ada air terjunnya. Tapi, ada beberapa air terjun di sekitar Kota Malang yang sangat terkenal karena keindahan dan suasana sekitarnya yang masih asri dan alami. Salah satu air terjun tersebut bernama Coban Cinde.

Objek wisata alam ini letaknya di Desa Benjor, Kecamatan Tumpang, Malang. Dari pusat kota, perjalanan ke tempat ini memakan waktu sekitar 1 jam, karena memang jaraknya hanya sekitar 30 kilometer saja. Anda bisa naik kendaraan umum ke sana. Tapi, akan jauh lebih praktis jika anda menggunakan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor.

Jika Anda ingin berkunjung ke Coban Cinde, anda harus siap berpetualang. Karena, lokasi air terjun ini relatif tersembunyi. Jadi, setelah memarkir kendaraan, anda masih harus berjalan cukup jauh, sekitar 3 kilometer, dan melewati jalur yang cukup menantang. Tapi, sepanjang perjalanan ini anda bisa menikmati udara segar dan pemandangan alam yang indah. Anda akan melewati kebun-kebun yang ditanami dengan aneka sayuran.

Anda juga akan menyusuri sebuah sungai, yang tentunya harus dilakukan dengan hati-hati. Di sekitar sungai tersebut, anda bisa menikmati suasana hutan yang lebat, sambil mendengarkan merdunya kicauan burung-burung. Setelah sampai di bawah air terjun, anda harus bersiap-siap untuk menjadi basah. Karena, bahkan tanpa berjalan mendekatinya pun anda akan terkena cipratan airnya.

Di lokasi air terjun suasananya sangat sunyi dan tenang. Yang terdengar tentu saja suara air terjun itu sendiri, dengan diiringi oleh suara burung-burung yang tinggal di hutan sekitarnya. Karena letaknya yang tersembunyi, dan juga karena medan menuju ke sana yang cukup berat, memang objek wisata air terjun ini belum terlalu banyak pengunjungnya.

Tapi itu merupakan nilai plus, karena anda akan benar-benar bisa menikmati suasana alam di sana. Karena ini termasuk objek wisata yang belum terkelola dengan baik, untuk menikmati keindahannya para pengunjung tidak perlu membeli tiket masuk alias gratis. Tapi tentunya, tidak ada fasilitas apapun yang tersedia di sana. Jadi, sebaiknya sebelum berangkat anda sudah mempersiapkan semuanya dengan matang.

91. Coban Ringin Gantung

Jika Anda sedang berlibur di Kota Malang, tidak ada salahnya jika Anda juga mengunjungi beberapa objek wisata yang lokasinya agak ke luar kota. Salah satu yang sebaiknya Anda kunjungi adalah Coban Ringin Gantung di Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang, Malang. Objek wisata alam air terjun yang satu ini letaknya tidak terlalu jauh dari pusat kota Malang.

Jika naik kendaraan pribadi, perjalanan hanya akan memakan waktu sekitar 1 jam saja. Tapi, perlu kami ingatkan bahwa air terjun ini hanya cocok bagi para petualang saja. Karena, setelah tiba di sana, dari area parkir kendaraan Anda masih harus berjalan kaki cukup jauh ke lokasi air terjunnya. Selain jauh, jalur yang harus dilalui pun cukup berat dan melelahkan. Karena itu, sebaiknya Anda datang ke lokasi ini dengan naik sepeda motor, karena Anda bisa parkir lebih dekat dengan spot utamanya.

Sebenarnya ada 2 jalur yang bisa dilalui untuk sampai ke lokasi air terjun yang indah ini. Jalur yang pertama relatif pendek, tapi para pengunjung harus menuruni tebing yang curam, dan tentunya cukup berbahaya. Jalur pertama ini hanya cocok bagi para pengunjung yang memang bernyali. Sedangkan jalur kedua, memang lebih aman, tapi lebih jauh karena para pengunjung harus berjalan kaki sekitar 2 kilometer.

Tapi yang jelas, rasa lelah karena berjalan kaki akan langsung hilang saat Anda tiba di lokasi air terjun ini. Sebab, air terjun dengan ketinggian sekitar 40 meter ini memang sangat indah, dan kondisi di sekitarnya masih sangat alami. Tempat ini diberi nama Coban Ringin Gantung karena di sebelah barat air terjun ini terdapat pohon beringin yang menempel dan tumbuh dengan subur.

Di bawah air terjun Anda bisa bermain air atau berfoto dengan latar belakang air terjun yang indah ini. Tapi ingat, Anda juga harus beristirahat yang cukup, karena untuk kembali ke area parkir kendaraan aAnda masih harus berjalan kaki lagi. Karena lokasinya yang tersembunyi dan hanya dikelola oleh masyarakat setempat, maka tidak ada tiket masuk yang harus dibeli alias gratis. Anda hanya perlu membayar biaya parkir untuk kendaraan Anda saja.

92. Coban Tengah

Jika Anda adalah seorang petualang sejati, Anda harus berkunjung ke Coban Tengah. Objek wisata air terjun ini terletak di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Malang. Coban Tengah letaknya berdekatan dengan Coban Rondo, yaitu objek wisata air terjun lainnya yang sudah lebih dikenal oleh para wisatawan.

Dari pusat Kota Malang, perjalanan menuju ke lokasi air terjun ini akan memakan waktu sekitar 1,5 jam. Saat Anda tiba di lokasi parkir kendaraan, sebenarnya petualangan aAnda baru dimulai. Sebab, setelah itu Anda akan berjalan kaki cukup jauh dan akan melewati jalur yang beragam. Tidak hanya jalur tanah dan bebatuan yang naik turun, tapi Anda juga akan berjalan melewati aliran sungai yang jernih.

Perlu dicatat bahwa sebelum berkunjung ke objek wisata ini, kondisi Anda harus betul-betul fit. Sebab, Anda akan berjalan kaki selama sekitar 2 jam untuk sampai ke lokasi air terjun.

Walaupun memang objek wisata utama di Coban Tengah adalah air terjunnya, sebenarnya perjalanan menuju ke spot utama juga memiliki daya tarik tersendiri. Karena sepanjang perjalanan, Anda bisa menikmati pemandangan alam yang masih sangat alami. Udara yang sejuk, atau bahkan cenderung dingin, dikombinasikan dengan berbagai macam pepohonan serta sungai yang airnya jernih, benar-benar merupakan keindahan yang sangat jarang ditemui oleh sebagian besar dari kita. Selama perjalanan juga terdapat banyak kebun milik penduduk setempat yang ditanami berbagai macam sayuran, yang memberikan pesona tersendiri.

Coban tengah merupakan obyek wisata yang sudah dikelola dengan cukup baik, ada tiket masuk yang harganya Rp. 5000 per orang. Untuk fasilitas yang tersedia, memang tidak banyak. Hanya ada kamar kecil saja.

Seperti di objek wisata air terjun lainnya, di bawah Coban Tengah, Anda bisa sepuasnya bermain air sambil berfoto. Jika Anda sudah kelelahan karena perjalanan, Anda bisa beristirahat sejenak sambil bersantai dan menikmati pemandangan indah di sana. Walaupun letaknya tersembunyi dan medannya menantang, objek wisata ini bukan termasuk objek wisata yang sepi. Jadi, jika Anda benar-benar ingin menikmati suasana alam yang tenang, sebaiknya Anda jangan ke sana waktu weekend atau liburan panjang karena pasti ramai.

93. Coban Glotak

Ada beberapa objek wisata air terjun yang letaknya dekat dengan Kota Malang, dan hampir semuanya mempunyai nama yang unik. Coban Glotak, misalnya. Nama mata air ini konon berdasarkan bunyi dari bebatuan yang sering jatuh bersama air yang terjun dari atas.

Dari pusat Kota Malang, lokasi Coban Glotak yang terletak di wilayah Desa Bedalisodo, Kecamatan Wagir ini jaraknya sekitar 20 kilometer. Jika ditempuh menggunakan kendaraan pribadi, biasanya perjalanan yang sebenarnya tidak terlalu jauh ini memakan waktu sekitar 1 jam. Ini karena kondisi jalanan kurang bagus, sehingga kendaraan harus berjalan pelan-pelan.

Lokasi Coban Glotak relatif sulit untuk ditemukan, dan hanya ada penunjuk jalan yang sangat sederhana, yang terletak di pertigaan Pabrik Gula Kebon Agung. Jadi, sangat dianjurkan bagi siapapun yang ingin berkunjung ke objek wisata ini untuk melengkapi diri dengan gadget yang ada Google Maps nya. Jika Anda masih saja kebingungan, sebaiknya Anda langsung bertanya kepada penduduk setempat saja.

Para pengunjung tidak bisa naik kendaraan sampai ke dekat air terjun di Coban Glotak. Kendaraan hanya bisa sampai di tempat parkir yang tersedia di perkampungan yang letaknya di lereng Gunung Kawi. Setelah itu, para pengunjung harus berjalan kaki cukup jauh, melewati jalan yang berbatu, dengan pemandangan lahan yang ditanami berbagai macam tanaman seperti cabe rawit, dan yang lainnya.

Sekitar 1 kilometer dari tempat parkir kendaraan, ada loket masuk. Biaya masuk ke kawasan wisata yang dikelola oleh Perhutani ini sebesar Rp. 4000 per orang. Setelah melewati loket masuk, para pengunjung harus melanjutkan berjalan kaki, dengan melewati medan yang cukup berat, yang terdiri dari jalan yang menurun, bebatuan, dan semak-semak yang tinggi.

Dengan berjalan kaki, jarak antara loket masuk dengan lokasi air terjun Coban Glotak dapat ditempuh dalam waktu sekitar 1 jam. Jadi memang objek wisata alam yang satu ini hanya cocok bagi para wisatawan yang berstamina bagus dan berjiwa petualang. Coban Glotak termasuk air terjun yang tinggi, dengan ketinggian sekitar 100 meter.

Walaupun sangat menggoda, sebaiknya para pengunjung tidak bermain di bawah air terjun. Karena sesuai dengan namanya, memang sering ada batu yang ikut terjun bersama air, dan tentunya bisa sangat berbahaya. Dari segi fasilitas, sebenarnya tidak ada fasilitas apapun. Tidak ada kamar mandi, warung makan, dan yang lainnya. Karena memang, walaupun sudah dikelola, pengelolaannya belum maksimal.

94. Coban Trisula

Jika Anda mencari air terjun yang letaknya di sekitar Kota Malang, Anda akan menemukan beragam pilihan menarik. Salah satunya bernama Coban Trisula. Air terjun ini terletak di dalam wilayah Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, sekitar 35 kilometer dari pusat Kota Malang.

Jika menggunakan kendaraan pribadi, dari pusat kota biasanya kita bisa sampai ke lokasi air terjun ini dalam waktu sekitar satu seperempat hingga satu setengah jam. Sebenarnya tempat wisata alam ini juga bisa dijangkau dengan kendaraan umum. Hanya saja, biasanya bagi sebagian besar wisatawan cara ini kurang praktis karena harus berpindah angkutan beberapa kali, dan setelah itu masih harus naik ojek.

Nama Coban Trisula mungkin sekilas terdengar menyeramkan. Tapi sebenarnya, air terjun yang satu ini diberi nama Trisula hanya berdasarkan tiga tingkatan yang ada padanya. Jadi, airnya memang tidak langsung terjun bebas dari ketinggian, melainkan terlebih dahulu melalui tingkatan-tingkatan tersebut. Memang sudah menjadi hal yang umum jika kita harus berjalan agak jauh saat mengunjungi objek wisata air terjun.

Tapi, untuk di Coban Trisula, jarak yang harus ditempuh dengan berjalan kaki masih tergolong sedang, yaitu sekitar 700 meter. Selain keindahan air terjunnya itu sendiri, di kawasan ini para wisatawan juga dapat menikmati banyak hal. Ada hutan yang rimbun dan alami, udara pegunungan yang sejuk, dan suara burung-burung yang berkicau riang.

Di setiap tingkatan yang ada pada Coban Trisula, ada beberapa benda yang mempunyai legenda masing-masing. Di air terjun yang paling bawah, ada bukit yang bentuknya mirip dengan kubah, batu tugu, dan batu meja berukuran kecil. Lalu di air terjun bagian tengah, ada batu meja berukuran besar, dan sebuah tebing batu.

Sedangkan di air terjun yang paling atas, ada tebing batu, dan batu pintu. Biasanya para pengunjung yang suka dengan berbagai macam tumbuhan sangat menyukai daerah di sekitar Coban Trisula ini. Karena, ada banyak tumbuhan liar yang dapat dinikmati keindahannya, seperti anggrek, paku-pakuan, dan masih banyak lagi. Untuk masuk ke kawasan wisata Coban Trisula kita harus membayar sebesar Rp. 2.500. Tapi, ini adalah harga khusus untuk wisatawan domestik saja. Untuk wisatawan mancanegara, tarif masuknya sebesar 2 dollar.

95. Coban Siuk

Salah satu air terjun di sekitar Kota Malang yang paling terkenal keindahannya adalah Coban Siuk. Dari pusat Kota Malang, air terjun yang terletak di Desa Taji, Kecamatan Jabung ini jaraknya sekitar 30 kilometer, dan biasanya bisa dijangkau dengan menempuh perjalanan selama sekitar 1 jam. Nama air terjun yang satu ini tergolong unik, dan seringkali membuat orang penasaran.

Konon nama Siuk berasal dari nama orang yang dulu memiliki lahan di lokasi air terjun tersebut, yaitu Mbok Siyok. Walaupun sudah dikeloa dengan relatif baik, Coban Siuk masih tergolong objek wisata yang baru. Jadi, suasana di sekitar air terjun masih alami karena memang belum banyak terjamah. Kondisi alam sekitarnya pun masih sangat bersih.

Kondisi jalan menuju ke lokasi Coban Siuk masih cukup bagus. Selain itu, pemandangan selama perjalanan sangat menarik karena kita bisa melihat hutan yang rindang dan Kota Malang dari kejauhan. Para pengunjung yang menggunakan mobil harus parkir di dekat pos masuk. Para pengunjung yang menggunakan sepeda motor bisa masuk sampai ke dalam area parkir yang dekat dengan lokasi air terjun.

Di pos masuk setiap pengunjung wajib membayar retribusi sebesar Rp. 5000. Dari area parkir sepeda motor, jarak menuju ke lokasi air terjun tidak jauh, hanya sekitar 100 meter saja. Menariknya, selain air terjun utama, ada satu air terjun yang ukurannya kecil dan terletak di pinggir jalan tersebut.

Air terjun di Coban Siuk tergolong tinggi, karena berada pada ketinggian 70 meter. Suasana alam di dekat air terjun ini benar-benar mempesona. Udara yang sejuk, hijaunya pepohonan, dan percikan air benar-benar memberikan ketenangan dan kesegaran yang seakan-akan membuat kita menyatu dengan alam. Memang, karena belum terlalu terkenal, suasana di kawasan wisata ini tergolong tenang, karena pengunjungnya biasanya tidak terlalu banyak.

Fasilitas yang disediakan di Coban Siuk belum tergolong lengkap. Tapi, sudah ada taman kecil dengan bunga-bunga yang cantik, dan gazebo sebagai tempat untuk beristirahat atau bersantai bagi para pengunjung. Selain itu juga tersedia kamar mandi dan ada warung yang menjual makanan. Karena objek wisata alam ini masih dalam proses pengembangan, maka ke depannya akan terdapat banyak fasilitas pendukung seperti kolam renang dan yang lainnya.

96. Coban Supit Urang

Jika Anda sedang mencari tempat wisata yang benar-benar menawarkan keindahan alam dan nyaris belum terjamah, maka Coban Supit Urang merupakan tempat yang sangat cocok bagi Anda. Air terjun yang masuk dalam wilayah Desa Madiredo Kecamatan Pujon, Malang ini memang belum terkenal, sehingga belum dikelola dari Surabaya dengan maksimal, jadi masih sangat alami.

Tapi, tentunya berkunjung ke objek yang belum terkenal seperti ini bukan tanpa tantangan. Menemukan lokasi air terjun ini tidak mudah, dan anda harus berkali-kali bertanya ke penduduk setempat, karena memang akses jalan menuju ke sana sangat membingungkan. Selain itu, akan lebih praktis jika anda menggunakan sepeda motor saja. Karena, anda akan dapat mengendarainya sampai ke lokasi. Sedangkan jika anda menggunakan mobil, anda harus menitipkannya di rumah warga, dan melanjutkan dengan berjalan kaki.

Dibandingkan dengan beberapa air terjun lainnya, Coban Supit Urang masih relatif sepi karena belum banyak pengunjungnya. Ini sebenarnya merupakan nilai plus, karena dengan demikian kita bisa benar-benar menikmati suasana alam yang tenang dan alami. Lingkungan sekitar masih asri, dan belum ada sampah-sampah yang berserakan, seperti yang sering kita temui di tempat-tempat wisata yang ramai. Di tempat ini anda bisa menikmati panorama alam yang indah, dan tentunya menikmati cipratan air yang jernih dan menyegarkan. Sebenarnya di tempat ini ada 2 air terjun, yang diberi nama Supit Urang 1, dan Supit Urang 2. Selain itu, ada juga spot menarik yang diberi nama Watu Talang.

Jika Anda ingin berkunjung Supit Urang 2, pastikan Anda sudah mempersiapkan diri secara fisik dan nyali. Karena, untuk sampai ke lokasi air terjun yang ini Anda harus menuruni tangga bambu yang tingginya sekitar 12 meter. Memang sudah disiapkan tali kawat baja sebagai tempat untuk pegangan. Tapi tetap saja sangat menakutkan, terutama bagi yang takut dengan ketinggian. Objek wisata alam Coban Supit Urang ini dikelola oleh Komunitas Puncara. Biaya masuk ke Coban Supit Urang sebesar Rp. 5000 per orang. Selain itu, tentunya Anda juga harus membayar biaya parkir.

97. Coban Baung

Sebagian besar tempat wisata lokasinya sangat mudah untuk ditemukan. Tapi, ada juga beberapa tempat wisata, khususnya tempat wisata alam, yang lokasinya tersembunyi. Salah satu contohnya adalah Coban Baung yang terletak di Desa Cowek, Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Dari pusat Kota Malang, air terjun ini berjarak sekitar 30 kilometer, yang bisa ditempuh dalam waktu sekitar 45 menit saja. Meskipun letaknya tersembunyi, lokasinya obyek wisata ini mudah dijangkau, baik dengan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi.

Coban Baung sudah dikelola dengan sangat baik dan tersedia fasilitas lengkap. Tapi bagaimanapun juga sebaiknya sebelum berkunjung ke sana kita tetap mempersiapkan segalanya dengan matang, termasuk kondisi fisik. Hal ini perlu diperhatikan, karena perjalanan dari area parkir kendaraan menuju ke air terjunnya cukup melelahkan, dengan anak tangga yang curam. Sehingga, hampir tidak mungkin kita bisa beristirahat di tengah jalan, karena selain berbahaya juga akan mengganggu pengunjung lain yang akan lewat.

Meskipun teras melelahkan, perjalanan menuju ke spot utama di Coban Baung sangat menarik. Sebab, di sepanjang jalan kita bisa menyaksikan pemandangan alam sekitar yang asri. Terkadang kita juga bisa melihat beberapa ekor monyet yang bergelantungan di pepohonan. Saat sudah hampir sampai di lokasi, kita akan bisa mendengar suara air terjun.

Coban Baung yang ada di dalam Taman Wisata Alam Gunung Baung ini termasuk air terjun yang tinggi, dengan ketinggian sekitar 100 meter. Selain itu, air yang terjun juga cukup deras. Itulah sebabnya sebaiknya para pengunjung tidak terlalu dekat dengan air terjunnya. Apalagi mengingat bahwa sungai di bawah air terjun ini penuh dengan bebatuan yang dalam kondisi tertentu bisa menjadi sangat licin.

Untuk masuk ke Coban Baung, para pengunjung harus membayar sebesar Rp.5000 per orang. Biaya ini belum termasuk biaya parkir sebesar Rp.3000 untuk kendaraan roda 4 dan Rp.2000 untuk kendaraan roda 2. Bagi para pengunjung yang membawa kamera, dikenakan biaya tambahan sebesar Rp.3000.

Dari segi fasilitas, yang tersedia di Coban Baung cukup lengkap. Tapi itu semua bukan fasilitas milik air terjun itu sendiri, melainkan fasilitas milik Taman Wisata Alam Gunung Baung tempatnya berada. Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain adalah area parkir, loket informasi, rest area & shelter, penginapan, ruang pertemuan, gardu pandang, kamar mandi kafetaria, taman bermain anak, trek untuk jogging, tempat camping, dan kios yang menjual suvenir.

98. Pantai Kaliapus

Berwisata ke pantai memang menyenangkan. Masalahnya, pada saat liburan, biasanya hampir semua pantai dipenuhi oleh wisatawan. Hal ini membuat kita tidak bisa menikmati suasana pantai yang sesungguhnya. Untuk bisa menikmati suasana pantai yang alami, langkah yang paling bagus adalah berkunjung ke pantai yang masih perawan, seperti Pantai Kaliapus yang lokasinya masuk dalam wilayah Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.

Memang pantai ini cukup jauh. Dari Kota Malang, jarak yang harus ditempuh sekitar 75 kilometer, dan ini akan memakan waktu sekitar 3 jam. Letak pantai ini masih satu daerah dengan Pantai Sendiki. Untuk bisa sampai ke Pantai Kaliapus, kita harus ke Pantai Sendiki terlebih dahulu, baru kemudian berjalan kaki dari sana.

Pantai Kaliapus memang bukan pantai yang komersil. Jadi, sangat sedikit orang yang berkunjung ke pantai ini. Selain itu, pantai ini memang kesannya tertutup, dengan berbagai macam larangan dengan alasan keselamatan. Siapapun yang ingin ke pantai ini harus memakai jasa guide dari Pantai Sendiki. Selain itu, guide pun tidak akan langsung bersedia menemani ke sana, apalagi kalau sudah terlalu sore.

Menurut penduduk sekitar, di Pantai Kaliapus banyak hewan buas yang biasanya berkeliaran saat malam hari. Harga sewa guide pun relatif mahal. Kita harus mengeluarkan antara 100 sampai dengan 200 ribu rupiah per rombongan. Itu pun masih dengan batasan waktu. Kita hanya boleh berada di pantai itu selama maksimal 5 jam saja.

Di Pantai Kaliapus kita bisa menikmati suasana pantai yang masih alami, karena memang ini bukan pantai yang komersil. Hamparan pasir di pantai ini bersih, tanpa sampah yang berasal dari wisatawan, karena memang tidak banyak orang yang kesana. Walaupun tempatnya terkesan sunyi dan tenang, tidak boleh ada orang yang menginap di kawasan pantai ini. Dan peraturan ini bukan sekedar formalitas, melainkan larangan yang serius. Pengunjung yang nekad menginap akan didatangi oleh penduduk setempat. Selain karena faktor keselamatan, banyak faktor lain yang melatarbelakangi peraturan ini.

Sampai saat ini Pantai Kaliapus dikelola untuk wisata, tidak ada tiket masuk yang harus dibeli. Tapi, karena untuk masuk ke pantai ini kita harus lewat Pantai Sendiki, kita harus membeli tiket di sana yang harganya Rp.5000. Masih ada juga biaya parkir sebesar Rp. 5000 untuk setiap kendaraan. Untuk fasilitas, di Pantai Kaliapus jelas tidak tersedia apapun. Jadi, sebelum berangkat ke sana sebaiknya Anda harus mempersiapkan segalanya sematang mungkin.

99. Pantai Licin

Di Indonesia memang ada banyak objek wisata alam yang indah. Tapi, beberapa di antaranya tidak terlalu mudah untuk dijangkau karena memang belum dikelola dengan baik. Salah satu contohnya adalah Pantai Licin. Pantai yang indah ini lokasinya masuk dalam wilayah Dusun Licin, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Malang. Untuk sampai ke pantai ini, kita harus menggunakan kendaraan pribadi, karena memang belum ada kendaraan umum yang rutenya sampai ke sana. Selain itu, akan lebih praktis jika kita menggunakan sepeda motor.

Sepeda motor pun bukan yang sembarangan, melainkan harus yang kuat untuk medan berat. Karena, jalanan menuju ke pantai ini cenderung sempit dan medannya sulit. Bahkan, ada tempat-tempat tertentu yang memang tidak bisa dilewati oleh mobil karena terlalu berbahaya, misalnya jalan yang sempit dan dekat dengan jurang.

Walaupun untuk bisa sampai ke pantai ini dibutuhkan perjuangan, semua rasa lelah akan sirna saat tiba di pantai ini dan melihat keindahannya. Pasir di pantai ini berwarna hitam. Dan berbeda dengan pantai yang ramai, di pantai yang masih sepi ini lingkungannya bersih dan alami, tanpa sampah. Ombak di pantai ini tidak besar. Jadi, aman bagi para pengunjung yang ingin mandi atau sekedar bermain-main air.

Menurut beberapa sumber, sebenarnya dulu pasir di pantai ini berwarna putih. Tapi, kemudian semuanya tertutupi oleh muntahan lahar Gunung Semeru yang masuk ke laut dari Sungai Glidik dan terbawa air sampai ke pantai ini. Selain pemandangan yang indah dan alami, di pantai ini kita bisa melihat kegiatan para nelayan yang sedang mencari ikan.

Karena Pantai Licin memang belum dikelola menjadi tempat wisata yang komersil, untuk masuk ke pantai ini kita tidak perlu membayar serupiahpun. Tapi di sisi lain, karena memang tidak ada yang mengelola, di pantai ini tidak ada fasilitas apapun untuk wisatawan. Berbeda dengan beberapa pantai lainnya yang lokasinya tersembunyi, di Pantai Licin ini tidak ada mitos atau cerita misteri yang menyeramkan. Para wisatawan yang ke pantai ini bebas untuk bermalam atau camping di tepi pantai. Dan sebenarnya, ini adalah cara terbaik untuk bisa menikmati indahnya matahari terbit.

100. Pantai Pancer

Di Kabupaten Malang ada banyak pantai yang indah, tapi belum banyak dikenal oleh wisatawan. Salah satunya bernama Pantai Pancer, yang lokasinya berada di dalam wilayah Desa Sidoasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Dari pusat Kota Malang, jarak ke pantai ini sekitar 68 kilometer. Jarak ini bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi dalam waktu sekitar 2,5 jam. Pantai ini cukup mudah untuk ditemukan. Jika Anda berangkat dari Kota Malang, Anda tinggal melanjutkan perjalanan menuju ke arah Pantai Sendangbiru.

Dari sana kita mengikuti arah penunjuk jalan menuju Klepu, lalu menuju ke Desa Sidoasri. Setelah sampai di desa tersebut, dengan mudah kita bisa menemukan papan penunjuk jalan ke Pantai Pancer. Ini sebenarnya bukan satu-satunya rute menuju ke Pantai Pancer. Ada rute yang lain dan tergolong rute yang paling mudah. Untuk mempermudah, tidak ada salahnya jika kita menggunakan Google Maps. Tapi hati-hati, jangan sampai salah karena ada beberapa pantai yang bernama Pantai Pancer.

Di Pantai Pancer kita bisa menikmati pemandangan pantai yang masih asri dan bersih. Karena memang, jika dibandingkan dengan pantai-pantai yang terkenal, pantai ini masih tergolong relatif sepi dan tidak banyak pengunjungnya. Di pantai ini ombaknya tidak terlalu tinggi. Pantai yang juga dikenal dengan nama Pantai Banyu Anteng ini memiliki air laut yang cukup tenang. Jadi, pantai ini cukup aman bagi pengunjung yang ingin sekedar berendam atau bermain air di tepian. Tapi bagaimanapun juga, karena pantai ini masuk dalam kawasan pantai selatan, sebaiknya jangan terlalu ke tengah, untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Di sekeliling Pantai Pancer terdapat banyak bukit yang asri. Biasanya, bukit-bukit tersebut menjadi tempat yang menarik bagi para penggemar hiking, karena medannya yang terjal cenderung menantang bagi yang menyukainya.

Pantai Pancer sangat cocok bagi para pengunjung yang memang berencana untuk berlama-lama atau bahkan menginap. Di lokasi ini bisa didirikan tenda-tenda di beberapa spot yang memang sangat cocok untuk camping. Di pagi hari, para pengunjung bisa menikmati indahnya pemandangan saat matahari terbit. Sebagai tempat wisata, Pantai Pancer memang tergolong minim fasilitas. Oleh karena itu, sebaiknya para pengunjung membawa semua perlengkapan yang mereka butuhkan dari rumah.

101. Pantai Bangsong

Pantai Bangsong merupakan salah satu pantai yang belum lama ini mulai dibuka untuk umum Pantai Bangsong berada di dalam wilayah Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing. Dari pusat Kota Malang dibutuhkan 2,5 jam untuk menempuh jarak sekitar 75 kilometer menuju ke tempat ini. Jadi memang jaraknya cukup jauh sehingga perjalanan memakan waktu yang lama. Untungnya, di sepanjang perjalanan ada banyak pemandangan indah yang bisa dinikmati, karena yang dilewati berupa hutan, gunung kapur, dan sebagainya.

Karena pantai ini belum lama dibuka, maka belum ada fasilitas memadai yang bisa dinikmati oleh para pengunjung yang datang ke sana. Oleh karena itu, sebaiknya pengunjung mempersiapkan bekal dari rumah, karena di lokasi tersebut bahkan belum ada penjual makanan.

Menemukan lokasi Pantai Bangsong sangat mudah, karena dekat dengan Pantai Clungup yang sudah terkenal di kalangan wisatawan. Sesampainya di tempat tersebut, para pengunjung bakalan terkagum-kagum dengan panorama alam sekitarnya yang sangat indah. Bagi orang-orang yang suka dengan tempat-tempat yang masih alami, pantai ini memang merupakan tujuan wisata yang sempurna, karena masih sangat bersih dan alami.

Di pantai ini tidak banyak sampah berserakan seperti yang sering kita temukan di pantai-pantai yang padat pengunjung. Selain itu, pantai ini juga sunyi, sehingga cocok untuk bersantai dan melepas kepenatan akibat padatnya rutinitas sehari-hari. Karena ombaknya tidak besar, di tempat ini para pengunjung bisa bermain-main air di tepian. Khusus bagi yang gemar menjelajahi alam, mereka bisa berjalan ke arah Pantai Tomen yang letaknya sangat dekat dengan pantai ini.

Karena masih sepi dan memang belum ada fasilitas apapun, di pantai yang merupakan salah satu tempat konservasi penyu ini, para pengunjung bisa melakukan apa saja sesuai dengan minat masing-masing asalkan tidak merusak atau mengotori alam sekitarnya. Bagi yang senang menjelajahi alam bisa sepuasnya menjelajahi daerah sekitar. Adapun bagi orang yang ingin bersantai, maka kondisi pantainya sangat tenang, hamparan pasirnya sangat bersih, serta angin pantainya yang sepoi-sepoi, bakal menghilangkan rasa penat yang sedang dialami.

102 .Pantai Ngudel

Di sekitar Kota Malang ada beberapa pantai baru. Tentu saja, “baru” bukan berarti bahwa pantai-pantai ini baru terbentuk. Sebenarnya pantai-pantai ini sudah ada sejak dulu, tapi baru saja dibuka untuk umum sebagai tempat wisata. Dari beberapa pantai yang masih baru ini, salah satu yang paling cepat menjadi terkenal adalah Pantai Ngudel. Nama pantai ini cukup menggelitik, karena mengingatkan kita kepada salah satu daerah di tubuh kita.

Dan memang, pantai ini diberi nama Pantai Ngudel karena ada batu besar yang menyembul di tengah laut, sehingga mirip dengan pusar yang ada di tengah bagian perut. Pantai yang masuk dalam wilayah Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan ini jika dari pusat Kota Malang dapat dijangkau dalam waktu sekitar 2,5 jam karena memang jaraknya cukup jauh, yaitu sekitar 80 kilometer. Untungnya, akses ke pantai ini sangat mudah, dan jalanan yang menuju ke sana beraspal halus sehingga cocok untuk semua jenis kendaraan.

Pantai ini mempunyai hamparan pasir putih yang sangat menggoda siapapun untuk bermain-main atau sekedar berjalan-jalan dengan bertelanjang kaki. Selain itu, di pantai ini airnya biru dan jernih, yang tentunya membuat pengunjungnya ingin menceburkan diri ke dalamnya. Sayangnya, karena alasan keselamatan, di pantai yang indah ini pengunjung dilarang mandi atau berenang di laut. Jadi, para pengunjung harus puas hanya dengan bermain-main di pinggiran pantai saja. Di sekeliling pantai ini, ada bukit dan tebing yang cukup menarik untuk latar belakang berfoto. Selain itu, keindahan pantai juga dapat dinikmati dari atas bukit-bukit tersebut.

Pantai ini memang sudah dikelola sebagai kawasan wisata. Jadi, sudah ada loket yang menjual tiket, dan bagi para pengunjung sudah tersedia beberapa fasilitas seperti gazebo untuk bersantai di tepi pantai dan yang lainnya. Harga tiket masuk ke kawasan pantai ini sebesar Rp. 5000 per orang. Sedangkan untuk parkir mobil biayanya sebesar Rp. 10.000. Sebagai tempat wisata memang Pantai Ngudel ini belum terkelola dengan maksimal. Padahal, dilihat dari keindahan alam yang ditawarkannya, seperti pasirnya yang putih dan airnya yang biru jernih, potensi pantai ini sangat bagus.

103. Pantai Ungapan

Pantai Ungapan terletak di dalam wilayah Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Malang. Perjalanan yang dilakukan dari arah Kota Malang ke pantai ini membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam akibat jarak tempuh yang cukup jauh, yaitu sekitar 65 kilometer. Selama perjalanan Anda akan menjumpai banyak tikungan. Tapi, jalanan sangat bagus dan halus, sehingga perjalanan tetap nyaman.

Ada dua jalur yang bisa Anda lalui untuk sampai ke pantai ini. Jalur yang pertama Anda harus menuju ke arah Pantai Sendang Biru, lalu mencari penunjuk arah ke Pantai Ungapan. Sedangkan jalur yang kedua, Anda harus menuju ke arah Pantai Balekambang, tapi sebelum sampai di pantai tersebut Anda harus belok kiri ke arah Pantai Ungapan. Rute yang kedua ini jaraknya lebih jauh dibandingkan rute yang pertama.

Meskipun Pantai Ungapan sudah dikelola sebagai tempat wisata. Tapi karena pantai ini masih relatif baru, makapengunjung yang datang juga belum terlalu banyak. Jadi, jika Anda datang ke pantai ini, Anda bisa bersantai dan menikmati pemandangan pantai dalam suasana yang tenang.

Di pantai ini Anda bisa melakukan banyak kegiatan, seperti tracking dengan cara menyusuri muara hingga ke hulu. Jarak yang harus Anda tempuh sekitar 7 kilometer. Di sepanjang perjalana ketika trekking, Anda akan menyaksikan panorama alam yang indah dan alami. Kegiatan lain yang juga bisa Anda lakukan di pantai ini adalah menjelajahi bukit-bukit yang ada di sekitar pantai ini. Hal ini tidak terlalu melelahkan, karena bukit-bukit tersebut tidak terlalu tinggi, dan medannya pun cukup mudah untuk dilalui. Setelah sampai di atas bukit, Anda bisa menikmati keindahan pemandangan pantai dan sekitarnya yang terlihat sangat jelas.

Kawasan pantai ini dikelola secara resmi oleh Perhutani. Tiket masuk ke pantai ini sebesar Rp. 5000 per orang. Beragam fasilitas sudah tersedia di pantai ini, seperti kamar mandi, area parkir, dan musholla. Selain itu, di pinggir pantai ini telah dibangun banyak gubuk. Itulah sebabnya pantai ini juga dikenal dengan sebutan Pantai Seribu Gubuk, meskipun tentunya jumlah gubuk yang ada di kawasan tersebut tidak sampai berjumlah 1000. Para pengunjung seringkali memanfaatkan gubuk-gubuk tersebut untuk berteduh sembari melepas lelah setelah menjelajahi daerah pantai dan sekitarnya.

104. Pantai Savana

Jika Anda ingin berwisata ke pantai dengan suasana yang unik, maka sebaiknya Anda berkunjung ke Pantai Savana. Pantai ini berada dalam wilayah Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumber Manjing Wetan. Lokasinya dekat dengan beberapa pantai lainnya. Dari pusat Kota Malang, jarak ke pantai yang kurang lebih 73 kilometer ini bisa ditempuh dalam waktu 2,5 sampai dengan 3 jam.

Saat tiba di Pantai Savana, Anda harus membeli tiket masuk seharga Rp. 6000 per orang. Harga ini belum termasuk biaya parkir. Di pantai ini juga Anda harus ditemani oleh seorang guide, yang biayanya sekitar Rp. 75.000 sampai dengan Rp. 150.000 untuk satu rombongan, di mana setiap rombongan maksimal terdiri dari 10 orang.

Sesuai dengan namanya, sehingga pantai ini berbeda dari pantai-pantai lainnya adalah padang savananya. Jadi, di sekitar pantai ini banyak terdapat padang savana yang membentang luas dan hijau. Sebagian besar tumbuhan yang ada di sana merupakan rumput liar dan ilalang. Di Pantai Savana ini pasirnya berwarna putih dan halus. Saking halusnya, para pengunjung bisa berjalan kaki meski tidak memakai alas kaki tanpa harus takut terluka. Karena memang pengunjungnya belum terlalu banyak, kondisi pantai ini masih sangat alami dan bersih dari sampah. Air di pantai ini tampak biru dan jernih. Di pantai ini pengunjung dilarang untuk berenang.

Para pengunjung juga bisa menikmati keindahan tempat dari atas sebuah bukit yang letaknya tidak terlalu jauh dari pantai. Dari atas bukit tersebut, selain bisa mengambil foto pemandangan pantai yang indah, Anda juga bisa berfoto bersama rombongan dengan latar belakang savana yang hijau. Bukit yang ada di Pantai Savana merupakan spot yang sangat bagus untuk melihat pemandangan indah saat matahari terbit maupun terbenam.

Karena memang pantai ini bukan pantai yang benar-benar terbuka untuk wisatawan, dan juga sekaligus merupakan salah satu pantai konservasi terumbu karang, maka tidak ada fasilitas apapun yang tersedia di sana. Bahkan penjual makanan pun tidak ada, sehingga Anda harus membawa bekal sendiri dari rumah ketika berkunjung ke tempat ini.

105. Pantai Tamban

Di daerah Malang bagian selatan terdapat banyak pantai indah yang bisa Anda kunjungi saat liburan. Salah satunya adalah Pantai Tamban. Pantai ini berlokasi di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Nama Pantai Tamban berasal dari bahasa Jawa “tombo” yang berarti obat. Menurut legenda, dahulu kala ada tiga orang kyai yang sembuh dari sakitnya setelah minum air dari pantai ini.

Lokasi Pantai Tamban sangat mudah untuk ditemukan. Jika Anda berangkat dari Kota Malang, Anda tinggal mengikuti arah ke Pantai Sendang Biru, lalu mencari penunjuk jalan ke Pantai Tamban. Perjalanan dari Kota Malang biasanya memakan waktu sekitar 3 jam, karena memang sebenarnya letak pantai ini cukup jauh, berkisar 70 kilometer.

Di Pantai Tamban Anda bisa menikmati indahnya hamparan pasir pantai yang putih bersih. Pantai sepanjang 1,5 kilometer ini merupakan pantai yang sangat cocok bagi para penggemar olahraga air. Sebab, di lokasi pantai ini para pengunjung bisa bermain jet ski, berselancar, snorkeling, menyelam, dan parasailing.
Bagi para pengunjung yang kurang menyukai olahraga air, masih banyak pilihan aktivitas yang juga tidak kalah menyenangkan, seperti bersantai di pinggir pantai sambil menikmati suasananya, atau berkemah di tepi pantai. Bagi yang ingin menginap tapi tidak suka camping, tersedia juga beberapa penginapan yang cukup elegan di kawasan pantai ini. Sedangkan bagi yang datang dalam rombongan yang beranggotakan antara 6 sampai dengan 10 orang, tersedia penginapan dalam bentuk asrama.

Pantai Tamban memang cocok bagi orang-orang yang berjiwa petualang. Jika merasa kurang puas menikmati pantai dari tepi, mereka bisa menyewa sebuah perahu wisata yang bisa menampung sampai dengan 12 orang penumpang. Biaya untuk naik perahu wisata ini relatif murah, yaitu Rp.15.000 per orang untuk rute yang paling singkat.

Sedangkan untuk rute yang lebih lama, yaitu berkisar 30 menit dan nantinya akan mendarat di Pulau Sempu, maka tarif yang dikenakan sedikit lebih mahal tapi tetap terjangkau. Harga tiket masuk ke Pantai Tamban sebesar Rp. 6000 per orang. Sebagai objek wisata pantai yang sudah terkelola dengan baik, fasilitas yang tersedia di Pantai Tamban ini tergolong lengkap. Ada kamar mandi, penginapan, serta beberapa warung makan yang menyediakan aneka seafood.

Itulah deretan tempat wisata baru di Malang yang saat ini sedang ngehits guys. Punya rencana liburan? Jangan lupa mampir ya.