10 Foto Pemandangan Gunung Bromo – Salah satu wisata yang favorit di provinsi adalah wisata gunung, ada beberapa gunung yang menjadi sangat populer dan menjadi tujuan wisata populer saat berada di provinsi jawa timur. Salah satunya adalah gunung Bromo, gunung berapi aktif ini memang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun manca negara.

Gunung dengan spot pemandangan matahari terbit terbaik ini memang selalu mendapat perhatian wisatawan lokal maupun asing, khususnya untuk melihat matahari terbit, tidak mengherankan jika banyak wisatawan asing hingga bermalam di pendakian dan dipuncak untuk bisa melihat gunung bromo dari jarak yang tidak begitu jauh saat matahari pagi baru keluar.

Bagi sebagian orang mungkin masih belum mengetahui secara lengkap bagaimana keindahan dan lokasi dari gunung bromo, berikut artikel ini akan sedikit kami bahas mengenai gunung bromo, dari mulai wisata didaerah gunung bromo, lokasi hingga biaya masuknya, berikut kami rangkum dalam artikel 10 foto pemandangan gunung bromo.

Lokasi Gunung Bromo

Gunung Bromo Image by anekatempatwisata.com

Posisi Lokasi Letak Gunung Bromo tepat berada di Kabupaten Malang dan Lumajang, lebih tepatnya dalam dalam posisi geografis antara 8°06′ Lintang Selatan dan 120°55′ Bujur Timur. Meskipun demikian Gunung Bromo ini oleh pemerintah dijadikan sebagai perbatasan 4 wilayah kabupaten di Jawa Timur.

Menjadi salah satu Wisata Jawa Timur yang paling menjadi sorotan terlebih lagi saat Liburan. Gunung yang sangat istimewa ini memiliki sunrise terbaik dan padang pasir yang luas membentang di sekitar gunung bromo yang luasnya sekitar 10 km persegi.  Lokasi dari gunung bromo sendiri terleletak di provinsi Jawa Timur.

Wisata Gunung Bromo

Gunung Bromo Image by satujam.com

Siapa yang tidak mengenal keindahan salah satu wisata populer di Jawa Timur yang satu ini. Gunung Bromo merupakan gunung berapi aktif yang letaknya berada di perbatasan kabupaten Lumajang, Malang, Pasuruan dan Probolinggo. Gunung Bromo memiliki ketinggian 2392 m di atas permukaan laut. Keindahannya sudah sangat terkenal di manca negara. Sering disebut sebagai ikon dari jawa timur, Wisata Gunung Bromo memang menakjubkan dan menjadi salah dari satu tujuan wisatawan dunia.

Wisata gunung Bromo termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ( TNBTS ) Namanya banyak yang mengatakan berasal dari kata Brahma yang merupakan salah satu dari Dewa menurut keyakinan agama Hindu. Wisata gunung bromo tidak hanya keindahan dari ketinggian dan juga keindahan saat matahari paginya, namun disekitar lokasi wisata gunung bromo juga terdapat wisata-wisata lainnya yang tidak kalah menarik.

Rute menuju gunung bromo

Gunungbromo Image by malangtoday.net

Untuk mencapai Lokasi gunung yang istimewa ini, banyak pelancong menyarankan melalui kota Probolinggo salah satu alasannya adalah dengan melewati wilayah Probolinggo tersedia banyak pilihan Hotel Bromo yang memiliki pemandangan yang indah karena langsung meghadap ke gunung bromo. Dengan demikian meskipun masih belum sampai ke gunung bromo, perjalanan Anda akan sangat menyenangkan karena sudah bisa menyaksikan keindahan gunung bromo dari kota Probolinggo.

Lebih tepatnya saat Anda Sampai terminal Probolinggo, bisa langsung gunakan angkutan dengan menuju Kecamatan Ngadisari. Ngadisari, juga dengan dua desa lainnya, yaitu Wonotoro dan Jetak, kawasan desan ini berupa kawasan lereng perbukita, setelah itu Anda akan tiba didesa terdekat. dengan Gunung Bromo. Desa-desa yang ada di dekat bromo, berdekatan dengan pegunungan dan keindahannya juga terletak di Bagian barat karena dibatasi padang pasir khas bromo.

Keindahan Gunung Bromo

Gunung Bromo Image by gunung.id

Gunung yang setinggi 2.329 meter di atas permukaan laut berdiri kokoh dan gagah terutama saat matahari pagi pemandangannya sangat inda. Gunung berapi yang masih aktif ini berada di empat wilayah kabupaten di provinsi Jawa Timur, antara lain Kabupaten Malang, Pasuruan, Lumajang dan Probolinggo. Sehingga bagi wisatawan akan memiliki kemudan untuk datang dari arah manapun. Gunug bromo juga merupakan salah satu taman nasional di Indnesa dengan luas 800 km persegi ini melingkupi kawasan Gunung Bromo dan juga Gunung Semeru.

Keindahan gunung bromo terkenal dengan pemandangan matahari terbitnya, tidak heran banyak wisatawan sangat menantikan melihat matahari terbit di daerah wisata gunung bromo. Untuk bisa menyaksikan keindahan matahari pagi para wisatawan harus naik ke Puncak yang merupakan lokasi terindah untuk dapat melihat matahari terbit. Rasa lelah karena mendaki akan terbayar lunas dengan pemandangan matahari terbit yang sangat menakjubkan. Detik-detik matahari terbit ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing dan juga lokal, tidak heran waktu-waktu tersebutlah yang akan digunakan untuk mengabadikan gambar seperti dengan berfoto ataupun berselfie ria.

Keindahannya juga sudah bisa dinikmati saat dalam perjalanan dari arah pasuruan yaitu masuk dari desa Tosari untuk menuju ke pusat objek wisata yaitu yang sering disebut lautan pasir ataupun padang pasir bromo, rute ini melewati medan yang bisa di bilang berat karena medan yang harus ditempuh tida dapat dilalui oleh kendaraan roda 4 biasa kecuali wiatawan menyewa mobil jeep yang disediakan oleh pengelola wisata. Meskipun demikian banyak wisatawan yang berjalan kaki untuk menuju ke pusat wisata.

Melewati probolinggo yaitu pada daerah Tongas, wisatawan bisa menuju desa cemoro lawang sebelum turun menuju lautan pasir medan melewati jalur ini dibilang tidaklah berat dikarenakan turunan dari lerengnya tidaklah begitu curam sehingga menaiki sepeda motor pun bisa dilakukan. Kebanyakan para wisatawan yang ingin mudah mencapai lautan pasir melewati dengan mudah memilih untuk melalui jalur ini.

Gunung Bromo Meletus

Gunung Bromo Meletus Image by bromotravelindo.com

Gunung Bromo ini merupakan gunung yang masih aktif dan mendapatkan predikat sebagai gunung aktif di Indonesia namun sama sekali tidak meruntuhkan niat para wisatawan untuk mengunjung wisata gunung bromo. Letusan gunung bromo bisa di bilang menghebohkan Indonesia, beberapa diantarany terjadi Pada tahun 2004 dengan letusan yang sangat dahsyat yang mengakibatkan 2 korban meninggal. Korban meninggal diakibatkan batu yang berasal dari ledakan gunung yang masih panas.

Letusan berikutnya terjadi pada tahun 2010 atau lebih tepatnya pada tanggal 23 November 2010 tepat Pada pukul 16.30 WIB menurut laporan Badan Meteorologi dan Mitigasi Bencana Indonesia menyatakan Gunung Bromo ini berstatus waspada diakibatkan sering terjadi gempa dan juga aktifitas vulkanik lainnya di Gunung Bromo yang mulai dinilai berbahaya. Meski demikian belum ada letusan  yang terjadi sedahsyat letusan di tahun 1974. Menurut hasil penelitian oleh Badan Meteorologi dan Mitigasi Bencana Indonesia menyatakan bahwa letusan gunung Bromo bisa saja sangat kuat pada saat itu. Dikarenakan gempa yang sangat kencang, prediksi tersebut membuat masyarakat di sekitar radius 3 km dari gunung langsung diungsikan.

Tidak selang beberapa lama, lebih tepatnya selang 3 hari saja pemerintah akhirnya menutup Bromo dan juga Bandara Malang hingga Desember 2010. Diakibatkan hujan abu yang terjadi di sekitar Bromo dan juga di jalur udara kota Malang yang bisa membahayakan pesawat saat melintas, karena letusan gunung Bromo mengeluarkan abu hingga ketinggian 700 meter ke langit.

Tiket Masuk Wisata Gunung Bromo

Gunung Bromo Image by pesonaindo.com

Perjalanan ke bromo bisa dibilang cukup lama, terlebih lagi untuk anda yang ingin menikmati pemandangan mata hari terbit di puncak pendakian maka jauh lebih baik Anda berangkat pada malam hari seperti para wisatawan lain yang memilih untuk menginap agar tidak telat untuk menikmati pemandangan matahari terbit di puncak pendakian gunung bromo. Perjalanan untuk ke puncak pendakian juga tidak bisa dibilang mudah, karena kondisi jalan yang berkelok dan posisi jalan yang menanjak, tentu akan membutuhkan energi ekstra untuk bisa sampai di atas.

Selain itu bagi anda yang baru akan memiliki pengalaman pertama ke wisata bromo, anda mungkin akan sedidkit terkejut setika sudah sampai di lautan pasir waktu petang, karena kondisi pada malam hari sangat lah gelap di area padang pasir atau lautan pasir ini, tidak ada satupun penerangan dilautan pasir, sehingga bagi Anda yang menaiki motor mungkin akan merasakan sensasi yang berbeda. sangat disarankan untuk mengajak teman yang sudah  menguasai arah, karen bisa jadi saat Anda berada di lautan pasir Anda bisa tersesat dan bingung akan arah tujuan Anda maka dari itu.

Keindahan gunung bromo bisa Anda nikmati hanya dengan membayar tiket masuk sekitar Rp.27.500 pada weekday, dan Rp.32.500 pada weekend untuk wisatawan lokal, sedangkan unuk wisatawan asing berkisar Rp.217.500 weekday dan Rp.317.500 pada saat weekend.